Jelang Ramadhan 2024, warga Karawang was-was aksi tawuran remaja harus dicegah

- Penulis

Kamis, 7 Maret 2024 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi (foto: istimewa)

i

ilustrasi (foto: istimewa)

Karawang | SekitarKita.id,- Bulan suci Ramadhan 2024 tinggal hitungan hari lagi, niat ingin beribadah bagi umat muslim justru terkadang dijadikan ajang keributan bagi kalangan remaja nakal di berbagai wilayah di Indonesia.

Seperti diwilayah Tanjung Mekar khususnya di Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, sejumlah warga dititik lokasi keluhkan maraknya aksi keributan antar dua kelompok remaja.

Salah satunya, Ketua RT09/RW03, Tanjung Mekar, Asep menyampaikan, diakui dirinya memang diwilayah tersebut kerap terjadi aksi tawuran antar remaja. Hal ini tentu sangat ngancam keselamatan warga dan pengendara sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun, kata dia, petugas kepolisian terus melakukan patroli disejumlah wilayah titik rawan konflik, remaja nakal biasa melakukan aksi tawuran itu ketika petugas lengah dan kerap kucing-kucingan dengan petugas.

Teranyar, ucap Asep, keributan pecah terjadi diwilayah Tanjung Mekar pada Minggu lalu, dimana dua kelompok remaja itu saling serang di jam istirahat warga yakni sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

“Terakhir kemarin Minggu lalu, kepada kepolisian agar bisa memberikan solusi kepada anak remaja untuk menanggani terjadinya tawuran remaja di Tanjung Mekar,” kata Asep kepada SekitarKita.id Kamis (07/03/2024).

Baca Juga:  Eminem Terbuka Untuk Album Bersama 50 Cent: 'Simply Do It'

“Kami ingin adanya pemantauan lebih diaktifkan kembali, diberikan bimbingan kepada anak-anak tersebut biar ada efek jera kedepannya dan juga buat orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak jika keluar malam,” sambung Asep.

Ironisnya, ujar Asep kembali, aksi tawuran yang biasa dilakukan oleh remaja tanggung ini kerap membawa senjata tajam beraneka ragam jenisnya. Seperti, golok gergaji, celurit panjang dan pedang yang sudah dimodifikasi.

Anehnya, lanjut Asep, barang tersebut seperti besi ukiran dan celurit panjang didapatkan oleh remaja tersebut dari mana asalnya?. Itu patut ditelusuri bagi orang tua khususnya jika melihat benda aneh menyerupai parang panjang dirumahnya.

“Kalau melihat anak bawa benda aneh kerumah langsung diamankan, pasti itu buat tawuran biasanya seperti itu,” jelas dia.

Asep mengklaim, remaja yang melakukan aksi tawuran itu bukan hanya warga Tanjung Mekar saja melainkan dari luar daerah yang mana lokasi ini sering dijadikan tempat tarung dan strategis.

“Bukan hanya orang Tanjung Mekar saja biasanya juga dari wilayah luar juga ikut tawuran disini, kaya janjian gitu disini nanti pecahnya disini,” ucap dia.

Baca Juga:  Nekat, Belasan Siswa Naik di Atas Angkot di Kebumen Jateng, Warga Sebut Minim Sarana Angkutan

Dengan itu, Asep dan warga diwilayah RT09/ RW03 Tanjung Mekar ini akan mengoptimalkan ronda dan poskamling dengan mengerahkan sejumlah warga untuk melakukan patroli terutama di malam menjelang dini hari.

“Kami ingin warga bisa bekerjasama dengan aparat kepolisian setempat dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa agar lebih aktif lagi patroli guna menciptakan kondisi wilayah yang aman, itu sebagai bentuk antisipasi adanya tindak kejatahan di malam hari,” jelasnya.

“Sebentar lagi kan bulan puasa Ramadhan yang ditakutkan oleh kami ketika remaja itu akan berkelanjutan melakukan aksi tawuran tersebut,” ujar Asep.

Sementara itu, ditemui dilokasi berbeda, Irwan Suryana, warga RT10/RW03, Tanjung Mekar mengatakan, pihaknya meminta kepada aparat kepolisian untuk lebih intensif dalam melakukan pengamanan diwilayahnya.

“Kami mohon kepada aparatur setempat sering meninjau ke lokasi rawan kejadian, karena memang warga khawatir kalau ada yang nongkrong langsung bubarin ajah, kalau kita yang negor nanti takut jadi permasalahan,” keluh Irwan.

Ia menyebut, agar patroli sering dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terlebih banyak pekerja pabrik pulang larut malam dengan menggunakan sepeda motor melintas dilokasi tersebut.

Baca Juga:  SMPN 4 Karawang Barat sukses gelar MPLS dengan tema 'Pengenalan Lingkungan Sekolah'

“Saya pernah melihat dilokasi ada yang membawa senjata tajam, dan melihat segerombolan entah dari warga Tanjung Mekar atau wilayah luar Tanjung Mekar melakukan tawuran,” cetusnya.

Irwan mengungkapkan dari tahun 2024 ini, biasa terjadinya aksi tawuran itu di hari libur Sabtu dan Minggu, terakhir terjadi aksi tersebut di Minggu lalu.

“Kami mohon ke aparatur setempat, dan pihak kepolisian agar di wilayah Tanjung Mekar dan sekitarnya mohon diadakan patroli karena hal tersebut sudah meresahkan warga, apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi bulan Ramadhan,” tandasnya



Penulis : Andyka Nugroho

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat
Bangunan Diduga Tutupi Saluran Drainase, Komisi I DPRD KBB Panggil RSIA Kartini Padalarang 
Kabar Haru dari Laut Jawa, Faisal Korban Selamat Kapal Virgo Akhirnya Pulang ke Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Rabu, 23 September 2026 - 18:55 WIB

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026

Selasa, 22 September 2026 - 15:18 WIB

Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa

Berita Terbaru