Nestapa, cerita pilu keluarga korban kecelakaan bus PO Bhineka di Tol Jakarta-Cirebon 

- Penulis

Sabtu, 6 Januari 2024 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang  | SekitarKita.id,- Nestapa, cerita pilu keluarga korban kecelakaan tunggal yang melibatkan bus PO Bhineka nomor polisi (nopol) 7706 AA tol KM 41 Jakarta – Cirebon pada malam pergantian tahun (1/01/2024) lalu. Peristiwa itu mengakibatkan bus tersebut terguling.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu memakan korban jiwa sebanyak 6 orang meninggal dunia, 14 orang lainnya mengalami luka-luka. Hal ini menjadi perhatian serius bagi banyak pihak.

Disatu sisi, keluhan pun mencuat dari Dede orang tua korban, dimana anaknya bernama Dea (26) sang sopir warga Kedaung Cirebon menjadi salah satu korban selamat pada peristiwa maut tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dede menganggap pihak perusahaan PO Bhineka diduga kurang tanggap yang dinilai mengabaikan haknya (tidak berikan jaminan), saat ini korban dirawat di Rumah Sakit (RS) Karawang.

Dede kecewa, lantaran dari semenjak kecelakaan itu, pihak perusahaan PO Bhineka tidak memperhatikan kondisi anaknya yang menjadi korban kecelakaan itu.

“Dia (perusahaan PO Bhineka) datang tapi cuman mengucapkan semoga cepat sehat saja, dari biaya sehari- harinya kami yang menanggung sendiri , tidak ada bantuan sama sekali,” kata Dede orang tua korban saat dikonfirmasi, Sabtu (06/01/2024).

Baca Juga:  Selamat, Prabowo-Gibran Resmi Dilantik menjadi Presiden dan Wapres Indonesia

Ia menyebut, kondisi Dea kini sudah membaik,  untuk mengungkap kronologi kejadian saat ini, Dea tengah dimintai keterangan oleh Satlantas Polres Karawang, Polda Jabar.

Mirisnya, kata Dede, korban tidak dapat mendapatkan fasilitas dari perusahaan baik bantuan pengobatan maupun pendampingan hukum dengan adanya peristiwa tersebut.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, pengurus PO Bhineka, Titin Prialianti mengatakan, pihaknya mengatakan, mewakili perusahaan, ia sudah berkomunikasi dengan korban luka.

Kendati itu, ia tak mengungkapkan bantuan apa saja yang sudah diberikan oleh pihak perusahaan kepada keluarga korban.

“Sudah ada komunikasi mas, mangga mas barangkali ada data yang luka berat, mangga bertanya kepada korban langsung, biar mereka yang cerita apa yang saya lakukan atas nama perusahaan,” kata Titin melalui aplikasi perpesanan.

Saat disinggung terkait kondisi sang sopir, pihaknya sudah mengetahui korban sudah membaik, dan saat ini tengah menjalani penyelidikan di Polres Karawang, namun kembali perusahaan dirasa kurang respon, bahkan terkesan tidak memberikan pendampingan hukum untuk korban (sang sopir).

Baca Juga:  Lana Del Rey Menyebut Suami Jeremy Dufrene sebagai 'Pasangan yang Adil' – Data Loader

“Mohon maaf untuk masalah ini yang mempunyai kewenangan untuk memberikan informasi pihak kepolisian pak, tergantung hasil penyelidikan,” tandasnya.

Sumber foto: istimewa

Editor: Abdul Kholilulloh 



Berita Terkait

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas
Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas
Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan
No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan
Jelang Pemilu 2029, NasDem KBB Optimistis Hadapi Verifikasi Partai Usai Dikunjungi KPU dan Kesbangpol
Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG
Pesan Menohok Zulhas di Pelantikan PAN Jabar, Target Tembus Tiga Besar Pemilu 2029
Dedi Mulyadi Puji Loyalitas PAN kepada Prabowo, Sebut Kesetiaan Jadi Kekuatan Politik

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:52 WIB

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:15 WIB

Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:13 WIB

Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG

Berita Terbaru