[ad_1]
Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak dan mempercepat koordinasi penanganan bencana di wilayah tersebut.
Bencana hidrometeorologi yang terjadi akibat curah hujan ekstrim telah merusak infrastruktur necessary seperti jalan penghubung, jembatan, dan puluhan rumah warga di sejumlah lokasi di Cianjur selatan. Akibatnya, ratusan warga harus segera mengungsi ke tenda-tenda darurat dengan keterbatasan fasilitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Komisi C, Igun Hendra Gunawan, mengungkapkan bahwa kunjungan ini yaitu bagian dari komitmen DPRD untuk mendampingi pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana secara cepat dan terukur.
Ketua Komisi C DPRD Kab Cianjur Igun Hendra Gunawan mendampingi Bupati Cianjur saat menyerahkan bantuan.(Istimewa).
Ia juga membawa pesan dari Ketua DPRD Cianjur, Metty Triantika, yang mengharapkan pemerintah daerah secepatnya melakukan asesmen mendalam terhadap kerusakan dan kebutuhan warga.
“Bencana ini memerlukan langkah responsif yang konkret. Kami mengharapkan pemerintah daerah secepatnya mengambil tindakan, baik untuk penanganan infrastruktur maupun memastikan kebutuhan dasar warga pengungsi terpenuhi,” tutur Igun.
Dalam kesempatan tersebut, Igun dan rombongan berdialog dengan warga untuk mendengar langsung keluhan dan kebutuhan mereka. Ia memastikan bahwa Komisi C DPRD akan terus mengawal distribusi bantuan dan memperjuangkan percepatan langkah pemulihan.
Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, yang turut hadir, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengerahkan tim untuk melakukan pendataan kerusakan dan mendistribusikan bantuan darurat.
“Keselamatan dan kesejahteraan warga terdampak adalah prioritas utama kami. Kami akan memastikan setiap langkah dilakukan secara tepat dan cepat,” ujarnya.
Igun juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat untuk mengatasi dampak bencana ini. “Kami mengharapkan semua pihak bisa bekerja sama agar pemulihan bisa sangat lancar dan warga terdampak secepatnya dapatkan solusi terbaik,” tambahnya.
Dukungan dari berbagai pihak terus berdatangan, termasuk dari organisasi masyarakat dan relawan, untuk meringankan beban warga terdampak. Pemerintah daerah juga telah merencanakan pembangunan posko layanan permanen di lokasi pengungsian untuk mempermudah distribusi bantuan dan penyediaan layanan kesehatan.
Bencana pergeseran tanah di sejumlah tempat di Kabupaten Cianjur seperti di Desa Sukasirna Kecamatan Leles menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi risiko bencana dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrim.
DPRD Kabupaten Cianjur berkomitmen untuk terus memantau dan memastikan semua proses penanganan bencana berjalan optimum.***
[ad_2]
Source link








