Hujan Abu Batubara, PT Alloy Indo Lebih Milih Bungkam Pasca Dihentikan Beroperasi Sementara Oleh DLH KBB

- Penulis

Thursday, 18 August 2022 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DLH KBB mengindikasi dugaan pencemaran lingkungan, PT Alloy Indo saat dimintai keterangan lebih milih bungkam (foto: Abdul)

i

DLH KBB mengindikasi dugaan pencemaran lingkungan, PT Alloy Indo saat dimintai keterangan lebih milih bungkam (foto: Abdul)

Bandung Barat, SekitarKita.id – Buntut panjang pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh perusahaan PT Alloy Indo pabrik peleburan logam di Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB mengindikasi adanya pencemaran dan memastikan PT Alloy Indo diberhentikan beroperasi untuk sementara waktu sampai batas waktu yang belum ditentukan

Perusahaan itu diduga menyebabkan polusi udara dari limbah batu bara yang digunakan sebagai bahan bakar sejumlah warga pun mengeluhkan mengalami gangguan kesehatan pernafasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polusi udara yang diduga dari batu bara pabrik tersebut telah berdampak buruk terhadap kesehatan warga di Kampung Cibingbin, RT 03 dan 06 di RW 4, Desa Laksanamekar, sejak beberapa bulan lalu.

Related Posts
Usai melakukan pertemuan dengan masyarakat dan DLH KBB, perwakilan PT Alloy lebih milih bungkam (foto: Abdul)

Saat dimintai keterangan oleh awak media usai melakukan pertemuan dengan masyarakat dan juga DLH KBB, perwakilan PT Alloy Indo lebih milih bungkam dan meninggalkan lokasi, seperti tak mempunyai salah.

Kepala Bidang Tata Kelola Lingkungan Hidup pada DLH KBB Zamilia Floreta mengatakan, untuk memastikan kualitas udara emisi cerobong harus dilakukan pengambilan sampling.

“Kita tidak memberikan batas waktu untuk melakukan penutupan pabrik. Semakin cepat mereka melakukan perbaikan akan semakin baik bagi warga masyarakat,” kata Zamilia (18/08/2022).

Ia mengatakan, saat ini juga mereka (PT Alloy Indo Nusantara) sudah berupaya melakukan progres dan tahapan perbaikan cerobong hingga 80 persen.

Baca Juga:  Kebocaran gas PT Pindo Deli Karawang, 43 warga keracunan muntah hingga pingsan 
Kepala Bidang Tata Kelola Lingkungan Hidup pada DLH KBB Zamilia Floreta (foto: Abdul)

“Menindaklanjuti pengaduan warga masyarakat, dari bulan Juli DLH KBB sudah menindaklanjuti dengan verifikasi lapangan ke lokasi kegiatan peleburan logam,” terang Zamilia kembali.

Ia memastikan, pihaknya mengatakan, berdasarkan temuan dilapangan diperoleh bahwa perusahaan diduga telah melakukan kegiatan operasional peleburan logam, namun penangan dampak berupa asap, debu dan bising belum dikelola dengan baik.

“Dan benar sehingga menimbulkan pencemaran udara yang dampaknya sangat dirasakan warga sekitar. Berdasarkan temuan tersebut, DLH KBB telah melakukan pemanggilan serta membuat surat arahan,” tuturnya.

“Berisi saran tindak antara lain perbaikan cerobong sesuai ketentuan KEPDAL 205 tahun 1996 tentang Pedoman teknis pengendalian pencemaran udara sumber tidak bergerak,” sambungnya.

Saat ini perusahaan sedang melakukan progres, lanjut Zamilia, perbaikan sesuai arahan teknis, namun karena dilapangan tetap ada kegiatan produksi, sehingga warga kembali mengeluhkan adanya asap debu dan bising.

“Berdasarkan hal tersebut kami memfasilitasi melakukan mediasi dari pihak RT 06 dan RT03 yang terdampak dengan perusahaan,” sebutnya.

Dari hasil pertemuan disepakati bahwa perusahaan PT Alloy Indo Nusantara berhenti beraktivitas sementara dan melakukan perbaikan sesuai arahan surat.

Kendati itu, setelah selesai dilakukan perbaikan cerobong, akan ada uji coba kelayakan yang harus disaksikan perwakilan warga dan pihak DLH KBB. Dan hasilnya harus dilakukan pengujian emisi cerobong.

“Dan memastikan dari cerobong yang sudah di perbaiki sesuai ketentuan memenuhi baku mutu emisi sumber tidak bergerak sesuai lampiran IV Permen LH 7 tahun 2007 karena mereka memakai bahan baku batubara,” pungkasnya.***(Abdul)

Penulis : Abdul Kholilulloh 

Editor : Abdul Kholilulloh

Berita Terkait

Kang Ace Sebarkan Kurban di Puluhan Titik Pemungutan Suara di Dua Kabupaten 
Pesan menohok Pj Bupati Ade Zakir di momen HUT KBB ke-17
Pria yang nekat lompat dari Jembatan Citarum Perbatasan KBB-Cianjur, ternyata ODGJ
Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Sekretaris DPD Golkar Jabar MQ Iswara Ajak Kader Agar Tingkatkan Kepedulian Sosial
Ambisius, dugaan peredaran obat Tramadol di Kabupaten Bekasi kian marak
Hari ke 2 Iduladha, Kemenag Karawang sebelih 7 ekor sapi dan 8 kambing
Viral, saat hendak disembelih, domba di Cianjur manjat genting
Momen Iduladha, Pemdes Mulyasari Karawang sembelih 13 sapi dan 31 ekor kambing
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 19 June 2024 - 14:46 WIB

Kang Ace Sebarkan Kurban di Puluhan Titik Pemungutan Suara di Dua Kabupaten 

Wednesday, 19 June 2024 - 11:50 WIB

Pria yang nekat lompat dari Jembatan Citarum Perbatasan KBB-Cianjur, ternyata ODGJ

Wednesday, 19 June 2024 - 08:47 WIB

Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Sekretaris DPD Golkar Jabar MQ Iswara Ajak Kader Agar Tingkatkan Kepedulian Sosial

Wednesday, 19 June 2024 - 01:40 WIB

Ambisius, dugaan peredaran obat Tramadol di Kabupaten Bekasi kian marak

Tuesday, 18 June 2024 - 19:39 WIB

Hari ke 2 Iduladha, Kemenag Karawang sebelih 7 ekor sapi dan 8 kambing

Tuesday, 18 June 2024 - 06:34 WIB

Viral, saat hendak disembelih, domba di Cianjur manjat genting

Monday, 17 June 2024 - 22:46 WIB

Momen Iduladha, Pemdes Mulyasari Karawang sembelih 13 sapi dan 31 ekor kambing

Monday, 17 June 2024 - 21:46 WIB

Panitia Masjid Al-Badjuri Kesuben Tegal berbagi berkah lewat daging kurban

Berita Terbaru

Komputer

Prosesor Intel Lunar Lake Diluncurkan; Akan Secepatnya Debut

Wednesday, 19 Jun 2024 - 14:35 WIB

Gaya Hidup

Empowering More youthful Generations to Take Motion

Wednesday, 19 Jun 2024 - 14:20 WIB