Purwakarta | SekitarKita.id,-
Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Kabupaten Purwakarta, Dodi sambangi Desa wisata bertempat di Desa Cijambu, Kecamatan Maniis, Jawa Barat, pada Selasa (26/12/2023).
Dalam kunjungannya, ia mengatakan, Desa wisata adalah desa yang dijadikan tempat wisata karena daya tarik yang dimilikinya. Desa wisata merupakan suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut, Desa wisata disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku.
Menurut Dodi, pengembangan desa wisata bisa terealisasi selain pelatihan tata kelola desa wisata, harus didukung juga dengan Sumber Daya Manusia (SDM) mumpuni atau adanya peningkatan kapasitas SDM dan ekonomi kreatif desa wisata.
“Salah satu syarat pengembangan desa wisata itu SDM yang mumpuni, penataan desa wisata termasuk desanya,” kata Dodi baru-baru ini.
Dodi menjelaskan, pengembangan potensi desa wisata sangat penting, karena berada dekat dengan masyarakat desa.
“Desa wisata mampu memberikan efek ganda atau multiplier effect, namun hanya berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis pedesaan,” ucapnya.
“Tapi berdampak juga pada mendorong pelestarian alam yang akan mereduksi pemanasan global. Berdampak positif juga dalam mencegah urbanisasi masyarakat ke perkotaan,” ujarnya.
Dalam Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Desa Wisata, disebutkan juga dampak positif dari pengembangan desa wisata ini sesuai dengan momentum kegiatan pariwisata global yang mengarah pada kegiatan pariwisata alternatif yang mengusung konsep interaksi alam, budaya dan masyarakat lokal.
“Pengembangan desa wisata ini jika berhasil tentu akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi, itu sudah pasti. Misalnya peningkatan dari pendapatan UMKM-nya,” bebernya.
Ditempat sama Kepala Desa Cijambu Nendang, Amd , menjelaskan, potensi yang dimiliki di sini yakni ada tanah untuk sumber daya alam yang bisa produktif dan menjadi wisata pasir jambu.
“Kita bisa di bikin destinasiwisata unggulan bisa minta suport dari tokoh masyarakat dari karang taruna dan dari pihak-pihak tokoh masyarakat untuk bentuk pokdarwis,” katanya.
“Berharap nantinya yang bisa menggerakkan potensi itu, masyarakat yang bikin tempat wisata, kalau sudah cukup dari mulai sekarang seperti penataan tempat camping ground tempat selvi – selvi anak muda dan pemerintahan pun untuk sumber daya segala sesuatunya dan pariwisata juga harus digerakkan,” pungkasnya.***
Kontributor Karawang: Andyka
Editor: Abdul Kholilulloh








