Ratusan Siswa Keracunan MBG, LAKI KBB Desak Evaluasi Total Pengelolaan SPPG

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan siswa diduga keracunan usai santap MBG di aula GOR Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: istimewa)

i

Ratusan siswa diduga keracunan usai santap MBG di aula GOR Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id- Kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK PBB Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (22/9/2025) terus meluas.

Hingga Selasa siang, tercatat lebih dari 350 siswa masih menjalani perawatan medis. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bahkan telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Menanggapi hal ini, Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) KBB, Gunawan Rasyid menilai kasus tersebut sebagai bukti buruknya pengelolaan Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keracunan ini sangat membahayakan nyawa manusia dan merusak niat baik Presiden Prabowo Subianto. Kami protes keras kepada BGN karena lemahnya pengawasan dan manajemen SPPG,” tegas Gunawan Rasyid kepada wartawan, Selasa (23/9/2025).

Ratusan siswa diduga keracunan usai santap MBG di aula GOR Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: istimewa)
Ratusan siswa diduga keracunan usai santap MBG di aula GOR Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (foto: istimewa)

Gunawan mengungkapkan, pihaknya sebenarnya telah menerima laporan terkait dugaan kelalaian pengelolaan MBG di beberapa sekolah.

Salah satunya di MI Alkhoriah Bani Yusuf Selacau, Batujajar, pada 8 September 2025.

“Waktu itu ada pengaduan nasi basi. Kami melakukan pendekatan persuasif agar SPPG memperbaiki kualitas makanan,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Bandung Barat Bantah Isu Intervensi dalam Rotasi Mutasi 13 Pejabat Eselon II: “Murni Keputusan Saya!”

Namun, investigasi ulang yang dilakukan setelah kejadian Cipongkor justru menemukan fakta mengejutkan.

Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) KBB, Gunawan Rasyid (foto: dok. LAKI KBB)
Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) KBB, Gunawan Rasyid (foto: dok. LAKI KBB)

Menurutnya, sayur yang diberikan kepada siswa sudah dalam kondisi basi. Bahkan sehari sebelumnya, siswa menerima telur rebus yang berbau busuk.

LAKI KBB menilai kondisi ini membuktikan adanya kesalahan manajemen serius di tubuh Badan Gizi Nasional. Apalagi, banyak SPPG diduga belum memiliki sertifikat kelayakan.

“Kalau memang belum layak, lebih baik ditutup saja. Presiden Prabowo wajib melakukan evaluasi menyeluruh terhadap BGN. Kami juga mendorong Bupati Jeje Richie menutup sementara seluruh SPPG di KBB untuk verifikasi ulang,” tegasnya.

Selain itu, Gunawan juga menyoroti rendahnya serapan anggaran MBG yang sempat menjadi perhatian Menteri Keuangan.

“Indikasi carut-marutnya pengelolaan MBG sebenarnya sudah terlihat dari serapan anggaran yang rendah,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, LAKI KBB telah menginstruksikan seluruh pengurus di tingkat kecamatan dan desa untuk mengawasi jalannya SPPG di lingkungannya masing-masing.

“Ini bagian dari upaya kami mengamankan Astacita Presiden Prabowo Subianto, sekaligus bentuk kepedulian terhadap keselamatan siswa,” pungkas Gunawan.

Baca Juga:  Usai Cekik dengan Sapu, Bripda Waldi Bawa Barang Berharga Dosen Erni

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Bandung Barat Darurat Peredaran Obat Keras, BNN Amankan 4 Pelaku Pengedar di Batujajar
DPRD KBB Bahas Penanganan Penumpukan Sampah di Pasar Cililin, Warga Terdampak Masalah Kesehatan
Panen Raya Jagung Serentak 2026, Polri Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Numpang di Yayasan Bina Siswa Cisarua, Sekolah Rakyat di KBB Terancam Terkatung-katung
Semarak Hari Ibu 2025, DPC PDIP KBB Soroti Kontribusi Perempuan dalam Pembangunan
Lari Hutan Sriharjo 2025 di Yogyakarta Hari Ini
Kabar Terakhir Rani Juliani Pasca Kasus Antasari Azhar, Hilang Misterius, Rumah Rata dengan Tanah
Prediksi Skor dan Susunan Para pemain Nottingham Woodland vs Leeds United di Premier League

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:13 WIB

Bandung Barat Darurat Peredaran Obat Keras, BNN Amankan 4 Pelaku Pengedar di Batujajar

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:57 WIB

DPRD KBB Bahas Penanganan Penumpukan Sampah di Pasar Cililin, Warga Terdampak Masalah Kesehatan

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:55 WIB

Panen Raya Jagung Serentak 2026, Polri Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:08 WIB

Numpang di Yayasan Bina Siswa Cisarua, Sekolah Rakyat di KBB Terancam Terkatung-katung

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:47 WIB

Semarak Hari Ibu 2025, DPC PDIP KBB Soroti Kontribusi Perempuan dalam Pembangunan

Berita Terbaru