SEKITARKITA.id- Sebanyak 50 anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpilih hasil Pemilu Legislatif (Pileg) resmi dilantik pada Senin, 26 Agustus 2024.
Acara pelantikan dilaksanakan di Hotel Novena, Lembang, mengingat gedung baru DPRD KBB saat ini belum aktif digunakan.
Ketua DPRD KBB sementara, M. Muhamad Mahdi, menyatakan harapannya agar gedung DPRD yang sudah lama dibangun segera dapat digunakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Gedung DPRD yang sudah lama berdiri harus segera direalisasikan dan dapat digunakan oleh DPRD yang baru. Kami perlu memastikan bahwa semua kekurangan, seperti masalah udara yang telah lama menjadi sorotan, dapat segera diperbaiki,” ujar Mahdi usai Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah/Janji anggota DPRD masa jabatan 2024-2029.
Mahdi menambahkan bahwa terdapat target untuk menyelesaikan gedung, namun hal tersebut memerlukan musyawarah agar hasilnya memuaskan.
“Pasti ada target penyelesaian, tapi harus dimusyawarahkan agar hasilnya tidak mengecewakan. Semua kekurangan di gedung baru harus dipenuhi sebelum kami pindah dari gedung lama,” jelasnya.
Mengenai anggaran dan tahapan transmisi, Mahdi menyebutkan bahwa saat ini masih dalam tahap perencanaan.
“Kami belum mengetahui anggaran dan tahapan transfer secara pasti. Yang jelas, kami harus memastikan bahwa semua fasilitas di gedung baru sudah lengkap sebelum kami pindah,” tambahnya.
Dalam rapat paripurna, selain pengambilan sumpah dan janji, juga dilakukan penyerahan palu dan buku memoar dari Ketua DPRD KBB periode 2019-2024, Rismanto, kepada Ketua DPRD KBB sementara, H. Muhamad Mahdi periode 2024-2029.
Pemda Siapkan Dana Rp11 Miliar untuk Penyelesaian.
Pembangunan gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami keterlambatan yang signifikan, termasuk sejak proyek ini mangkrak selama lebih dari 4 tahun.
Menurut informasi yang dihimpun, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, Mochamad Ridwan baru-baru ini mengatakan, proyek tersebut menghabiskan biaya sekitar Rp142 miliar.
Namun, Ridwan menyebut, gedung ini masih belum dilengkapi dengan sejumlah fasilitas penting seperti mebeler, jaringan udara, dan tempat parkir.
Untuk menyelesaikan pembangunan gedung DPRD KBB, Pemerintah Daerah Bandung Barat berencana mengalokasikan dana sebesar Rp11 miliar dalam APBD Perubahan 2024.
Dana tersebut akan digunakan untuk melengkapi fasilitas yang belum tersedia agar gedung tersebut dapat segera digunakan oleh wakil rakyat.
“Anggaran ini akan digunakan untuk pembangunan pipa air bersih, jalan atau area parkir, taman, pos jaga, lift orang, serta sistem penahan udara,” ujar Mochamad Ridwan.
Berdasarkan Detail Engineering Design (DED), untuk merampungkan gedung yang sempat terbengkalai beberapa tahun masih membutuhkan anggaran sebesar Rp169 miliar. Sedangkan target penggunaan gedung baru ini pada akhir tahun 2024.
“Makanya perlu saya kaji lagi besaran anggaran Rp11 miliar tersebut. Mungkin akan dikurangi, hanya untuk membiayai kebutuhan yang paling mendesak saja,” ujar Ridwan.
Dengan alokasi dana tersebut, gedung DPRD KBB yang diharapkan dapat segera berfungsi penuh dan mendukung kinerja para anggota dewan dalam menjalankannya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








