Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi (instagram @halonusa.id)

i

Foto ilustrasi (instagram @halonusa.id)

SEKITARKITA.id – Dugaan kasus kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah usia lima tahun (balita) di Kabupaten Bandung Barat menggegerkan jagat maya setelah viral di media sosial.

Peristiwa memilukan ini menjadi perhatian publik usai sebuah akun Instagram, Instagram @Gomest_junior mengunggah rekaman video yang memperlihatkan seorang perempuan mengadukan kondisi anak berusia sekitar tiga tahun yang diduga menjadi korban.

Dalam video tersebut, perempuan itu menyampaikan permohonan bantuan kepada Dedi Mulyadi terkait kondisi anaknya yang terus merasakan kesakitan akibat dugaan perbuatan pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak saya sakit terus, sudah dibawa ke rumah sakit, tapi belum ada perubahan. Mohon bantuan dan solusinya,” ucapnya dalam rekaman yang beredar luas dikutip, Rabu 15 April 2026.

Menanggapi viralnya kasus tersebut, Plt Kepala Bidang PPPA DPPKBPPPA KBB, Makhatir Muhammad, membenarkan adanya laporan dugaan kekerasan seksual terhadap anak tersebut.

Foto ilustrasi (instagram @halonusa.id)
Foto ilustrasi (instagram @halonusa.id)

Ia mengungkapkan, laporan sebenarnya telah diterima sejak 9 Oktober 2025 dan langsung ditindaklanjuti dengan proses pendampingan.

“Betul, kami sudah menerima laporan sejak Oktober 2025 terkait dugaan kekerasan seksual terhadap anak perempuan usia sekitar tiga tahun. Sejak saat itu, korban langsung mendapatkan pendampingan,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga:  Warga Resah Limbah Medis Dibuang ke Jembatan Citarum, DLH Karawang Cari Pelakunya

Makhatir menjelaskan, laporan disampaikan oleh kerabat korban berinisial C (47), warga Kecamatan Parongpong, yang selama ini merawat korban karena ibu kandungnya telah meninggal dunia.

Dari hasil penelusuran awal, kasus ini termasuk dalam kategori relasi personal. Terduga pelaku diketahui merupakan orang yang memiliki kedekatan dengan keluarga korban, sehingga memiliki akses terhadap korban.

Kasus ini terungkap setelah korban mengeluhkan rasa tidak nyaman pada bagian tubuhnya kepada wali yang mengasuhnya. Korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan adanya indikasi yang mengarah pada dugaan kekerasan seksual. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk proses hukum.

Makhatir menambahkan, korban kini telah mendapatkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit, serta pendampingan psikologis guna memulihkan kondisi mental dan emosionalnya.

“Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari medis, psikologis, hingga proses hukum agar korban mendapatkan perlindungan maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cimahi, Gofur Supangkat, menyampaikan bahwa proses hukum terhadap pelaku telah berjalan.

Baca Juga:  Pemkab Karawang Optimalkan Kerjasama DPPKB dan Fasilitas Kesehatan

Ia menyebutkan, pelaku berinisial Wahyudin alias Wahyu telah melalui tahap pemberkasan dan kini kasusnya memasuki tahap persidangan.

“Kasus ini sudah diproses sejak laporan pertama pada Oktober 2025. Saat ini sudah tahap dua dan tinggal menunggu putusan pengadilan,” ujarnya.

Kasus ini pun menjadi pengingat pentingnya perlindungan anak serta kewaspadaan lingkungan terhadap potensi kekerasan, khususnya yang terjadi dalam lingkup terdekat korban.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok
HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan
Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat
Kecelakaan Tragis di Padalarang Jadi Alarm, Dishub Bandung Barat Genjot Perawatan PJU

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 April 2026 - 14:29 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB