[ad_1]
Salah satu alasan pemilik untuk memilih membeli mobil bertransmisi otomatis adalah kepraktisan yang ditawarkan. Apalagi bagi warga kota besar yang setiap harinya dipenuhi kemacetan. Bukan rahasia lagi, girboks mobil matic juga butuh perawatan. Hal ini krusial agar girboks matic dapat selalu bekerja maksimal.
Tetapi, selain perawatan rutin, beberapa kebiasaan mengendarai mobil matic bisa membuat girboks alias transmisi otomatis menjadi lebih awet dan sepertinya tidak mudah rusak. Perlu kami ingatkan, andai girboks matic merasakan kerusakan, dijamin biaya yang dikeluarkan sepertinya tidak akan minim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mungkin saja belum cukup banyak pemilik mobil yang memahaminya. Yuk, kita belajar bersama.
Posisi N ke D sambil menekan fuel
Cukup banyak orang yang sepertinya tidak tahu bahwa memindahkan tuas transmisi otomatis dari posisi N ke D sambil menekan pedal fuel berpotensi merusak mobil. kotak roda gigi. Mungkin saja tujuannya agar mobil dapat melaju dengan cepat. Kebiasaan seperti ini membuat pita pada transmisi cepat aus mencapai putus.
Posisi D mencapai R tetap dalam kondisi berjalan
Masih sama, dengan dalih sedang terburu-buru, pengemudi memindahkan tuas dari posisi D ke R (mundur) dalam keadaan mobil masih berjalan. Andai dilakukan tak henti-hentinya, bukan sepertinya tidak mungkin saja komponen roda gigi pada gearbox akan cepat rontok alias aus.
Pertahankan posisi D untuk berhenti lama
Kebiasaan yang paling terus menerus dilakukan ini adalah mempertahankan posisi D andai sudah selesai dalam waktu lama. Hal ini membuat sistem di dalam gearbox merasakan kejenuhan. Gigi transmisi terus berputar dan memberi sinyal bahwa mobil masih berjalan. Walaupun mobil terhenti sebab pengemudi menginjak pedal rem.
Lompat ke posisi P general waktu berakhir
Pointers ini terus menerus dilupakan pemilik mobil, yaitu secepatnya pindahkan tuas ke posisi P berhenti penuh dan tarik rem tangan. Sebaiknya andai sudah benar-benar selesai, dari posisi tuas di D, pindahkan dulu ke posisi N. Setelah itu, tarik rem tangan, lalu pindahkan tuas dari posisi N ke P.
Saat tuas dipindahkan ke posisi P maka komponen parking pawl pada mobil akan bekerja. Parking pawl merupakan komponen pengunci keluaran transmisi otomatis. Andai rem tangan secepatnya dipindahkan ke posisi P, maka beban mobil bertumpu seluruhnya pada pawl parkir. Tetapi andai menuju posisi N lalu menarik rem tangan, ability parking pawl dibantu dengan rem tangan. Hal ini cukup krusial agar komponen ini sepertinya tidak cepat rusak.
Baca Juga: Cara Merawat Mobil Transmisi Handbook
Seperti dikatakan di atas, perawatan gearbox itu penting. Khusus untuk girboks matic konvensional, kami merekomendasikan oli transmisi bermutu tinggi untuk girboks matic dan powershift. Deltalube 799 ATF Cocok untuk digunakan pada kendaraan yang memenuhi persyaratan spesifikasi transmisi Dexron III. Formulanya dirancang untuk memberikan perlindungan keausan yang unggul untuk semua mobil penumpang dan truk tugas ringan.
[ad_2]
Sumber: Deltalube
Source link








