Bentuk Komitmen PWI Bandung Barat untuk Ciptakan Pilkada yang Jurdil

- Penulis

Jumat, 8 November 2024 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PWI Bandung Barat dan KPU KBB saat momen foto bersama

i

PWI Bandung Barat dan KPU KBB saat momen foto bersama

SekitarKita.id- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung terciptanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang jujur ​​dan adil (jurdil) pada Pilkada Serentak 2024.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, PWI KBB bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB mengadakan sosialisasi dan diskusi yang melibatkan media, dengan tujuan meningkatkan partisipasi pemilih.

Acara sosialisasi ini dilangsungkan di Sekretariat PWI KBB, Kecamatan Ngamprah, pada 8 November 2024 ini juga dihadiri oleh Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia KPU KBB, Deni Firman Rosadi. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan target partisipasi pemilih mencapai 90 persen, kegiatan ini menekankan pentingnya peran media dalam mendorong masyarakat untuk ikut serta dalam pemilu.

Ketua PWI KBB, Hendra Hidayat, menegaskan kolaborasi antara media dan KPU menjadi langkah strategis dalam mencapai Pilkada yang jurdil. 

“Komitmen PWI KBB adalah untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2024 dengan mengajak peran aktif seluruh elemen masyarakat. Melalui pemberitaan yang faktual, media dapat menarik minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya,” ujar Hendra.

Baca Juga:  Resmi! Pemkab Bandung Barat Larang Kembang Api Saat Tahun Baru 2026

Ia menyebut, sosialisasi yang dilakukan PWI KBB ini bertujuan meningkatkan peran media dalam mendukung partisipasi pemilih di Pilkada Bandung Barat. 

“Kami berharap, dengan adanya sosialisasi ini, media semakin optimal dalam mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang berintegritas dan kredibel,” tambah Hendra.

Related Posts

Sementara itu, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia KPU KBB Deni Firman Rosad mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat pada pemilu dan pilkada di Bandung Barat masih bervariasi. 

Misalnya saja, katanya, pada Pemilu 2024, partisipasi pemilih mencapai lebih dari 80 persen, sedangkan pada Pilkada 2019 hanya mencapai 70 persen.

Ia menyebut bahwa pada Pilkada 2024, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Bandung Barat sebanyak 1.309.568 jiwa, dengan partisipasi maksimal sebesar 84,43 persen.

Baca Juga:  Kasus Lansia Dievakuasi Ekskavator, Gubernur KDM: Ada Wilayah KBB Terisolasi Puluhan Tahun

Menurut Deni, inovasi dalam metode sosialisasi penting untuk menggenjot partisipasi pemilih. 

“Penting untuk memahami segmentasi generasi dalam sosialisasi. Pendekatan untuk Gen Z tentunya berbeda dengan generasi lainnya. Mereka lebih responsif terhadap informasi yang mudah diakses di ruang-ruang publik yang sesuai dengan karakter mereka,” jelasnya.

Selain itu, Deni juga menyebut bahwa sosialisasi berdasarkan jenis kelamin juga perlu diperhatikan. Saat ini, jumlah pemilih laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan. 

Namun, dengan selisih hanya sekitar 13.000 pemilih, terdapat potensi besar untuk meningkatkan partisipasi perempuan. 

“Perempuan memiliki sifat mengajak, sehingga kami yakin partisipasi bisa meningkat bila lebih banyak perempuan terlibat aktif,” ujarnya.

“Dengan kolaborasi ini, PWI KBB dan KPU KBB berharap dapat menciptakan Pilkada 2024 yang jurdil serta meningkatkan kesadaran pemilih untuk menggunakan hak pilihnya demi masa depan Bandung Barat yang lebih baik,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 
Tanpa Sentuh Anggaran Pemerintah, Warga Padalarang Swadaya Sulap Pemukiman Jadi Lorong Merah Putih dan Mural 
Wali Kota Bandung Farhan Ingatkan Tak Semua Informasi Digital adalah Produk Jurnalistik
Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta
Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP
Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme
DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Tanpa Sentuh Anggaran Pemerintah, Warga Padalarang Swadaya Sulap Pemukiman Jadi Lorong Merah Putih dan Mural 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Wali Kota Bandung Farhan Ingatkan Tak Semua Informasi Digital adalah Produk Jurnalistik

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta

Berita Terbaru