Jadi Sorotan Dunia, BAPERA Jabar Prihatin Atas Tragedi Pilu yang Terjadi di Kanjuruhan Malang

- Penulis

Selasa, 4 Oktober 2022 - 05:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Sabtu (01/10/2022) menjadi sorotan dunia 

Bandung, SekitaKita,- Tragedi memilukan tejadi pada dunia sepakbola Indonesia, pasalnya peristiwa kericuhan suporter Aremania yang terjadi di stadion Kanjuruhan Malang pada beberapa hari lalu menelan banyak korban jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertandingan dua derbi Jawa Timur antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tengah menjadi sorotan dunia, terlihat beberapa club sepakbola raksasa Eropa dan club liga Inggris turut menyoroti peristiwa kelam itu, tak khayal turut serta mengucapkan belasungkawa.

Belakangan ini Presiden RI Joko Widodo juga ikut bersuara serta mendesak kepada tiga kepala menteri/ lembaga, PSSI, Menpora, Kapolri untuk dilakukan evaluasi besar-besaran terhadap dunia persepakbolaan di Indonesia.

Hal ini juga mengundang rasa simpatik bagi Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Jawa Barat, pihaknya mengaku prihatin atas peristiwa meninggalnya ratusan suporter usai gelaran laga pertandingan sepak bola antara Arema Malang vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022).

Tercatat, pada peristiwa kelam itu sebanyak 129 orang dikabarkan meninggal dunia. Tragedi Kanjuruhan ini menjadi kabar duka bagi dunia sepakbola Tanah Air.

Baca Juga:  Eskalasi menguat, dukungan Dani Ramdan mengalir ditengah pro dan kontra bermunculan 

Ketua DPW BAPERA Jawa Barat Raden Andreas Nandiwardhana mengatakan, selain 129 orang tewas, ada seratusan warga yang juga masih dalam perawatan. Para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit hingga terinjak-injak, akibatnya sesak nafas terkena letupan gas air mata oleh petugas.

Ketua DPW BAPERA Jabar, Raden Andreas Nandiwardhana (foto: Abdul Kholilulloh)

“Peristiwa jatuhnya korban hingga ratusan orang dalam pertandingan sepak bola ini menurut kami merupakan sejarah terburuk. Oleh karena itu BAPERA Jabar berharap agar pemerintah segera mengefaluasi manajemen persepakbolaan nasional,” kata Andreas Nandiwardhana kepada wartawan di Bandung, Minggu (2/10/2022).

Mewakili anggotanya, BAPERA Jabar turut mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya bagi para korban. Dan keluarga diberikan ketabahan atas musibah tersebut.

Ia juga mengatakan, sebagai organisasi yang berbasis kepemudaan, Andreas mengaku siap jika BAPERA ikut dilibatkan dalam membantu aparat kepolisian setiap laga pertandingan liga di Indonesia, 

Agar kasus serupa tidak terjadi, lanjut Andre, ke depannya, pihak panitia penyelenggara sepak bola seyogyanya dapat meminta bantuan TNI agar dapat membackup Polri.

Baca Juga:  Polsek Cikarang Barat Gelar Patroli Biru di Perumahan Regensi 1

Sebagai organisasi kepemudaan BAPERA siap membantu TNI/Polri dalam pengawalan didunia sepakbola Indonesia (Foto: Abdul Kholilulloh)

“Jika diperlukan, kami dari ormas BAPERA siap membantu TNI/Polri dalam setiap pertandingan,” tutur Andreas.

Sementara itu, dilokasi yang berbeda, Ketua DPD Bapera KBB, Bobby Irwanto mengatakan, pihaknya akan mengambil sikap jika diberikan mandat oleh pimpinan pusat terkait peristiwa tersebut.

“Saya pribadi ikut merasakan apa yang terjadi didalam stadion pada pertandingan di Kanjuruhan, turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya, atas perintah pimpinan pusat sebagai organisasi kepemudaan kami siap mengawal setiap laga jika dibutuhkan oleh TNI maupun Polri,” katanya, Selasa (04/10/2022).

Ketua DPD Bapera KBB, Bobby Irwanto (Foto: Abdul Kholilulloh) 

Bobby menyebut, tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang harus menjadi pelajaran berharga bagi panitia penyelenggara maupun aparat kepolisian dan suporter. 

“Sebab berdasarkan informasi yang di dapat, jumlah aparat tidak sebanding dengan suporter dari kedua belah kesebelasan tersebut, mari kita semua saling introspeksi diri bukan saling menyalahkan satu sama lain,” pungkas Bobby.

Baca Juga:  Pencipta lagu 'Mojang Priangan' Iyar Wiyarsih meninggal dunia di usia 93 tahun

Editor: Abdul Kholilulloh 

copyright by Sekitar Kita



Berita Terkait

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas
Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas
Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan
No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan
Jelang Pemilu 2029, NasDem KBB Optimistis Hadapi Verifikasi Partai Usai Dikunjungi KPU dan Kesbangpol
Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG
Pesan Menohok Zulhas di Pelantikan PAN Jabar, Target Tembus Tiga Besar Pemilu 2029
Dedi Mulyadi Puji Loyalitas PAN kepada Prabowo, Sebut Kesetiaan Jadi Kekuatan Politik

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:52 WIB

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:15 WIB

Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:13 WIB

Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG

Berita Terbaru