PP PERSIS Kutuk Agresi Militer AS–Israel: Tuntut Keadilan atas Kematian Ali Khamenei

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jutaan warga Iran turut menyaksikan pemakaman Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei (foto: istimewa)

i

Jutaan warga Iran turut menyaksikan pemakaman Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) menyampaikan pernyataan sikap terkait agresi militer yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran.

Menurut laporan media pemerintah Iran, serengan rudal mengakibatkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei bersama sejumlah pejabat tinggi dan anggota keluarganya dalam serangan udara di Teheran.

Ketua Umum PP PERSIS, Jeje Zaenudin, menyampaikan pernyataan resmi tersebut melalui surat bernomor 24621/JJ-C.3/PP/2026 tertanggal Senin, Maret 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini menyoroti eskalasi konflik di Timur Tengah yang dinilai berpotensi mengancam stabilitas keamanan global.

Dalam keterangannya, Jeje menyebut bahwa PP PERSIS menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan udara gabungan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran pada 28 Februari 2026.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia pasca serangan AS- Israel (foto: Instagram @azadarekashmir)
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia pasca serangan AS- Israel (foto: Instagram @azadarekashmir)

Serangan tersebut, menurut laporan media pemerintah Iran, mengakibatkan tewasnya Ali Khamenei bersama sejumlah pejabat tinggi dan anggota keluarganya dalam serangan udara di Teheran.

“Kami mengecam keras tindakan militer yang tidak hanya menargetkan instalasi militer, tetapi juga pemimpin negara berdaulat serta fasilitas penting di ibu kota Iran,” ujar Jeje dalam pernyataan resminya dikutip pada Senin 2 Maret 2026.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pungli Dana PIP di KBB, Timses Lama Baraya Rajiv Tuntut Janji Kampanye
Related Posts

PP PERSIS menilai tindakan tersebut berpotensi menjadi pelanggaran serius terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya prinsip kedaulatan dan integritas teritorial yang menjadi dasar hukum internasional.

Menurut Jeje, penyerangan yang menyebabkan hilangnya nyawa tokoh pemerintahan tertinggi suatu negara tanpa mandat Dewan Keamanan PBB dapat menciptakan preseden hukum berbahaya dan mengancam stabilitas global.

Ia menegaskan, komunitas internasional harus secara tegas menolak praktik semacam itu.

Jutaan warga Iran turut menyaksikan pemakaman Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei (foto: istimewa)
Jutaan warga Iran turut menyaksikan pemakaman Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei (foto: istimewa)

PP PERSIS juga menyampaikan simpati kepada rakyat Iran atas jatuhnya korban jiwa, termasuk warga sipil yang terdampak konflik.

Organisasi tersebut menegaskan bahwa setiap bangsa, termasuk Iran, berhak atas perdamaian, keamanan, serta proses politik yang adil.

Baca Juga:  Miris, Oknum Ngaku Anggota Damkar Jaktim Tipu Karyawati Tenant Superindo Pulomas

Dalam pernyataan sikapnya, PP PERSIS mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil langkah konkret berupa resolusi serta pembentukan komisi independen guna menyelidiki legalitas dan dampak serangan tersebut.

Selain itu, Sekretaris Jenderal PBB diminta mengeluarkan pernyataan tegas untuk menegaskan supremasi hukum internasional dan perlindungan terhadap warga sipil dalam konflik bersenjata.

PP PERSIS juga mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) agar menyatukan sikap negara-negara anggota dalam menegakkan hukum internasional serta mengecam agresi yang dinilai mengancam keamanan umat Islam secara luas.

Tak hanya itu, lembaga hak asasi manusia internasional diminta untuk meninjau dan menyelidiki dugaan pelanggaran HAM yang mungkin terjadi sebagai dampak langsung maupun tidak langsung dari serangan militer tersebut.

Organisasi ini turut mengajak komunitas Muslim dan masyarakat internasional untuk memperkuat dialog damai, menjunjung tinggi kedaulatan negara, serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan mekanisme hukum internasional.

Di tingkat nasional, PP PERSIS meminta pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas terhadap tindakan Israel dan Amerika Serikat.

Baca Juga:  Sadis!! Gerbang di Las Ahli Waris, Ratusan Siswa SDN Bunisari Bandung Barat Terlantar

Termasuk mempertimbangkan evaluasi terhadap keterlibatan dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang disebut dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Sebelumnya, televisi pemerintah Iran pada Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi kematian Ali Khamenei dalam serangan yang disebut melibatkan Israel dan Amerika Serikat.

Seperti dilansir kantor berita Antara, laporan tersebut menyebutkan bahwa Khamenei tewas dalam rangkaian serangan militer yang terjadi pada Sabtu pagi waktu setempat.

Hingga saat ini, belum ada rincian resmi terkait lokasi pasti maupun kronologi detail serangan dari otoritas Iran, sementara situasi di kawasan Timur Tengah dilaporkan masih dalam kondisi tegang.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : rilis

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bandung Farhan Ingatkan Tak Semua Informasi Digital adalah Produk Jurnalistik
Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta
Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP
Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme
DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat
IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
Raffi Ahmad Puji Jeje Ritchie Ismail, Tapi Ingatkan: Tak Ada Superman dalam Pemerintahan
P4KBB Sentil Pemkab Bandung Barat: Tekanan Fiskal Jangan Jadi Alasan Abaikan Layanan Publik

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Wali Kota Bandung Farhan Ingatkan Tak Semua Informasi Digital adalah Produk Jurnalistik

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:07 WIB

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan

Berita Terbaru