Geger, Fenomena Microburst, Air Terjun dari Langit tepat di Stadion Wibawa Mukti Bekasi

- Penulis

Rabu, 9 November 2022 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena Microburst, Air Terjun dari Langit tepat di Stadion Wibawa Mukti Bekasi. Rabu (09/11/2022).

i

Fenomena Microburst, Air Terjun dari Langit tepat di Stadion Wibawa Mukti Bekasi. Rabu (09/11/2022).

BEKASI | SekitarKita.id – Fenomena air terjun turun dari langit menggemparkan warga yang berada di area stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Rabu (09/11/2022).

Video yang diterima redaksi berdurasi 23 detik, berawal hujan deras yang turun dari langit hanya di satu area terekam jelas kamera handphone milik warga.

“Ini hujan deras hanya satu titik seperti air terjun turun dari langit, di depan stadion Wibawa Mukti, cuman disitu doang ngeri enggak tuh,” ungkap keterangan video yang belum diketahui namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga bahkan menduga fenomena peristiwa langka itu seperti air terjun yang turun langsung dari langit. Dan itu kali pertama terjadi dilokasi tersebut.

Dilansir dari rider-system.net. Peristiwa langka tersebut diketahui disebut microburst, yakni sebuah downdraft (angin yang menghempas ke bawah atau gaya ke bawah).

Dalam sekala kecil dan sangat intens yang turun ke tanah yang menyebabkan perbedaan, penyimpangan angin yang kuat.

Sebuah microburst awalanya berkembang ketika downdraft mulai meluncur ke bawah dari awal hujan, area yang diliputinya kurang dari 4 kilometer.

Baca Juga:  Digigit Tikus, Pria di Bandung Barat Positif Virus Hanta, Dinkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Microburst mampu menghasilkan angin lebih dari 100 mph, menyebabkan kerusakan di area yang signifikan, Rentang waktu terjadinya sebuah microburst sekitar 5 – 15 menit.

Ketika hujan turun atau bercampur dengan udara kering, ia mulai menguap dan proses penguapan ini mendinginkan udara.

Ilustrasi microburst, yakni sebuah downdraft (angin yang menghempas ke bawah atau gaya ke bawah).

Udara sejuk tersebut turun dan mengalami percepatan saat mendekati tanah. Ketika udara sejuk tadi mendekati tanah, ia akan menyebar ke segala penjuru dan penyimpangan arah angin inilah yang disebut microburst.

Dalam iklim lembab, microburst juga dapat dihasilkan dari curah hujan yang tinggi.

Dalam artian lebih luas Downburst dapat didefinisikan sebagai suatu downdraft yang kuat dengan angin yang merusak di atas atau di dekat tanah.

Jika area yang dilalui kurang dari 2,5 kilometer, maka disebut microburst. Kecepatan microbursts yang dapat menghempaskan apa saja yang ”dilabrak”nya betul-betul sangat berbahaya untuk penerbangan.

Selama tahap ledakan di atas atau dekat awan, angin “keriting” sebagai udara dingin dari microburst bergerak menjauh dari impact point di atas tanah.

 

(Disebut juga tahap bantalan/cushion stage). Selama tahap bantalan, angin keriting tadi terus bergerak cepat secara horizontal dan sangat mengancam pesawat yang diterjangnya.

Baca Juga:  Luncurkan Si Caang Merenah, DKPP KBB Pastikan Stok dan Bantuan Pangan Lebih Akurat

Ilustrasi di atas bisa sedikit menggambarkan proses terjadinya microburst.

Video: Rider-system.net



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Rider-system.net

Berita Terkait

PT Royal Buka Suara soal Aksi Unras di Padalarang, Sebut Bukan Akibat Pergantian Vendor
Terkuak, Disnaker KBB Bongkar Peran PT Aira Jadi Pemicu Aksi Unras di PT Royal Padalarang
PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa
Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka
Harganas ke-33, Walkot Cimahi Adhitia Ingatkan Peran Keluarga Tak Boleh Luntur di Tengah Gempuran Era Digital
Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu
Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:41 WIB

PT Royal Buka Suara soal Aksi Unras di Padalarang, Sebut Bukan Akibat Pergantian Vendor

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:29 WIB

Terkuak, Disnaker KBB Bongkar Peran PT Aira Jadi Pemicu Aksi Unras di PT Royal Padalarang

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:43 WIB

PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:38 WIB

Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIB

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu

Berita Terbaru