Petugas Securiti Pabrik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Cikarang Utara

- Penulis

Jumat, 7 Juli 2023 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seroang pria bernama AR (40) warga Kampung Sumapan Jati, RT01/RW03, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Seroang pria bernama AR (40) warga Kampung Sumapan Jati, RT01/RW03, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara (foto: Abdul Kholilulloh)

KABUPATEN BEKASI| SekitarKita.id – Seorang pria bernama AR (40) warga Kampung Sumapan Jati, RT01/RW03, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi ditemukan warga tewas bersimbah darah pada Jum’at 07 Juli 2023.

Syam (39) warga sekitar mengatakan, jasad AR ditemukan oleh saudaranya dibelakang rumah sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi dengan posisi tengkurap.

Ia menyebut, dilokasi juga ditemukan sebilah senjata tajam (sajam) jenis celurit tergeletak disamping jasad korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejadian pasti kurang tau, awal yang menemukan jasad saudaranya dan menghubungi RT, bersama warga kelokasi dan korban sudah meninggal dunia ditempat, jasad udah tengkurap posisinya juga ada celurit dilokasi,” kata Syam saat ditemui di lokasi.

Dijelaskan Syam kembali, korban tinggal bersama istrinya dan bekerja sebagai security keamanan di wilayah kawasan di Cikarang. Pihaknya mengatakan korban tewas dengan penuh luka di beberapa tubuh.

“Kurang tau pasti kejadian, luka dibagian tubuh korban,” jelasnya.

Saat ini, kasus tewasnya AR tengah ditangani pihak kepolisian, tim Inafis Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Utara juga tegah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga:  Densus 88 tangkap dua terduga Teroris di Bekasi, ini situasi terkini

“Saat ini sudah ditangani Polres Metro Bekasi,” ujarnya.

Pantauan dilokasi pukul 13.00 WIB Tim Inafis melakukan evakuasi, jasad korban kemudian dibawa ke RS Kramat Jati Jakarta untuk dilakukan identifikasi.

Saat ini petugas memasang garis Police Line, warga dilarang mendekat selama penyelidikan, Sejauh ini belum tau pasti penyebab dan motif korban tewas mengenaskan itu.

copyright by Sekitar Kita



Berita Terkait

PT Royal Buka Suara soal Aksi Unras di Padalarang, Sebut Bukan Akibat Pergantian Vendor
Terkuak, Disnaker KBB Bongkar Peran PT Aira Jadi Pemicu Aksi Unras di PT Royal Padalarang
PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa
Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka
Harganas ke-33, Walkot Cimahi Adhitia Ingatkan Peran Keluarga Tak Boleh Luntur di Tengah Gempuran Era Digital
Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu
Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:41 WIB

PT Royal Buka Suara soal Aksi Unras di Padalarang, Sebut Bukan Akibat Pergantian Vendor

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:29 WIB

Terkuak, Disnaker KBB Bongkar Peran PT Aira Jadi Pemicu Aksi Unras di PT Royal Padalarang

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:43 WIB

PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:38 WIB

Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIB

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu

Berita Terbaru