[ad_1]
Ban yaitu salah satu komponen penting pada motor roda dua sebab langsung bersentuhan dengan permukaan jalanan. Untuk alasan itu ban motor perlu mendapat perhatian serta perawatan ekstra demi menjaga bolak-balik kita untuk selamat hingga tujuan serta serta ban tetap awet semasih di gunakan. Instruktur Protection Using Astra Motor NTB Satria Wiman Jaya menyampaikan ada sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk menjada kondisi ban agar tetap awet serta sehat.
“Jaga tekanan udara dalam ban, rutin lakukan penggantian angin lama ke yang baru, berkendara dengan protection dengan menghindari potensi benturan keras pada ban, serta seimbangkan beban pada motor agar beban yang bertumpu pada ban serta tetap seimbang,” jelas Satria.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Menjaga Tekanan Udara
Tekanan udara harus segera diperiksa sesuai dengan tipe motor, sebab semakin tinggi cc motor semakin besar pula bobot/berat dari motor itu. Untuk matic – Depan: 29 psi (sendirian serta berboncengan) – Belakang: 33 psi (sendirian), 36 psi (berboncengan), untuk bebek- Depan: 29 psi (sendirian), 30 psi (berboncengan) – Belakang: 31 psi (sendirian), 33 psi (berboncengan) serta untuk game – Depan: 32 psi (sendirian), 34 psi (berboncengan) – Belakang: 39 psi (sendirian), 41 psi (berboncengan).
2. Therapy ban
Setelah berkendara jangan lupa untuk melakukan pengecekan disekitar space ban serta bersihkan perabot tajam atau kerikil yang nyangkut di ban gunannya menghindari kebocoran ban.
3. Hindari jalan dengan kondisi rusak
Jika memang mengharuskan untuk tetap melewati, harus segera lebih fokus melihatnya space permukaan tanah/jalan yang tajam atau mempunyai dalam jumlah besar kerikil tajam serta berkendara dengan pelan atau pada kecepatan 20 km/jam.
4. Over Use
Untuk motor roda dua mempunyai batas maksimum beban yang bisa di tampung dari motor roda dua itu. Hindari berkendara melebihi batas maksimum yang sudah di tentukan sebab akan mempunyai pengaruh pada ban serta akan cepat rusak.
5. Pergantian angin dalam ban
Lakukan pergantian angin dalam ban secara berkala untuk menjaga kondisi ban motor roda dua tetap stabil serta sepertinya tidak panas. Ada 2 opsi pemilihan angin ban adalah angin biasa serta nitrogen. Untuk angin biasa, lakukan pengurasan angin setiap jarak tempuh 70-100 km sedangkan untuk nitrogen lakukan setiap 3 – 4 bulan.
6. Pengereman yang baik
Kondisi pengereman yang buruk akan membuat ban cepat rusak, seperti kondisi ban selip akan membuat ban terkikis saat melakukan pengereman. Lakukan pengereman dengan prediksi bahaya untuk memaksimalkan pengereman serta menghindari pengereman mendadak saat dijalan.
[ad_2]
Sumber: motorkux








