Financial institution sentral Tiongkok mengisyaratkan kemungkinan menambahkan perdagangan obligasi negara ke dalam perangkat kebijakan Oleh Reuters

- Penulis

Rabu, 24 April 2024 - 05:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

BEIJING (Reuters) – Seorang pejabat senior financial institution sentral Tiongkok menyatakan pada hari Selasa bahwa pembelian dan penjualan obligasi negara di pasar sekunder oleh financial institution tersebut dapat digunakan untuk manajemen likuiditas dan sebagai alat kebijakan moneter.

Investor mengharapkan lebih banyak stimulus untuk mendukung perekonomian terbesar kedua di dunia, yang tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal pertama namun masih menghadapi tantangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perdagangan obligasi negara oleh financial institution sentral di pasar sekunder dapat digunakan sebagai metode manajemen likuiditas dan cadangan alat kebijakan moneter,” Monetary Information – sebuah publikasi yang didukung oleh Folks’s Financial institution of China (PBOC) – mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya. seperti yang dikatakan.

Pasar obligasi negara Tiongkok telah menjadi yang terbesar ketiga di dunia, dan likuiditasnya telah membaik, sehingga memungkinkan bagi financial institution sentral untuk melakukan pembelian dan penjualan obligasi di pasar sekunder, kata pejabat tersebut.

Imbal hasil obligasi negara jangka panjang Tiongkok, yang baru-baru ini turun, akan bergerak “dalam kisaran yang wajar” sejalan dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi, kata pejabat itu, seraya menambahkan bahwa pemulihan ekonomi Tiongkok sedang berkonsolidasi.

Baca Juga:  Dolar terguncang oleh geopolitik dan kegelisahan pra-kerja Oleh Reuters

Perekonomian Tiongkok tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal pertama, namun indikator utama bulan Maret mengenai investasi properti, penjualan ritel dan output industri menunjukkan bahwa permintaan dalam negeri masih lemah, sehingga membebani momentum secara keseluruhan.

PBOC telah berjanji untuk meningkatkan dukungan kebijakan bagi perekonomian tahun ini.

“Financial institution sentral optimis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. Namun, faktor-faktor seperti penawaran dan permintaan juga akan membawa gangguan jangka pendek terhadap imbal hasil obligasi negara jangka panjang,” kata pejabat itu.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.

Di masa depan, penerbitan obligasi negara diperkirakan akan meningkat, dan imbal hasil obligasi jangka panjang akan meningkat, pejabat tersebut menambahkan.

Beijing berencana menerbitkan obligasi negara khusus jangka extremely panjang senilai 1 triliun yuan ($138,01 miliar) untuk mendukung beberapa sektor utama.

PBOC tidak diperbolehkan membeli obligasi langsung dari pemerintah pusat dan jarang melakukan pembelian obligasi skala besar di pasar sekunder.

Baca Juga:  Setelah PHK, Musk mengatakan Tesla akan menghabiskan $500 juta untuk jaringan pengisian daya Oleh Reuters

Setiap operasi obligasi financial institution sentral akan dilakukan dua arah, publikasi tersebut mengutip para ahli yang mengatakan, menyoroti perbedaan dengan pembelian obligasi negara-negara maju untuk tujuan pelonggaran kuantitatif.

“Pembelian dan penjualan obligasi negara oleh PBOC sangat berbeda dengan operasi pelonggaran kuantitatif (QE) yang dilakukan bank-bank sentral ini,” tambahnya.

($1 = 7,2456 renminbi)



[ad_2]

2024-04-24 05:22:28

www.making an investment.com



Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru

Ilustrasi sertifikat tanah (foto: jatimnesia.com)

Bandung Barat

Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:45 WIB

Komisi I DPRD Buka Peluang ASN KBB Ikut Kontestasi BPD 2026

Bandung Barat

Komisi I DPRD Buka Peluang ASN KBB Ikut Kontestasi BPD 2026

Sabtu, 6 Jun 2026 - 09:01 WIB