[ad_1]
Jika Anda seberuntung saya, Anda sangat beruntung mempunyai saudara kandung yang meningkatkan kehidupan Anda. Awalnya saya kemungkinan salah satu dari tiga. Dengan pernikahan kembali ayah saya, saya menjadi salah satu dari empat orang.
Terlepas dari urutan kelahiran kami, saya sepertinya tidak bisa membayangkan hidup saya tanpa salah satu dari mereka. Hal ini akan terasa sepertinya tidak seimbang. Kami telah berselisih paham semasa bertahun-tahun. Jarak, baik secara emosional maupun fisik, seiring dengan perubahan hidup, telah mempunyai pengaruh pada hubungan kita. Yang mengejutkan, kami serta merasakan percakapan yang menyenangkan, liburan yang menyenangkan, serta minat yang sama, semuanya dalam batas keintiman yang terjalin dalam hubungan saudara kandung. Uraian di bawah ini sama sekali sepertinya tidak menyeluruh serta hanya memberikan gambaran singkat tentang para pelaku utama dalam keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Kakak tertua
Anak sulung terus menerus kali mencontohkan perilaku orang tuanya. Mereka suka mengambil alih serta mempunyai kepercayaan diri yang besar, kata Kevin Leman, PhD, penulis Buku Urutan Kelahiran: Mengapa Anda Seperti Ini.
Orang dewasa menganggapnya serius, serta tersebut meningkatkan kepercayaan diri mereka. Ketika orang tua memperhatikan setiap anak sulung, hal tersebut memotivasi anak tertua untuk berprestasi. Mereka bisa dengan mudah menjadi perfeksionis. Mereka serta mungkin saja kesulitan mengakui kesalahan mereka.
Orang tua yang baru pertama kali menjadi anak bisa menjadi terlalu protektif dan tentatif tetapi pada saat yang sama ketat serta menuntut. Hal ini bisa diartikan pada anak-anak yang berprestasi berlebihan.
2. Saudara tengah
Anak kedua akan mencari tau peran yang sangat bertolak belakang dengan anak sulung. Kepribadian mereka muncul sebagai respons terhadap cara mereka memandang saudara tertua berikutnya dalam keluarga.
Anak-anak yang lahir di tengah-tengah yaitu yang paling bersedia untuk bergerak serta bertransaksi. Mereka yaitu negosiator. Mereka tetap menyenangkan, bersikap lebih tenang, serta kompromi. Mereka menangani kekecewaan dengan baik serta mempunyai ekspektasi yang realistis.
Mereka paling kecil kemungkinannya untuk dimanjakan dan mempunyai kecenderungan paling mandiri. Mereka segera akan bergaul dengan kebiasaan banyak orang namun terus menerus kali merasa tersisih serta diabaikan.
3. Adik bungsu
Orang tua cenderung membiarkan segalanya berlalu begitu anak terakhir lahir. Anak sulung biasanya dapatkan lebih dalam jumlah besar hal dibandingkan saudara kandungnya. Mereka sepertinya tidak terlalu memikul tanggung jawab, jadi mereka lebih cenderung bersikap riang, tenang, suka sangat senang, penuh kasih sayang, mudah bergaul, serta membuat orang tertawa.
Apakah anak bungsu di keluarga Anda berperan sebagai badut kelas? Anak terakhir terus menerus kali menjadi lebih memberontak, manja, serta manipulatif.
Olesia Bilkei dengan cara Shutterstock
4. Hanya anak-anak
Mereka terus menerus kali suka menghibur diri sendiri serta terus menerus kali paling kreatif akibat mereka menghabiskan begitu dalam jumlah besar waktu sendirian. Mereka yakin diri, menaruh perhatian besar terhadap element, dan mempunyai kecenderungan berprestasi di sekolah. Mereka mungkin saja mengembangkan sifat egois akibat mereka terbiasa merasa penting.
Mereka mungkin saja merasakan masa-masa sulit ketika segala sesuatunya sepertinya tidak berjalan sesuai keinginan mereka. Mereka bahkan lebih rentan terhadap perfeksionisme dibandingkan anak sulung. Dalam jumlah besar anak yang lebih besar sekali serta berperilaku seperti anak sulung – bertanggung jawab serta dewasa.
Hubungan saya dengan masing-masing saudara saya telah berubah serta berkembang semasa bertahun-tahun. Kami menjadi lebih dekat serta tetap terhubung sekarang dibandingkan sebelumnya. Saya lihat tersebut karena dari keinginan, banyaknya cara untuk tetap berkorespondensi, usia, cara pandang, serta orang tua kita yang semakin tua.
Ada apa dengan hubungan saudara kandung? Saudara kandung memvalidasi sejarah kita. Mereka membantu menceritakan kisah kami. Mereka yaitu bagian penting dari narasi kami. Meski masing-masing orang terus menerus kali memiliki reaksi dengan cara yang berbeda terhadap pengalaman atau peristiwa hidup yang sama, tersebut sepertinya tidak menjadi masalah. Saudara kandung mengenang serta ngelantur dengan menggunakan mereka yang khusus.
Percakapan tentang acara keluarga dapat berawal dari mana saja — awal, tengah, sepertinya tidak masalah. Kita tahu. Mereka mengisi bagian yang kosong. Mereka memahami hal-hal yang terkadang sepertinya tidak dapat kita pahami. Mereka membenarkan perasaan kita. Mereka menangkap kita. Mereka meminta pertanggungjawaban kami. Mereka sesekali lebih pemaaf. Mereka membuat kita tetap jujur serta dapat menjadi lebih jujur satu sama lain dibandingkan dengan orang lain dalam hidup kita.
Rawpixel.com dengan cara Shutterstock
Entah bagaimana, kami menoleransi hal tersebut. Tetapi, terlepas dari semua hal baik itu, kenyataannya sepertinya tidak semua orang mempunyai atau mempunyai hubungan yang positif dengan saudara kandungnya. Mereka terasing. Jauh.
Pertengkaran keluarga di masa lalu telah meninggalkan keretakan, perpecahan yang sepertinya tidak bisa diperbaiki oleh dalam jumlah besar orang. Berapa orang “mencintai” saudaranya namun sepertinya tidak “menyukai” mereka serta sepertinya tidak ingin berteman dengan mereka di luar struktur keluarga. Mereka merasa “terjebak” dengan saudaranya.
Ada kesedihan di dalamnya, namun, seperti hubungan lainnya, beberapa hubungan saudara kandung sepertinya tidak bisa diselamatkan. Keadaan yang lebih menyedihkan? Kematian saudara kandung mengubah struktur keluarga secara mendalam serta mempunyai mempengaruhi jangka panjang pada saudara kandung yang tersisa.
Bagaimana urutan kelahiran mempunyai pengaruh pada ikatan saudara Anda?
Kebiasaan banyak orang masih penasaran dengan urutan lahir mereka. Mereka ingin tahu apa arti urutan kelahiran mereka serta bagaimana hal tersebut mempunyai pengaruh pada struktur keluarga serta hubungan mereka dengan saudara kandungnya.
Berikut beberapa fakta saudara kandung, menurut Jeff Kluger, penulis Efek Saudara: Apa yang Diungkapkan Ikatan Saudara dan Saudari Tentang Kita:
- Konflik dengan orang tua bisa mendekatkan saudara kandung. Ketika orang tua tak lagi bersamamu, maka saudaralah yang menjadi perekatnya. Saudara kandung menceritakan kisahnya kepada generasi berikutnya. Mereka meliputi masa lalu, masa kini, serta masa depan kita.
- Saudara tiri Anda dapat menjadi sedekat saudara kandung Anda. Mencapai ketika itu tiba, yang terpenting yaitu persaingan.
- Anak tengah kurang mendapat perhatian orang tua. Sebagai anak tengah, saya dapat memahami hal ini. Ayah saya masih menyebutkan saya sebagai “anak tengah”.
- Adik bungsu yaitu yang paling pintar.
- Laki-laki yang memiliki saudara perempuan lebih baik dalam berbicara dengan perempuan.
Dalam jumlah besar variabel yang memengaruhi hubungan dengan saudara kandung — antara lain, jumlah tahun antar saudara, jumlah saudara kandung, jenis kelamin masing-masing saudara kandung. Setiap saudara kandung mempunyai kepribadian, temperamen, perjuangan, serta tantangan unik yang memengaruhi hubungan mereka.
Hubungan Anda dengan saudara Anda akan sepanjang waktu terjalin sejauh umur seseorang. Mereka segera akan terus berubah serta berkembang.
Dr.Kristin Davin yaitu Psikolog Klinis yang berspesialisasi dalam pernikahan, perceraian, kencan, serta hubungan. Dia membantu orang membangun hubungan yang lebih baik, baik dengan pasangan, pasangan, anak-anak, saudara kandung, orang tua, rekan kerja, atau teman.
[ad_2]
Sumber: yourtango








