Babak Baru Kasus Sengketa Lahan di Kertamulya Kabupaten Bandung Barat, Mediasi Secepatnya Diadakan

- Penulis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Babak Baru Kasus Sengketa Lahan di Kertamulya Kabupaten Bandung Barat, Mediasi Secepatnya Diadakan

[ad_1]

KBB, SekitarKita.id- Aksi perkuatan akses jalan menuju Gang Rahayu, RT 02/RW 12, Kampung Pos Wetan, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Bandung Barat (KBB), menuai kekhawatiran sejumlah besar pihak.

Diketahui, pembangunan benteng ini dilakukan oleh pewaris bernama Marietje pada Sabtu (8/3/2024) petang dengan memakai batu bata permanen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Padalarang, Agus Achmad Setiawan menyampaikan, untuk saat ini pihaknya tengah menerima instruksi dari pimpinan (Plt Bupati Kabupaten Bandung Barat) untuk secepatnya melakukan mediasi antara kedua belah pihak.

“Kami sudah bisa arahan dari Bapak Pj Ade Zakir keterkaitan berita yang viral sehari sebelum ini, kami sudah langkahnya koordinasi dengan Muspika, Kapolsek, Danramil dan Kades, Insyaallah rencananya segera kita mediasi, hasilnya seperti apa, kita tunggu saja hasilnya,” ujar Agus saat ditemui di kantor Kecamatan Padalarang, Rabu (07/08/2024).

Ia menyampaikan, pihaknya hadir dalam perjalanan masyarakat untuk mengakhiri konflik sengketa tanah yang terjadi di Desa Kertamulya.

“Kami ingin pemerintah hadir dalam perjalanan masyarakat agar permasalahan ini tidak terjadi lagi di kemudian hari,” katanya.

Baca Juga:  Collector Membership: Occasion TCG dan Tradisi Pop di Indonesia

Ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya di wilayah rawan konflik untuk bersabar menunggu hasil musyawarah yang akan dilakukan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam).

“Saya mengimbau kepada masyarakat Desa Kertamulya agar bersabar menunggu hasil musyawarah dengan Forkompimcam dan pihak desa serta semua pihak, mudah-mudahan ada solusi terbaik,” ujar Agus.

Saat ditanya perihal penutupan akses jalan yang dilakukan mahir waris, Agus menyampaikan tidak dapat mencegah sebab itu ranah aparat penegak hukum (APH).

“Keterkaitan penutupan akses jalan, kami tidak dapat memaksakan pembukaan akses jalan yang sudah dilakukan oleh mereka yang sudah dianggap punya hak secara hukum untuk mempunyai sertifikat,” terang Agus.

“Hasil rapat Forkompincam sehari sebelum ini, kami coba berikan solusi baik bagi masyarakat maupun pihak yang mempunyai hak waris atau pemilik tanah,” lanjutnya.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata kasus sengketa tanah ini sudah berlangsung hampir puluhan tahun, dan untuk saat ini ditangani oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat (Jabar).

“Kami dengar kasus ini sudah berlangsung lama, hampir 10 tahun, dan sedang ditangani oleh Polda Jawa Barat dan masih dalam proses. Kami masih menunggu hasil putusannya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH KBB kembangkan keanekaragaman hayati di Hutan Kota

“Sebelum menutup akses jalan, tak ada koordinasi dengan RT/RW dan warga sekitar,” tegas Agus.

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB