FajarPaper Terima Kunjungan KLH/BLH, Kementerian Perindustrian, ini yang Dibahas 

- Penulis

Minggu, 23 Maret 2025 - 01:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.ID- PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), produsen kertas kemasan terkemuka dan bagian dari SCGP di Indonesia, menerima kunjungan kerja dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), serta Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI), pada Jumat 22 Maret 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk membahas skema kolaborasi dalam pembinaan bank sampah di industri pulp dan kertas serta mengevaluasi implementasi kebijakan terkait pengelolaan bahan baku dan limbah di FajarPaper.

Sebagai perusahaan yang menerapkan prinsip ekonomi sirkular, FajarPaper terus berkomitmen pada pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan ini, tim KLH/BPLH, Kemenperin, dan APKI meninjau langsung proses produksi yang mengandalkan kertas daur ulang (KDU) sebagai bahan baku utama, serta sistem pengelolaan limbah dan impuritas yang diterapkan oleh FajarPaper.

Selain itu, kunjungan ini juga menyoroti upaya FajarPaper dalam meningkatkan efisiensi daur ulang dan mendukung ekosistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

FajarPaper terus berinovasi dalam pemanfaatan kembali kertas bekas untuk mendukung industri yang ramah lingkungan.

Baca Juga:  Puluhan Siswa SMPN 1 Cisarua Keracunan Massal, Program MBG Diduga Jadi Penyebabnya

Hadir dalam kunjungan ini antara lain:  

– Asep Setiawan, Perwakilan Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular KLH

– Krisna Septiningrum, S.Si, M.Si, PhD, Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kemenperin

– Liana Bratasida, Ketua APKI

Kedatangan mereka disambut oleh Yustinus Kusumah, Presiden Direktur FajarPaper, beserta tim manajemen perusahaan.

Dalam diskusi yang berlangsung, berbagai aspek strategis turut dibahas, termasuk pengelolaan limbah dari bahan baku impor.

Kunjungan ini menegaskan peran penting FajarPaper dalam mendukung inisiatif pemerintah dan industri dalam membangun sistem pengelolaan limbah yang lebih efektif serta memperkuat ekosistem daur ulang di Indonesia.

Dengan sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku industri, diharapkan regulasi terkait impor dan pengelolaan limbah semakin mendukung pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Tentang FajarPaper

FajarPaper adalah salah satu produsen utama kertas kemasan di Indonesia, yang memproduksi containerboard (liner dan corrugating medium) serta boxboard, untuk pasar domestik dan ekspor.

Sebagai perusahaan yang menggunakan 100% kertas bekas sebagai bahan baku, FajarPaper berkontribusi dalam mencegah deforestasi, mengurangi pencemaran lingkungan, serta memastikan keberlanjutan dalam setiap proses produksinya.

Baca Juga:  Prabowo temui Surya Paloh di NasDem Tower, ini yang dibahas

FajarPaper juga berkomitmen terhadap program Corporate Social Responsibility (CSR) yang mencakup bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan lingkungan hidup. Program CSR yang dijalankan antara lain:

– Pendidikan: Renovasi sekolah, pemberian alat sekolah untuk siswa SD, serta beasiswa.

– Sosial Kemasyarakatan: Bantuan bagi daerah terdampak bencana banjir serta penyediaan instalasi air bersih.

– Lingkungan: Penyediaan sarana pengangkut sampah serta program rutin bersih sungai di Desa Kalijaya.

Melalui berbagai inisiatif ini, FajarPaper terus berupaya menjadi perusahaan yang tidak hanya unggul dalam industri kertas kemasan, tetapi juga berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Wandi

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya
Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya
SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng
Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu
Puluhan Siswa Diduga Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Malah Asik Berlibur ke Pangandaran

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:25 WIB

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Senin, 14 September 2026 - 13:57 WIB

Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 

Berita Terbaru