Financial institution Indonesia Dukung Program Penanaman 20.000 Pohon Bakau

- Penulis

Senin, 9 Desember 2024 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

SekitarKita.id – Pada 4 Desember 2024, LindungiHutan menerima dukungan dari Program Sosial Financial institution Indonesia (PBSI) untuk menanam 20.000 pohon bakau di empat lokasi, yaitu Pantai Bahagia (Bekasi), Ambulu (Cirebon), Mangunharjo (Semarang), dan Wonorejo (Surabaya). Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan untuk melindungi ekosistem pesisir dari abrasi serta mengurangi dampak perubahan iklim. Penanaman tersebut dilakukan antara 19 sampai 23 November 2024, sebagai wujud komitmen bersama untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Miftachur “Ben” Robani, CEO LindungiHutan, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan Financial institution Indonesia dalam program ini. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan, LindungiHutan mempunyai visi untuk menanam pohon bakau dalam jumlah yang setara dengan populasi Indonesia. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan melibatkan mereka dalam rutinitas seperti pengadaan bibit, penanaman, dan pemeliharaan pohon bakau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi Wonorejo, petani tambak ikan yang terlibat dalam proyek ini dapatkan manfaat tambahan dari penanaman bakau. Mereka tidak hanya memperoleh penghasilan dari hasil tambak, namun juga dapat menghasilkan source of revenue dari pengolahan bakau. Pohon bakau mempunyai sejumlah manfaat ekonomi, seperti kayu bakar, buah yang dapat diolah menjadi sirup, serta kulitnya yang digunakan sebagai pewarna alami dalam pembuatan batik.

Baca Juga:  Nusantara Global Community Bermitra dengan MTrading untuk Meningkatkan Kesempatan Program Introducing Dealer (IB) di Asia Tenggara

Selain dampak lingkungan yang positif, penanaman bakau ini juga berkontribusi terhadap pemberdayaan UMKM di Wonorejo. Salah satunya adalah pengolahan buah bakau jenis Sonneratia caseolaris menjadi sirup yang dijual oleh UMKM setempat. Dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan program, Financial institution Indonesia turut memperkuat perekonomian lokal sekaligus memberi dorongan untuk keberlanjutan lingkungan.

Sumber : VRI TIMES

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB