KPU Kabupaten Bekasi dinilai tebang pilih, KNPI sebut proses seleksi PPK tidak obyektif

- Penulis

Kamis, 16 Mei 2024 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi | SekitarKita.id,- Sebanyak 230 orang Pemilihan Tingkat Kecamatan (PPK) terpilih di Kabupaten Bekasi resmi dilantik pada Kamis (16/5/2024) di hotel bilangan Cikarang, Kamis 16 Mei 2024.

Pengumuman tersebut merujuk berdasarkan nomer: 325/PP.04.2-Pi/3216/2024, Sebanyak 230 orang adalah mereka yang dinyatakan lulus tes hingga tahap tes akhir atau tes wawancara yang digelar 11-13 Mei 2024.

Kendati itu, pelantikan PPK di Kabupaten Bekasi justru menuai polemik, hal ini diutarakan seorang peserta tes PPK, Anisa Nurul, pihaknya turut menyoroti dan protes terhadap tahapan pelaksanaan tes PPK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perempuan yang menjabat Wakil Bendahara KNPI Cikarang itu menyebut, sebelumnya, mereka mengikuti tes tetulis melalui metode Computer Assisted Test (CAT). Namun demikian, kata dia, proses rekrutmen PPK tersebut menyisakan segudang masalah.

“Nilai saya tinggi pada CAT, Pengalaman saya pernah di PPS Karang Asih juga. Ditambah, mendapatkan rekomendasi dari pengurus KNPI Cikarang Utara untuk bisa maju di PPK. Ini hasilnya justru saya ga lolos, kan lucu,” ujarnya.

Baca Juga:  Bappenda Kabupaten Bogor Capai Target Serapan Anggaran dan Pendapatan Berkat Inovasi

Dirinya mengaku peraih nilai tertinggi CAT dari peserta lainnya di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kemudian, ia juga beberkan sudah semaksimal mungkin upaya dengan rekomendasi KNPI Cikarang Utara

“Ini seolah-olah CAT itu gak ada artinya, ngapain nilai kompetensi itu. Kecewa aja jika kompetensi itu bukan menjadi sesuatu yang prioritas dalam tes rekrutmen PPK. Mengingat, pelaksanaan Pemilu ini sebagai awal menentukan pemimpin untuk masa depan,” ungkapnya.

Pihaknya menyayangkan hasil dari pengumuman yang tidak berdasarkan objektifitas. Dirinya pun menanyakan ada apa ditubuh lembaga KPU Kabupaten Bekasi.

“KPU katanya integritas bangsa, kalau begini gimana menjadi integritas yah heran aja Ini berdasarkan kedekatan atau ada permainan lain dibalik proses rekrutmen ini. Kita ketahui kan PPK juga harusnya ada keterwakilan perempuan, dan selama ini kan gak ada keterawakilan perempuan di Cikarang Utara,” bebernya.

Sementara itu, Ketua KNPI Cikarang Utara, Fahrul Fahrezi menanyakan Tim Seleksi rekrutmen KPU Kabupaten Bekasi berdasarkan uji kompetensi atau kah berdasarkan kedekatan.

Baca Juga:  Tim Kuasa Hukum Iptu Rudiana Layangkan Somasi Terhadap Dedi Mulyadi dan Dua Saksi dalam Kasus Vina Cirebon

“Ini proses rekrutmennya tim seleksi berdasarkan apa? Kader kita sampai gak lolos yang jelas-jelas memiliki pengalaman, memiliki nilai CAT tinggi. Apa jangan-jangan seleksinya faktor kedekatan,” tuturnya.

“Saya menduga kader saya (Anisa) ada oknum yang menjegal atau ada oknum yang bermain. Tentu ini ga fair kalo seperti ini ‘cacat’ tebang pilih. Dalam waktu dekat ini kita akan konsolidasi pemuda-pemuda yang tergabung di KNPI melakukan protes di Kantor KPU Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

Hingga berita ini dilansir, KPU Kabupaten Bekasi bungkam dan belum berhasil terkonfirmasi.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : laporan tim SekitarKita.id

Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru