Longsor terjang Cikalongwetan KBB, 10 RW terisolir dan akses jalan lumpuh total

- Penulis

Sabtu, 27 April 2024 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), menyebabkan longsor menerjang Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, pada Jumat (26/04/2024), akibatnya jalan poros desa terputus serta aktivitas warga lumpuh total.

Akses yang terputus yakni jalan Nyalindung Salakuning, jalan tersebut menghubungkan antara Desa Nyalindung, Desa Mekarjaya, Desa Cipada, dan Desa Sadangmekar, Kecamatan Cikalongwetan.

Kepala Desa Mekarjaya, Obar Sobarna mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.23 WIB siang, dimana longsor menerjang 8 titik di wilayah itu serta menimbun 1 rumah milik warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dampaknya 10 RW terisolir, baru ada 1 RW terdiri 14 Kepala Keluarga (KK) sedang direlokasi di Madrasah terletak RW18,” kata Obar saat dikonfirmasi kantor berita SekitarKita.id Sabtu (27/04/2024).

Ia menjelaskan, dari ke 8 titik longsor itu menggerus 5 jalan poros desa dan yang terparah yakni di wilayah RW18. Adapun 1 rumah warga yang tertimbun berhasil di evakuasi petugas dengan alat seadanya.

“1 rumah tertimbun rata dengan tanah kena longsoran di RW18, Desa Mekarjaya di arah Muara Nyalindung-Cipada aksesnya juga terputus, alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Baca Juga:  Soal Pelanggaran Pilkada, Upaya Audensi dengan Pj Bupati Karawang Kandas

“Saat ini akses jalan tersebut tidak dapat dilalui, jangankan sepeda motor untuk dilintasi pejalan kaki pun tidak bisa, melipir ke sisi jalan ,” sambungnya.

Selain akses jalan itu, lanjut Obar, untuk menuju jalan Nasional, warga bisa melintasi jalur alternatif lain yang jaraknya bisa di tempuh sekitar 14 KM.

Dijelaskan Obar kembali, untuk kondisi saat ini longsoran tanah semakin meluas dan masih ada pergerakan tanah. Pihaknya mengimbau kepada warga untuk tetap berhati-hati jika terjadi hujan di khawatirkan adanya longsor susulan.

“Saat ini, petugas relawan dan TNI/Polri tengah melakukan evakuasi secara manual di bantu masyarakat sekitar. Kendala dan kesulitan karena kurangnya alat yang memadai karena material longsoran cukup tebal maka harus menggunakan alat berat untuk mengevakuasi,” jelas dia.

Pihaknya mengantisipasi adanya longsor susulan dengan mengimbau kepada masyarakat mengingat di Desa Mekarjaya kultur wilayahnya berada di lereng bukit.

“Kami menghimbau kepada RT/RW untuk melakukan patroli malam (roda) agar bisa menjaga rumah masing-masing segera melapor jika ada pergerakan tanah disekitar,” himbaunya.

Baca Juga:  PWI Bandung Barat kecam Ajudan Jeje Govinda yang Arogan ke Wartawan

“Dan kami meminta kepada pemerintah KBB untuk membantu warga kami termasuk pihak PUPR untuk segera melakukan perbaikan dan menurunkan alat berat agar bisa dilalui kembali dan aktivitas warga kembali normal,” jelas Obar menandaskan.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : laporan tim SekitarKita.id

Berita Terkait

BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS
Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 
Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 
Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat
ATCS Bandung Barat Kerap Terkendala Internet, Dishub Evaluasi Bandwidth
Komisi I DPRD Buka Peluang ASN KBB Ikut Kontestasi BPD 2026
Diduga Ada Pungli PTSL di Bandung Barat, Warga Ngamprah Diminta Rp500 Ribu untuk Pengukuran

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 15:26 WIB

BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:45 WIB

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:20 WIB

Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:04 WIB

Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:45 WIB

Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat

Berita Terbaru

Pantauan kendaraan melalui teknologi canggih CCTV ATCS Dishub KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Minggu, 7 Jun 2026 - 15:45 WIB

Ilustrasi sertifikat tanah (foto: jatimnesia.com)

Bandung Barat

Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:45 WIB