Dipicu Sakit Hati, Wanita di Bandung Barat Diduga Disiram Air Keras Hingga Melepuh

- Penulis

Kamis, 1 Desember 2022 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Related Posts
Diduga dipicu sakit hati seorang perempuan diduga disiram air keras oleh mantan suami, Polsek Padalarang lakukan olah TKP

BANDUNG BARAT| SekitarKita.net-

Seorang wanita asal Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi korban kekerasan oleh mantan suaminya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban bernama Dini (37) mengalami luka bakar di sekujur tubuh usai diduga disiram air keras oleh Satria mantan suaminya di Padalarang, Kamis (1/12/2022).

Dinda (32) sang adik mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di kediamannya.

“Gatau kenapa pas pukul 16.30 anak-anak kaka saya nangis, saya lihat kaka saya sudah tidak pakai busana. Mungkin karena panas efek dari air keras, sementara saya juga tidak tahu apa itu air keras,” katanya saat ditemui SekitarKita.net dilokasi.

Baca Juga:  Diduga Lalai, Bakaran Limbah Ban Bekas Menyambar Lahan Seluas 8 ribu Meter Persegi di Bekasi
Lokasi penyiram air keras diduga dilakukan oleh mantan suami terhadap seorang perempuan.

Dinda awalnya sudah menaruh curiga kepada pelaku yang tiba-tiba mengajak bertemu korban di luar rumah. Sedang keduanya sudah lama berpisah.

“Mereka sudah lama berpisah sekitar 5 tahun cuman belum secara resmi, hari ini tadinya kaka saya mau di temenin tapi saya bilang kalau emang niat baik kenapa diluar. Dan saya bilang udah wanti wanti dan sempat di teriakin,” ungkapnya.

Menurutnya, dari sejak dulu, pelaku kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hal itu yang membuat korban memilih berpisah. 

“Tempramentalnya yang membuat kaka saya tidak tahan, selain itu anak-anak saya juga pernah mendapat ancaman dari pelaku. Lalu, papah saya juga pernah diseret dan disiksa oleh pelaku, sudah lama pisah sekitar 5 tahun cuman belum sah secara negara,” ucapnya.

Akibat insiden ini, Dini mengalami luka bakar parah di sekujur tubuhnya. Ia juga mengalami trauma psikis akibat apa yang dilakukan sang suami padanya.

Baca Juga:  Fakta di balik larangan ojol masuk RS Mitra Family Karawang, 'minta lepas jaket'

“Kondisinya sudah ditangani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Ihsan di Kabupaten Bandung, kaka saya mengalami luka di sekujur tubuh, bahkan sampai mengenai matanya. Saya meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku yang sudah tega menyiram air keras kepada kaka saya, dalam kasus ini sudah ditangani Polsek Padalarang,” pungkasnya.***

Penulis: Mira Aryasandy

Reporter: Yuda Permana 

copyright by Sekitar Kita



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika
HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri
Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal
Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput
PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman
Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi
Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:51 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WIB

Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri

Rabu, 2 September 2026 - 18:02 WIB

Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman

Berita Terbaru