Miris! Oknum Pegawai Disnaker Bandung Barat Diduga Cabuli 3 Anak Tirinya

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (foto: Instagram @inilah.com)

i

Ilustrasi (foto: Instagram @inilah.com)

SEKITARKITA.id– Kasus dugaan pelecehan seksual kembali mencuat di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Dinas Tenaga Kerja KBB berinisial DR diduga melakukan pelecehan seksual terhadap tiga anak tirinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, peristiwa ini disebut sudah berlangsung sejak lama, namun baru dilaporkan ke pihak berwajib pada awal September 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ilustrasi (foto: Instagram @inilah.com)
Ilustrasi (foto: Instagram @inilah.com)

Plt Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabudin, didampingi Kabid P3A, Rini Hariyani, membenarkan adanya laporan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa korban berjumlah tiga orang, semuanya adalah anak tiri dari terduga pelaku.

“Konfirmasi yang kami ketahui sejauh ini, korban ada tiga, semuanya anak tiri dari terduga pelaku. Saat ini petugas kami sudah menuju rumah korban bersama UPT dan kepala desa setempat,” ujar Asep dikantor, Senin (8/9/2025).

Plt Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabudin, didampingi Kabid P3A, Rini Hariyani (foto: Adien/Bangbara.com)
Plt Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabudin, didampingi Kabid P3A, Rini Hariyani (foto: Adien/Bangbara.com)
Related Posts

Ketiga korban diketahui masih berstatus pelajar. Dua di antaranya duduk di bangku SMA kelas 10, sementara satu lainnya masih SMP kelas 8.

Baca Juga:  Terekam CCTV, Diduga pemotor jadi korban begal berkedok Debt Collector di Lembang

Berdasarkan informasi awal, salah satu korban sudah dijemput oleh ayah kandungnya, sedangkan dua lainnya masih berada di rumah ibu kandung mereka.

DP2KBP3A menegaskan telah menurunkan tim untuk mendampingi para korban, termasuk memastikan kebutuhan psikologis mereka terpenuhi.

“Karena ini menyangkut anak di bawah umur, sudah menjadi tupoksi kami untuk melakukan pendampingan. Jika diperlukan visum akan dilakukan, dan kami juga siap menghadirkan psikolog,” jelas Rini Hariani.

Hingga kini, pihak dinas masih menunggu laporan resmi dari Polres Cimahi terkait hasil pemeriksaan. Berdasarkan konfirmasi terakhir, terduga pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

Kasus ini sempat memicu kebingungan publik karena beredar isu bahwa pelaku merupakan sopir Bupati KBB. Namun, DP2KBP3A menegaskan kabar tersebut tidak benar.

“Pelaku memang P3K di Disnaker, baru diangkat beberapa bulan lalu. Jadi bukan sopir Bupati seperti kabar yang beredar,” tegas Asep.

Mengacu pada UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014, setiap tindakan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur merupakan tindak pidana berat.

Baca Juga:  Hari ke 2, longsor di Gununghalu Bandung Barat belum bisa dilalui kendaraan

Pasal 82 menyebutkan bahwa pelaku dapat dijatuhi hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun, disertai denda maksimal Rp5 miliar.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman apakah ada korban lain selain tiga anak tiri tersebut.

“DP2KBP3A berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan fisum dan psikolog kepada para korban hingga kasus ini tuntas,” tandasnya.

Informasi bagi masyarakat yang mengalami hal yang serupa terkait pelecehan seksual dan kekerasan terhadap perempuan dan anak, hubungi:

Hotline GEPPRAK (Gerakan Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak) di 081323222120.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung
BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat
Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi
5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:13 WIB

BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Berita Terbaru