Dampak Program 3 Juta Rumah pada Industri Perumahan

- Penulis

Jumat, 22 November 2024 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

SekitarKita.id – Program 3 juta rumah yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat Indonesia, dengan goal membangun dua juta rumah di desa dan satu juta di kota. Tetapi, program ini memengaruhi industri perumahan, di mana dengan jumlah besar calon pembeli rumah membatalkan transaksi sebab mengharapkan mendapat rumah tanpa dipungut biaya dari program tersebut. Meskipun, mekanisme penerima bantuan rumah ini masih belum jelas dengan begitu masyarakat masih menunggu kepastian lebih lanjut.

Untuk merealisasikan program ini, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bekerja sama dengan sektor swasta. Contoh implementasi nyata adalah pembangunan 250 unit rumah di atas lahan hibah seluas 2,5 hektare, dengan anggaran sekitar Rp 60 miliar. Pemerintah juga sedang menyusun rencana pelaksanaan program ini, termasuk memperbaiki pendataan penerima manfaat dengan mendapatkan keuntungan dari knowledge dari berbagai instansi, seperti Badan Pusat Statistik dan Bappenas, agar bantuan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pembangunan rumah, program ini juga meliputi upaya memberikan kemudahan pembiayaan bagi masyarakat. Salah satu skema yang diusulkan adalah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang menawarkan pembiayaan rumah dengan bunga lebih rendah. Program ini diharapkan bisa membantu rakyat berpenghasilan rendah mempunyai rumah yang terjangkau.

Baca Juga:  Google akan mengorbitkan Android 15 ke Pixel pada bulan Oktober

Tetapi, beberapa tantangan masih perlu diatasi, seperti ketepatan knowledge penerima dan kesiapan infrastruktur. Faktor keamanan dan kualitas rumah juga menjadi perhatian penting, termasuk pemakaian produk berkualitas tinggi seperti kunci keamanan yang menahan lama. Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada transparansi dan sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak untuk menciptakan hunian yang aman, layak, dan nyaman bagi masyarakat.

Sumber: VRI TIMES

 

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB