Mengapa Introvert Sulit Mengungkapkan Pikirannya ke dalam Kata-kata

- Penulis

Minggu, 16 Juni 2024 - 02:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa Introvert Sulit Mengungkapkan Pikirannya ke dalam Kata-kata

[ad_1]

Introvert tak henti-hentinya kali kesulitan mengungkapkan pikirannya dengan cepat, namun ini bukanlah suatu kekurangan. Tersebut yaitu otak mereka yang menyelam jauh ke dalam.

Tiba-tiba saja, seorang rekan kerja muncul di meja saya serta mengajukan pertanyaan kepada saya. Sorot matanya serta nada suaranya menyampaikan dia menginginkan jawaban SEKARANG. Pertanyaannya sederhana, tapi otakku membeku sesaat. Saya memulai kalimat lalu menghentikannya. saya ragu. Saya menyampaikan hal-hal yang memang sesuai dengan maksud saya, tetapi kurang tepat. Saya mundur. Rekan kerja saya, seorang ekstrovert yang tampaknya mengekspresikan dirinya dengan mudah, memberi saya pandangan yang menyampaikan, cepat katakan! Di dalam hati, saya mengharapkan otak saya bekerja dengan baik…

Pernahkah hal seperti ini terjadi pada Anda? Jika ya, Anda bukan satu-satunya. Sulit menyampaikan apa yang Anda pikirkan, terutama ketika Anda sedang berada di tempat, yaitu masalah umum bagi dalam jumlah besar introvert. Ada alasan bagus mengapa hal ini terjadi, serta mungkin saja sepertinya tidak seperti yang Anda duga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anda Dapat berkembang sebagai orang yang introvert atau sensitif di dunia yang bising. Berlangganan publication kami. Seminggu sekali, Anda akan dapatkan pointers serta wawasan yang memberdayakan di kotak masuk Anda. Klik di sini untuk berlangganan.

Tantangan Pengambilan Kata

Related Posts

Perjuangan untuk menemukan kata yang tepat disebut “pengambilan kata.” Ketika kita sepertinya tidak bisa mengucapkan atau mengingat sebuah kata tertentu meski demikian kita tak henti-hentinya menggunakannya, saat itulah kita merasakan kesulitan dalam pengambilan kata. Anggap saja seperti mencari tau mainan tertentu di dalam kotak mainan besar. Meski demikian Anda tahu persis seperti apa mainan tersebut, Anda tetap harus segera menelusuri semua mainan lainnya untuk menemukannya.

Kita semua pernah merasakan saat-saat ketika kita sepertinya tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat, tetapi pencarian kata dapat menjadi tantangan tersendiri bagi kita para introvert akibat kita memproses informasi secara mendalam. Kami mengunyah ide, untuk memeriksa dari semua sudut. Saat Anda tenggelam dalam pemikiran seperti ini — bahkan saat Anda memikirkan sesuatu yang sederhana seperti apa yang harus segera dibuat untuk makan malam — mungkin saja sulit untuk berbicara. Banyak sekali orang introvert sepertinya tidak “berpikir keras” seperti orang ekstrovert. Kami melakukan pemrosesan psychological kami di dalam. Diam-diam. Tanpa kata-kata.

Baca Juga:  7 Fakta Psikologi Aneh-tapi-benar yang menjelaskan mengapa kita sangat tertarik pada orang-orang tertentu | Lucy Brown, PhD & Dr. Helen Fisher

Saat orang introvert kesulitan dalam menemukan kata-kata, kita mungkin saja sepertinya tidak dapat mengimbangi orang ekstrovert yang berbicara cepat. Di tempat kerja, orang mungkin saja mengira kita sepertinya tidak mengetahui pekerjaan kita, walaupun nyatanya kita tahu. Di sekolah, kita mungkin saja sepertinya tidak ingin angkat tangan, akibat sulit bagi kita untuk mengungkapkan pikiran kita ke dalam kata-kata jika kita diminta untuk berbicara.

Peran Memori Jangka Panjang

Dalam bukunya, Keuntungan Introvert, Dr. Marti Olsen Laney menjelaskan alasan lain mengapa para introvert kesulitan menemukan kata-kata yang tepat. Dia menyampaikan tersebut mungkin saja akibat cara kita memakai ingatan jangka panjang.

Sesuai dengan namanya, memori jangka panjang yaitu tempat kita mendatanya informasi dalam jangka waktu yang lama, bahkan mungkin saja tanpa akhir. Informasi yang disimpan di sana sebagian besar di luar kesadaran kita, jadi untuk mencapainya sepertinya tidak sepanjang waktu mudah. Misalkan saja, coba ingat-ingat hari pertama Anda di taman kanak-kanak. Beberapa element mungkin saja mudah diingat, tetapi element lainnya membutuhkan lebih dalam jumlah besar upaya untuk simpan dalam ingatan.

Alternatifnya, kita punya memori kerja (sering disebut sebagai memori jangka pendek), tempat kita mendatanya informasi hanya beberapa detik. Informasi ini mudah untuk diambil, tetapi sepertinya tidak akan bertahan lama kecuali kita memindahkannya ke memori jangka panjang.

Menariknya, Laney menyampaikan bahwa introvert tak henti-hentinya kali lebih dalam jumlah besar memakai memori jangka panjang daripada memori kerja. Orang ekstrovert melakukan yang sebaliknya, mendatanya informasi tepat di ujung lidah mereka, siap digunakan.

Perjuangan menggali memori jangka panjang memang nyata. Anda harus segera menemukan “kunci” yang tepat untuk membuka kunci memori yang ingin Anda keluarkan. Misalkan saja, lihat sepasang sepatu kets tertentu (kuncinya) mungkin saja mengingatkan Anda pada sepatu Anda saat Anda masih kecil, yang kemudian mengingatkan Anda pada susu yang tumpah di sepatu Anda pada hari pertama Anda di taman kanak-kanak. Juga dengan begitu saja, Anda mengingat lebih dalam jumlah besar tentang hari tersebut.

Tetapi proses menggali memori jangka panjang ini membutuhkan waktu, yang bisa memperlambat kita sebagai orang introvert ketika kita mencoba untuk berbicara.

Bagaimana Kecemasan Mempunyai pengaruh pada Kemampuan Berbicara Introvert

Saat kita gugup saat mencoba berbicara — seperti yang saya rasakan saat rekan kerja yang mengintimidasi mendekati saya — hal ini bisa membuat kita semakin sulit menemukan serta mengucapkan kata-kata yang tepat. Sepertinya tidak semua introvert merasa cemas saat berada di dekat orang lain, tetapi dalam jumlah besar dari kita yang merasa minim sepertinya tidak nyaman dalam situasi sosial. Hal ini terjadi akibat kita memikirkan segala sesuatunya dengan sangat mendalam (terkadang kita terlalu dalam jumlah besar berpikir), serta berada di dekat orang-orang bisa membuat kita lelah (mabuk introvert yang terkenal). Jadi, mudah sekali rasa cemas menyelinap masuk.

Baca Juga:  5 frasa umum pria menyampaikan bahwa membuat wanita kehilangan minat dengan cepat | Matt Artisan

Rasa cemas sepertinya tidak hanya membuat Anda merasa gugup, namun serta bisa melelahkan otak serta mengacaukan ingatan Anda. Saat Anda cemas, tubuh Anda memproduksi hormon stres yang disebut kortisol. Kortisol membantu dalam jumlah besar fungsi tubuh, seperti meningkatkan gula darah, mengontrol siklus tidur/berdiri, meningkatkan energi, serta bahkan membuat kenangan.

Tetapi, jika Anda merasakan stres kronis atau cemas serta mempunyai terlalu dalam jumlah besar kortisol, itu bisa membuat sulit untuk mengingat sesuatu. Menurut penelitianstres kronis bahkan bisa mengubah bagian otak Anda, seperti hipokampus, yang membantu pembelajaran serta memori.

Jadi, rasa cemas sepertinya tidak hanya mempersulit para introvert untuk menemukan kata-kata yang tepat, namun serta bisa memengaruhi cara kerja otak mereka dalam jangka panjang jika mereka sepertinya tidak mengatasi stresnya. Hal ini menambah tantangan yang dihadapi para introvert ketika mencoba berbicara.

Apakah Anda pernah kesulitan mengetahui apa yang harus segera disebutkan?

Sebagai seorang introvert, Anda nyatanya mempunyai kemampuan untuk menjadi pembicara yang hebat — meski demikian Anda pendiam serta benci basa-basi. Untuk mempelajari caranya, kami merekomendasikan kursus on-line ini dari mitra kami Michaela Chung. Klik di sini untuk melihat kursus Jenius Percakapan Introvert.

Mengapa Introvert Lebih Suka Menulis

Dalam bukunya yang inovatif, ItuetSusan Cain menyatakan bahwa para introvert “tak henti-hentinya merasa mereka mengekspresikan diri mereka lebih baik dalam tulisan daripada percakapan.” Memang sepertinya tidak jarang ditemukan introvert di kalangan penulis profesional. Penulis buku terlaris dari Kesalahan pada Bintang KitaJohn Inexperienced, mendeskripsikan menulis sebagai aktivitas menyendiri, sangat cocok bagi para introvert yang “ingin menceritakan sebuah kisah namun sepertinya tidak ingin melakukan kontak mata saat melakukannya.”

Tapi ini bukan hanya tentang menulis buku. Introvert tak henti-hentinya kali lebih suka mengirim pesan teks atau e-mail daripada menelepon atau bertemu langsung. Banyak sekali serta yang mendapati bahwa membuat jurnal membantu mereka memahami apa yang mereka pikirkan serta rasakan dengan lebih baik.

Baca Juga:  Hal Terburuk Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Masalah Dalam Hubungan Anda

Lalu mengapa introvert tak henti-hentinya kali lebih untuk membuat pilihan menulis daripada berbicara? Tersebut akibat cara kerja otak kita. Saat kita menulis, kita memakai bagian otak yang dengan cara yang lain dibandingkan saat kita berbicara, serta bagian ini tampaknya bekerja lebih baik bagi introvert, kata Laney.

Apa yang Harus segera Dilakukan Saat Pikiran Anda Menjadi Kosong

Memori yaitu urusan yang rumit; ia memakai dalam jumlah besar bagian otak. Otak Anda mendatanya ingatan di tempat dengan cara yang lain serta membangun hubungan di antara ingatan itu. Seperti saya katakan, Anda perlu menemukan kunci yang tepat untuk menarik sesuatu dari memori jangka panjang Anda. Kabar baiknya yaitu, sebagian besar informasi dalam memori jangka panjang disimpan dengan dalam jumlah besar asosiasi atau kunci untuk mengaksesnya. Seperti yang disebutkan Laney, “Jika kita menemukan satu kunci saja, kita bisa mengambil seluruh memori.”

Jika Anda kesulitan mengingat sebuah kata, fakta, atau bahkan apa yang Anda lakukan di akhir pekan (akibat orang sepanjang waktu menanyakan hal itu saat berbasa-basi), cobalah langkah berikut:

  • Diam serta rileks.
  • Izinkan diri Anda untuk diam beberapa saat. Jangan biarkan orang lain membuat Anda terburu-buru.
  • Beri diri Anda waktu dengan menyampaikan sesuatu seperti, “Biarkan saya memikirkannya,” atau “Hmm, coba saya melihat…” Berikan sinyal nonverbal bahwa Anda sedang berpikir, seperti memalingkan muka serta minim mengernyitkan alis.
  • Biarkan pikiran Anda mengembara serta bepergian ke tempat yang diinginkannya. Satu pemikiran mungkin saja mengarah ke pemikiran lain, serta salah satu pemikiran ini mungkin saja menjadi kunci untuk mengingat apa yang Anda butuhkan.

Jika Anda masih sepertinya tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat, jangan merasa malu atau menyalahkan diri sendiri – otak Anda hanya melakukan hal yang wajar, adalah berhenti serta berpikir. Jika Anda diam, Anda berteman baik dengan para pemikir mendalam lainnya. Seperti yang disebutkan fisikawan brilian Stephen Hawking, “Orang yang pendiam memiliki pikiran yang paling keras.”

Untuk menghilangkan kecanggungan, Anda dapat bercanda akibat tak dapat berkata-kata. Atau Anda bisa menyampaikan bahwa Anda sedang sibuk sementara itu, tetapi Anda bisa menghubunginya lagi nanti — dengan mengirimkan e-mail atau SMS.

Anda mungkin saja ingin:

Kami berpartisipasi dalam program afiliasi Amazon.

[ad_2]

Sumber: introvertdear.com



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Saya Bertanya kepada Para Biarawati Selibat Tentang Cinta – Dan Apa yang Mereka Ajarkan kepada Saya Sangat Romantis
Di Usia Ini, Dengan jumlah besar Wanita Diam-diam Mulai Bertanya-tanya Apakah Mereka Menikah dengan Orang yang Tepat
Sebelum Anda Jatuh, Tanyakan padanya 10 Pertanyaan Sederhana Tentang Komitmen
Wanita yang Mendambakan Pernikahan Seumur Hidup Dengan Pria Idaman, Tanyakan Pada Diri Sendiri 4 Pertanyaan Ini Dulu | Teresa Maples-Zuvela
Seni Penerimaan: 10 Hal Sederhana yang Dilakukan Wanita Cerdas Agar Pasangannya Berubah
Andai Pria Tak Menghargai Wanita yang Diaku Cintai, Dia Akan Tunjukkan 11 Tanda Kecil Ini | Richard Drobnick
Pria yang Masih Memuja Istrinya Setelah Bertahun-Tahun Selalu Melakukan 11 Hal Biasa Ini Yang Berarti Segalanya

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Minggu, 9 November 2025 - 21:20 WIB

Saya Bertanya kepada Para Biarawati Selibat Tentang Cinta – Dan Apa yang Mereka Ajarkan kepada Saya Sangat Romantis

Jumat, 7 November 2025 - 21:18 WIB

Di Usia Ini, Dengan jumlah besar Wanita Diam-diam Mulai Bertanya-tanya Apakah Mereka Menikah dengan Orang yang Tepat

Rabu, 5 November 2025 - 21:16 WIB

Sebelum Anda Jatuh, Tanyakan padanya 10 Pertanyaan Sederhana Tentang Komitmen

Selasa, 4 November 2025 - 21:16 WIB

Wanita yang Mendambakan Pernikahan Seumur Hidup Dengan Pria Idaman, Tanyakan Pada Diri Sendiri 4 Pertanyaan Ini Dulu | Teresa Maples-Zuvela

Berita Terbaru