[ad_1]
SekitarKita.id – Dengan jumlah besar wanita merasa ragu untuk berenang saat menstruasi sebab khawatir akan kebocoran darah di kolam renang. Tetapi, dengan produk yang tepat, risiko ini bisa diminimalisir. Menurut pandangan medis, berenang saat menstruasi pada nyatanya aman dan dapat membantu mengurangi gejala PMS seperti kram dan nyeri. Dalam kondisi nyaman dan tanpa gejala PMS yang mengganggu, tak ada alasan untuk menghindari aktivitas ini.
Beberapa mitos tak henti-hentinya kali mengelilingi topik berenang saat haid. Misalkan saja, kekhawatiran bahwa darah menstruasi akan mencemari air kolam atau menarik predator di laut. Tetapi, fakta memperlihatkan bahwa tekanan air mengurangi aliran darah dengan begitu kecil kemungkinan terjadi kebocoran yang terlihat. Selain itu, memakai tampon atau menstrual cup bisa menambah perlindungan ekstra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk berenang dengan aman sepanjang menstruasi, ada pilihan pointers yang dapat diikuti. Hindari memakai pembalut sebab bisa menyerap air dan menimbulkan ketidaknyamanan. Sebaliknya, pilihlah tampon atau menstrual cup yang dirancang khusus untuk berenang. Jangan lupa merubah tampon setelah berenang untuk mencegah risiko infeksi. Mengenakan pakaian renang khusus yang bisa tahan darah juga dapat menjadi pilihan.
Selain berenang, ada sejumlah besar alternatif olahraga ringan yang bisa dilakukan sepanjang menstruasi seperti berjalan kaki, bersepeda, senam ringan, yoga, atau pilates. Olahraga-olahraga ini dapat membantu mengurangi gejala PMS dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. PT Yoona Virtual Indonesia menawarkan produk seperti pembalut organik yang dapat membantu mencegah iritasi sepanjang menstruasi. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.yoona.{id}/weblog dan temukan berbagai promosi menarik di www.yoona.{id}/shop.
Sumber: VRI TIMES
[ad_2]
Source link








