Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Air Bangis Dihentikan Untuk saat ini, Dilanjutkan Besok

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Tim SAR bersama memberhentikan sementara itu operasi pencarian terhadap dua nelayan yang hilang kontak di perairan Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, pada hari Sabtu (8/11/2025), akibat cuaca yang tidak memungkinkan.
  • Dua nelayan yang bernama Syamsidar (47) dan Suman (40) dilaporkan hilang setelah tidak kembali dari berlayar sejak Jumat (7/11/2025).
  • Sampai sore hari Sabtu, pencarian masih belum memberikan hasil.

AdinJava, PASAMAN BARAT –Tim SAR bersifat gabungan memberhentikan sementara itu pencarian nelayan yang hilang kontak di perairan Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, pada Sabtu (8/11/2025).

Sebelumnya, dua nelayan bernama Syamsidar (47) dan Suman (40) dilaporkan bepergian ke laut pada Jumat (7/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tetapi, mencapai hari Sabtu nelayan tersebut belum juga kembali, dengan begitu bagaimanapun juga dilaporkan ke Kantor SAR Padang.

Tim Rescue Pos SAR Pasaman bersama dengan komponen gabungan telah melakukan pencarian sejak pagi mencapai sore hari.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengungkapkan bahwa operasi pencarian pada hari pertama telah selesai dilakukan tanpa dapatkan hasil apa pun.

Ia mengungkapkan bahwa proses pencarian akan terus berlanjut pada hari Minggu (9/11/2025). Tetapi, pemantauan tetap dilakukan.

Baca Juga:  Usai Cekik dengan Sapu, Bripda Waldi Bawa Barang Berharga Dosen Erni

Abdul Malik menyampaikan bahwa untuk pencarian hari ini, enam anggota dari Tim Rescue Pos SAR Pasaman diterjunkan.

Pencarian hari pertama berawal pada pukul 10.30 WIB dengan berkoordinasi bersama nelayan setempat.

Pukul 17.30 WIB, hujan turun dan tim gabungan kembali ke Pantai Sasak. Operasi hari ini dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi pukul 07.00 WIB,” tutur Abdul Malik.

Komponen yang terlibat dalam pencarian terdiri dari Pos SAR Pasaman dengan enam orang, BPBD enam orang, serta warga dan nelayan setempat.

Sebelumnya dilaporkan, dua nelayan dari Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, dikabarkan hilang kontak saat berlayar di perairan Air Bangis sejak malam Jumat (7/11/2025).

Sampai Sabtu (8/11/2025) siang, keduanya masih belum kembali ke daratan.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengungkapkan bahwa informasi awal mengenai penderita yang hilang kontak diterima dari Yance, Wali Jorong setempat, pada hari Sabtu (8/11/2025) pagi sekitar pukul 09.15 WIB.

Laporan tersebut menyebutkan dua nelayan yang belum pulang setelah melakukan antar-jemput ke laut pada malam Jumat pukul 23.00 WIB.

Baca Juga:  Komite Reformasi Polri Dikritik, Hanya Mahfud MD dan Jimly yang Terlibat

“Dua nelayan bernama Syamsidar (47) dan Suman (40), keduanya tinggal di Air Bangis. Keluarga melaporkan ke Wali Jorong sebab mencapai pagi penderita belum pulang. Upaya pencarian awal oleh nelayan setempat juga belum menemukan hasil,” tutur Abdul Malik kepada jurnalis.

Tim SAR dari Pos SAR Pasaman kemudian diberangkatkan pukul 09.30 WIB menuju Dermaga RIB 03 dengan enam anggota personel.

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Selanjutnya, RIB 03 berangkat sekitar pukul 09.50 WIB menuju lokasi yang diduga menjadi tempat hilangnya kapal nelayan, dengan perkiraan waktu antar-jemput sekitar tiga jam dari Dermaga Sasak. 2. RIB 03 dilepas pada sekitar pukul 09.50 WIB untuk menuju titik yang diprediksi sebagai lokasi hilangnya kapal nelayan, dengan estimasi antar-jemput sekitar tiga jam dari Dermaga Sasak. 3. Setelah itu, RIB 03 berangkat sekitar pukul 09.50 WIB ke arah lokasi yang diduga menjadi tempat hilangnya kapal nelayan, dengan perkiraan waktu tempuh sekitar tiga jam dari Dermaga Sasak. 4. RIB 03 dilepaskan sekitar pukul 09.50 WIB menuju arena yang diprediksi sebagai titik hilangnya kapal nelayan, dengan estimasi antar-jemput sekitar tiga jam dari Dermaga Sasak. 5. RIB 03 berangkat sekitar pukul 09.50 WIB ke lokasi yang diprediksi sebagai tempat hilangnya kapal nelayan, dengan perkiraan waktu tempuh sekitar tiga jam dari Dermaga Sasak.

Baca Juga:  Urus SIM dan ujian praktek motor di Satpas Kalimalang Bekasi sekarang lebih mudah

“Tempat kejadian diprediksi berada di koordinat 0°6’47.71″N – 99°19’51.92″E, sekitar 24 mil laut dari Pelabuhan Sasak,” kata Abdul Malik.

Dalam operasi pencarian ini, tim SAR menggunkan berbagai alat utama (Alut) dan peralatan SAR (Palsar), seperti RIB 03, kendaraan rescue double cabin, peralatan komunikasi, medis, serta drone untuk membantu pencarian dari udara.

Selain itu, kondisi cuaca menjadi salah satu hambatan di lapangan. Menurut information dari BMKG Maritim, tinggi gelombang laut di sekitar arena sampai 1 mencapai 2 meter, sementara itu cuaca sedang berawan dan kecepatan angin sekitar 8 knot.

“Tim masih berusaha melakukan pencarian di sekitar tempat terakhir penderita diprediksi berlayar. Kami juga terus bekerja sama dengan nelayan dan warga setempat untuk memperluas wilayah pencarian,” tutur Abdul Malik.

Mencapai berita ini dirilis, proses pencarian masih terus berlangsung dan kedua nelayan belum ditemukan.(*)



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru! Oknum Dishub Serobot Antrean di SPBU Padalarang, Ternyata Juru Parkir
30 Warga Berebut 9 Kursi BPD Desa Padalarang, Pendaftaran Masih Dibuka hingga 12 September
Harga Sembako Mencekik, PKB Bandung Barat Turun ke Situ Ciburuy Gelar Pasar Murah
Usai ASN Dilantik, Ketua Komisi I DPRD KBB Minta Kekosongan Jabatan Kadis Segera Diisi 
Aksi Ibu-Ibu Geruduk PT Royal, Minta KDM Turun Tangan soal Dugaan PHK Sepihak
Hadiri Pelantikan HIPMI KBB, Ketua DPRD Soroti Peran Pengusaha Muda dalam Mendorong Ekonomi Daerah
Jeje Ritchie Kurban Sapi Jumbo 1 Ton di RPH Dispernakan Bandung Barat
HPSN 2026, Pemkab Bandung Barat Perkuat Kolaborasi Tangani Sampah Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:18 WIB

Fakta Baru! Oknum Dishub Serobot Antrean di SPBU Padalarang, Ternyata Juru Parkir

Selasa, 1 September 2026 - 14:39 WIB

30 Warga Berebut 9 Kursi BPD Desa Padalarang, Pendaftaran Masih Dibuka hingga 12 September

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Harga Sembako Mencekik, PKB Bandung Barat Turun ke Situ Ciburuy Gelar Pasar Murah

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:15 WIB

Usai ASN Dilantik, Ketua Komisi I DPRD KBB Minta Kekosongan Jabatan Kadis Segera Diisi 

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:57 WIB

Aksi Ibu-Ibu Geruduk PT Royal, Minta KDM Turun Tangan soal Dugaan PHK Sepihak

Berita Terbaru