FajarPaper dukung Program Ramadhan Berbagi Cinta Kasih DAAI TV

- Penulis

Kamis, 13 April 2023 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Ramadhan Berbagi Cinta Kasih

i

Program Ramadhan Berbagi Cinta Kasih

KABUPATEN BEKASI | SekitarKita.id – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), produsen kertas kemasan terkemuka yang merupakan anggota dari SCGP di Indonesia, bekerja sama dengan DAAI TV (Televisi Cinta Kasih) dalam “Program Ramadhan Berbagi Cinta Kasih”.

Dalam program tersebut FajarPaper ikut memberikan bantuan dengan menyediakan makanan buka puasa kepada 1.000 anak yatim dan dhuafa yang berasal dari 10 panti asuhan di daerah Jakarta dan Parung, Kab. Bogor. Acara tersebut berlangsung mulai dari tanggal 03 sd 12 April 2023 dan dalam kegiatan terakhir yang terlaksana di Istana Yatim Piatu dan Dhuafa Baitul Qurro Parung, Kab.Bogor (12/4),

FajarPaper yang diwakili oleh Jefri D. Tambunan (HR Stategic & Business Partner General Manager) dan tim CSR ikut hadir untuk bertemu langsung dengan  anak-anak panti sekaligus ikut berbuka bersama dan menyerahkan bantuan 50 paket alat tulis untuk anak-anak panti serta kenang-kenangan untuk Ibu Ayya selaku pembina panti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Istana Yatim Piatu dan Dhuafa Baitul Qurro diketahui dijalankan oleh Ibu Ayya yang meneruskan ajaran orang tuanya sejak dahulu tentang pentingnya belajar Al-Quran di pengajian. Kemudian ajaran berbagi kebaikan tersebut dilanjutkan oleh Bu Ayya kepada anak-anak yang berada di panti asuhan tersebut.

Beberapa anak diketahui sudah putus sekolah, dan membutuhkan bimbingan untuk belajar dan bertumbuh. Untuk itu, bukan hanya pelajaran agama saja yang diberikan oleh pembina ataupun guru relawan lainnya yang mengajar disana, melainkan pelajaran lain seperti bahasa inggris, matematika, calistung (membaca menulis berhitung) juga ikut diberikan kepada anak panti.

Baca Juga:  Semangat Emak-emak di Karawang Kibarkan Spanduk Dukungan 'Aku Padamu Acep-Gina'

Selain anak yang sudah cukup umur untuk belajar terdapat juga anak yang masih berumur 1 tahun namun sudah tidak memiliki ayah, untuk itu pembina panti mengarahkan para ibu untuk dapat belajar dan bergabung bersama UMKM yang ada di panti seperti membuat kipas, topi, wadah ataupun prakarya lainnya yang terbuat dari anyaman bambu.

Ayya Susi Damayanti (Bu Ayya) sebagai Pembina Istana Yatim Piatu dan Dhuafa Baitul Qurro menyampaikan, “Panti ini sudah dianggap sebagai rumah kedua, banyak anak-anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah dan kebanyakan dari mereka terkadang ingin menyerah dan berhenti karena tidak dapat membayar biaya sekolahnya, diluar kesulitan lain yang dirasakan oleh tiap anak karena mereka bagaimanapun tetap membutuhkan sosok orang tua untuk bersandar. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih dengan adanya kolaborasi antara FajarPaper dengan DAAI TV pada acara hari ini, kami selalu mendoakan semoga FajarPaper bisa semakin maju, sukses dan jaya.”

Dwi Hartadi Kertiyasa selaku Brand Manager DAAI TV dan sebagai pencetus kegiatan Ramadhan Bebagi Cinta Kasih mengatakan, “Saya melihat akhir-akhir ini banyak dagangan UMKM yang sepi, dimana hal tersebut merupakan imbas dari kenaikan harga bahan pangan, untuk itu saya memiliki gagasan bagaimana cara untuk menggabungkan kebaikan dalam berbagi dengan menggunakan seni. Mulai dari kriteria pemilihan panti asuhan yang memiliki nilai inspiratif dan juga identitas yang jelas seperti adanya kegiatan dan anak-anak panti yang aktif dan terdaftar.

Baca Juga:  Milangkala ke-46 Desa Mandalawangi Cipatat Meriah dengan Gelaran Wayang Golek
Related Posts

Kami dari DAAI TV melihat acara hari ini luar biasa, kami juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi FajarPaper dimana yang saya ketahui lokasi perusahaan di daerah Cibitung, Kab. Bekasi namun bersedia untuk datang pada acara yang diadakan di Parung, Kab. Bogor pada hari ini dan berkolaborasi bersama kami dalam pemberian bantuan 1.000 makanan buka puasa untuk anak yatim dan dhuafa.”

Jefri D. Tambunan selaku HR Stategic & Business Partner General Manager PT. Fajar Surya Wisesa, Tbk, memperkenalkan FajarPaper sebagai perusahaan kertas kemasan yang bahan bakunya merupakan kertas daur ulang dan memberikan penjelasan tentang pentingnya menjaga lingkungan terlebih lagi rumah kita agar bersih sambil belajar memilah sampah dengan benar,

Baca Juga:  Tragedi kebakaran cafe 'New Orange' di Tegal, 6 pemandu lagu tewas satu diantaranya warga Bandung Barat

“Kita harus belajar memilah sampah dengan benar ya adik-adik, karena menjaga lingkungan itu selain untuk kebersihan namun juga untuk kesehatan kita semua bahkan FajarPaper juga menggunakan sampah kertas untuk dapat didaur ulang menjadi kertas kemasan seperti bahan kardus coklat yang biasanya kalian lihat. Dan juga pada bulan baik yang penuh rahmat ini, kita harus perbanyak kebaikan. Semoga bantuan paket alat tulis yang kami berikan dapat bermanfaat dan acara berbuka puasa hari ini dapat menebar cinta kasih sesuai tujuan dari program DAAI TV serta membawa kebaikan untuk kita semua.”

Selain bantuan sosial diatas, terdapat juga program pemberdayaan masyarakat dengan program ekonomi sirkular dan lingkungan melalui program GEMARI BUMITANIK (Gerakan masyarakat mandiri melalui budidaya maggot, ikan, dan tanaman hidroponik) dengan menggunakan sampah organik dari limbah rumah tangga sebagai pakan maggot. Disisi lain FajarPaper terus mendukung program CSR dari beberapa bidang lainnya seperti peningkatan pendidikan di Indonesia dengan renovasi sekolah, pemberian paket alat tulis, beasiswa dan juga program lainnya.

Penulis wandi

copyright by Sekitar Kita



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika
HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri
Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal
Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput
PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman
Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi
Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:51 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WIB

Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri

Rabu, 2 September 2026 - 18:02 WIB

Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman

Berita Terbaru