SEKITARKITA.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) sejak Jumat (24/10/2025) sore memicu terjadinya tanah longsor di Kampung Gintung RT 04 RW 07, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor.
Peristiwa longsor ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, saat sebagian besar warga sedang beraktivitas di rumah masing-masing. Material longsoran berupa tanah dan batu menimbun sebagian jalan serta lahan warga di sekitar lokasi.
Menurut laporan hasil asesmen cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, bencana ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan Cipongkor sejak siang hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi tanah yang labil membuat sebagian tebing di sekitar pemukiman warga runtuh.
Kepala Pelaksana BPBD KBB, Asep Sehabudin, membenarkan adanya peristiwa longsor tersebut. Menurutnya, sekitar 20 Kepala Keluarga (KK) terancam dan 10 KK telah mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
“Ya, betul peristiwa itu terjadi tadi sore karena intensitas hujan yang cukup tinggi. Saat ini 20 KK terancam dan 10 KK sudah mulai mengungsi,” kata Asep kepada Sekitarkita.id, Sabtu (25/10/2025).
Aparat desa bersama perangkat setempat seperti Kepala Desa Cibenda, Ketua RW, Ketua RT, Satlinmas, dan Karang Taruna langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan mengevakuasi warga dari area rawan longsor.
Kosim, relawan kebencanaan dari Desa Tangguh Bencana (Destana) Desa Cintaasih, mengatakan bahwa situasi di lokasi saat ini masih terpantau aman.
Ia menyebut, longsoran terjadi di area atas pemukiman warga, namun langkah antisipasi tetap dilakukan dengan mengevakuasi sejumlah keluarga.
“Situasinya saat ini masih aman karena longsoran berada di atas pemukiman. Warga langsung mencari tempat aman untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” ujar Kosim saat dihubungi.
Kosim menambahkan, warga di wilayah tersebut kini lebih waspada karena kejadian serupa pernah terjadi sekitar setahun lalu, yang menyebabkan sekitar 30 rumah terdampak.
“Sekitar setahun lalu pernah juga terjadi longsor di desa ini yang menimpa 30 rumah. Karena itu sekarang warga lebih cepat tanggap dan waspada,” tambahnya.
BPBD Kabupaten Bandung Barat mengimbau warga di kawasan perbukitan dan lereng curam agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama di tengah intensitas hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Petugas juga telah menyiagakan tim gabungan untuk melakukan pemantauan lapangan serta menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








