Kang Ace Mengenang Masa Lalu saat Memberikan Bantuan Madrasah depan Ratusan Guru Ngaji

- Penulis

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubagus Ace Hasan Syadzily ini saat menjadi narasumber Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) bersama para ratusan guru ngaji dan guru Madrasah Diniyah Takmilyah (MDT) di Sutan Raja Hotel Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu 28 Oktober 2023.

i

Tubagus Ace Hasan Syadzily ini saat menjadi narasumber Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) bersama para ratusan guru ngaji dan guru Madrasah Diniyah Takmilyah (MDT) di Sutan Raja Hotel Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu 28 Oktober 2023.

Religi, SEKITARKITA.ID – Tubagus Ace Hasan Sandzily Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, dihadapan ratusan guru ngaji berjanji akan terus membantu program bagi kemajuan Madrasah Diniyah Takmiliyah di tanah air khususnya di Kabupaten Bandung.

Hal tersebut diungkapkan Tubagus Ace Hasan Syadzily atau biasa disapa Kang Ace saat menjadi narasumber Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) bersama para guru ngaji dan guru Madrasah Diniyah Takmilyah (MDT) di Sutan Raja Hotel Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (28/10/2023).

“Ini momen yang membahagiakan bagi saya bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan bapak dan ibu para guru ngaji dan guru madrasah. Sebab bagi saya sekolah diniyah itu begitu sangat memiliki nilai historis yang mendalam,” kata Kang Ace bernostalgia tentang masa kecilnya di madrasah dan sejumlah pesantren terkemuka di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, dari pengalaman masa kecil di madrasah itu ia cukup memahami berbagai persoalan yang terkait dengan madrasah. “Dari situ (madrasah) saya bisa mendalami tentang agama. Saya tidak bisa melupakan bagaimana dididik almarhumah umi saya dan nenek saya yang semuanya adalah guru agama,” sambung Kang Ace mengenang masa lalunya.

Baca Juga:  KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat itu kemudian mengapresiasi dedikasi para guru MDT yang tetap gigih mengajar ilmu agama kepada para murid di tengah kemajuan teknologi dan perkembangan budaya saat ini. Kang Ace juga tak ketinggalan menjadikan kesempatan itu untuk menyerap aspirasi dari para guru MDT secara langsung.

“Dulu saya sekolah di negeri, kemudian jam 1 siang sudah pulang ke rumah. Jam 2 sekolah agama (madrasah diniyah) sampai jam 5 sore. Dari situ saya belajar tajwid, belajar safinatu najah, belajar awamil, belajar tentang doa-doa, tentang imla’ dan lain sebagainya,” ujar wakil rakyat dari dapil Kabupaten Bandung dan Bandung Barat itu.

Menurut Ace kenangan masa kecil saat menimba ilmu di madrasah itu tak akan pernah hilang dari memori. Sehingga dari situ sebagai politisi ia kerap selalu menjadi terdepan dalam berbagai hal ketika menyangkut kepentingan madrasah dan pesantren ini.

“Bapak dan ibu ini adalah pahlawan agama, meski belum semua mendapat perhatian dari negara. Tapi setiap ayat Al-Quran yang dibaca anak didik kita, insya Allah itu menjadi amal baik,” kata Kang Ace.

Baca Juga:  Kang Ace Sebut Akan Hapus Nama Penerima PKH Jika Anggarannya Digunakan untuk Gadaikan Bank Emok, Begini Katanya

Ia lantas menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya untuk para guru diniyah yang telah ikhlas bekerja mendidik anak-anak bangsa. Untuk itu ia berjanji akan terus berjuang bagi para guru madrasah dengan sekuat tenaga.

“Sebab kalau tidak ada mereka (para guru madrasah) maka siapa yang bertanggung jawab terhadap kemampuan baca tulis al-Quran. Siapa yang bertanggung jawab akhlak dan kepribadian muslim. Bapak ibu sangat berjasa kepada anak-anak kita. Jangan lelah mengabdi untuk bangsa kita,” tegas Kang Ace.

Sempat Kecewa

Pada kesempatan itu Kang Ace mengakui sempat kaget dan kecewa kepada Pemkab Bandung karena mencabut peraturan daerah (Perda) tentang Madrasah Diniyah Takmiliyah. Namun denikiania meminta agar para guru MDT tentap semangat mengajar para santri.

“Terkait persoalan ini, saya akan kumpulkan anggota Fraksi Golkar.Saya akan minta klarifikasi,” ungkapnya.

Ia menegaskan komitmennya soal MDT tersebut akan dibawa ke rapat DPR agar kedepan bisa menjadi kebijakan nasional.

“Saya ini bisa begini gara-gara ngaji agama, bisa begini gara-gara anaknya guru ngaji. Dapat berkahnya. Saya tentu akan terus berkomitmen mendorong pendidikan agama Islam,” sebut Kang Ace yang juga alumni Pesantren Cipasung itu.***

Baca Juga:  KPU Karawang sebut ada kendala dalam pencairan honor KPPS, begini katanya



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak
Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren
Miris! Sewa Tempat Latihan Nunggak 10 Bulan, Mental Kontingen Bowling NPCI KBB Jelang Peparda 2026 Terganggu 
Derita Atlet Disabilitas KBB Jelang Peparda VII Jabar: Tak Ada Anggaran Latihan, Malah Diusir
Wali Kota Farhan Siagakan Bandung Dua Hari, 11 Polisi Jadi Korban Kericuhan Demo
Aksi Demo Bandung Berujung Ricuh, Truk Polisi Jadi Sasaran Lemparan Massa
Asep Dedih Lantik KKI Bandung Barat, Ketua Terpilih Edy Syafrudin Bidik Atlet Berprestasi
Tragedi Kapal Virgo di Laut Jawa, Faisal Warga KBB Ceritakan Detik-detik Selamat dari Maut

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:02 WIB

520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Miris! Sewa Tempat Latihan Nunggak 10 Bulan, Mental Kontingen Bowling NPCI KBB Jelang Peparda 2026 Terganggu 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Derita Atlet Disabilitas KBB Jelang Peparda VII Jabar: Tak Ada Anggaran Latihan, Malah Diusir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Farhan Siagakan Bandung Dua Hari, 11 Polisi Jadi Korban Kericuhan Demo

Berita Terbaru