Ketua Komisi I DPRD Gelar RDP Terkait Tanah Warga yang Belum Dibayar oleh Pemerintah Karawang

- Penulis

Kamis, 1 Agustus 2024 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Khoerudin, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait tanah warga yang diduga belum dibayar oleh Pemerintah Karawang. Rapat ini berlangsung di Ruang 1, Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Kamis (1/8/2024). Foto Andyka Nugroho

i

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Khoerudin, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait tanah warga yang diduga belum dibayar oleh Pemerintah Karawang. Rapat ini berlangsung di Ruang 1, Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Kamis (1/8/2024). Foto Andyka Nugroho

Karawang | SEKITARKITA.id,- Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Khoerudin, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait tanah warga yang diduga belum dibayar oleh Pemerintah Karawang. Rapat ini berlangsung di Ruang 1, Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Kamis (1/8/2024).

Permasalahan ini berfokus pada lahan seluas +/- 2.000 m² yang berlokasi di Jalan Baru Lingkar Tanjung Pura, Karawang. Lahan tersebut kini telah dibangun menjadi jalan akses Tanjung Pura-Klari yang merupakan proyek nasional. Namun, hingga kini, Pemerintah Karawang diduga belum melakukan pembayaran kepada pemilik lahan.

Agus Ferryanto, Ketua BPPH MPC PP Karawang, menyampaikan bahwa kliennya telah bertahun-tahun mencari keadilan agar lahannya dibayar oleh Pemerintah Karawang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus Ferryanto, Ketua BPPH MPC PP Karawang (foto: Andyka Nugroho)
Agus Ferryanto, Ketua BPPH MPC PP Karawang (foto: Andyka Nugroho)

“Klien kami sudah berkali-kali mengadukan ke Pemerintah Karawang namun tidak ada tanggapan. Akhirnya, kami mengadukan ke Komisi I DPRD Karawang agar dapat solusi,” ujar Agus.

“Dari pembayaran lahan klien kami, dari RDP ke-1 sampai RDP ke-3, kami menduga Pemerintah Karawang kurang serius dan terkesan tidak konsisten terkait tanah klien kami yang belum dibayar,” tambahnya.

Baca Juga:  Lambatnya Respons Pemkab Bandung Barat, Jembatan di Padalarang Akhirnya Ambruk  

Agus menjelaskan bahwa pihaknya telah memperlihatkan bukti-bukti sah kepemilikan lahan kliennya yang sudah divalidasi oleh BPN Karawang.

“Sampai saat ini, Pemerintah Karawang tidak dapat memperlihatkan bukti pembayaran tanah klien kami. Pemerintah harus segera membayar ganti rugi lahan atau kami akan ambil alih dan memblokir akses jalan lingkar Tanjung Pura,” tegas Agus.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Khoerudin, menyampaikan bahwa pihaknya menerima surat tembusan dari Ketua DPRD Karawang terkait aduan lahan warga yang belum dibayar oleh Pemerintah Karawang, sementara lahan tersebut sudah dibangun menjadi jalan baru lingkar Tanjung Pura.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Khoerudin (foto: Andyka Nugroho/ SekitarKita.id)
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Khoerudin (foto: Andyka Nugroho/ SekitarKita.id)

“Kami memberikan kesempatan kepada bagian aset untuk mencari bukti pembayaran tanah tersebut. Sudah tiga kali RDP, namun hingga kini belum ada bukti pembayaran. Kami menyimpulkan agar Pemerintah Karawang segera membayar tanah tersebut,” ujar Khoerudin.

Khoerudin menegaskan bahwa meskipun pembangunan jalan merupakan kewenangan pusat, pembebasan tanah adalah kewenangan Pemerintah Karawang.

“Ini jelas pada Keputusan Presiden (Keppres) 55. Kami Komisi I DPRD Kabupaten Karawang mengadakan RDP ini terkait tanah warga di jalan baru lingkar Tanjung Pura, dan pembebasan tanah itu kewenangan Pemerintah Karawang,” kata Khoerudin.

Baca Juga:  Tes Ilusi Optik: Buktikan Anda Jenius, Berapa Jumlah Kuda pada Gambar?

RDP yang ke-3 ini dihadiri oleh BPPH MPC Pemuda Pancasila selaku kuasa hukum warga, Kepala Badan Pertanahan Nasional Karawang, Kejaksaan Negeri Karawang, DPPKAD, Bapenda, dan Danramil. “Kami berharap masalah ini segera terselesaikan dengan baik dan adil,” pungkas Khoerudin.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

17 Bangunan di Padalarang KBB Terindikasi Melanggar, Warga Sukamaju Sepakat Bongkar Mandiri
Revitalisasi Sekolah di KBB Diduga Dikuasai Suplier Luar Daerah, Kepsek dan Komite Disebut Hanya Jadi “Penonton”
Milangkala ke-166, Cililin Ngahiji Jadi Momentum Bangkitkan Kembali Marwah dan Kejayaan Pituin
Hujan Perdana Turun di Padalarang KBB, Warga Langsung Tampung Air Pakai Ember
Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Kenang Jasa Mantan Gubernur Jabar
Puluhan Ojol Geruduk Kantor BFI Finance Cimahi, Diduga Imbas Penarikan Motor oleh Debt Collector
Dugaan Keracunan 33 Siswa SDN 2 Cipeundeuy, Labkesda Uji Sampel MBG
Ditengah Anggaran Minim, BPBD KBB Catat 148 Karhutla hingga September 2026

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:01 WIB

17 Bangunan di Padalarang KBB Terindikasi Melanggar, Warga Sukamaju Sepakat Bongkar Mandiri

Senin, 21 September 2026 - 11:25 WIB

Revitalisasi Sekolah di KBB Diduga Dikuasai Suplier Luar Daerah, Kepsek dan Komite Disebut Hanya Jadi “Penonton”

Senin, 21 September 2026 - 11:01 WIB

Milangkala ke-166, Cililin Ngahiji Jadi Momentum Bangkitkan Kembali Marwah dan Kejayaan Pituin

Sabtu, 19 September 2026 - 17:22 WIB

Hujan Perdana Turun di Padalarang KBB, Warga Langsung Tampung Air Pakai Ember

Sabtu, 19 September 2026 - 13:05 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Kenang Jasa Mantan Gubernur Jabar

Berita Terbaru