Program Apresiasi Katalis Ekosistem Perempuan, Pemerintah Tawarkan Kerja Sama di Pendanaan serta Riset

- Penulis

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Apresiasi Katalis Ekosistem Perempuan, Pemerintah Tawarkan Kerja Sama di Pendanaan serta Riset

[ad_1]

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sumarno mendorong peningkatan pemberdayaan perempuan dengan menggunakan berbagai kegiatan wirausaha. Karena itu, potensi perempuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayahnya sangat besar.

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sumarno mendorong peningkatan pemberdayaan perempuan dengan menggunakan berbagai kegiatan wirausaha. Karena itu, potensi perempuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayahnya sangat besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lebih dari 60 persen pelaku UMKM yaitu perempuan. Ini memperlihatkan perempuan tersebut ulet, lebih menahan, serta semangatnya luar biasa,” kata Sumarno di sela acara Ultimate Day and Awarding Night time Girls Ecosystem Catalyst (WEC) di Openaire Resto Semarang, Kamis, 6 Juni malam 2024.

WEC merupakan program yang digagas PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dengan menggunakan Payung Program Keberlanjutan Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) bersamaan Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula serta Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah.

Sumarno menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jateng serta terus berupaya memfasilitasi pelaku UMKM agar bisa terus berkembang.

Baca Juga:  Kerja Sama Strategis VRI TIMES dan BandungKini.com untuk Meningkatkan Distribusi Informasi Lokal

Salah satunya dengan mengadakan acara pameran, pelatihan, serta program lainnya dengan menggandeng Financial institution Indonesia, Sampoerna, dan pemangku kepentingan keterkaitan.

Dalam kesempatan tersebut, ia serta mengapresiasi kegiatan WEC. Program ini dinilai mengajarkan perempuan wirausaha tentang pembuatan produk berkualitas, tata kelola keuangan bisnis, branding, perluasan jaringan pemasaran, serta lainnya.

“Hasil kegiatan ini bisa membangun ekosistem usaha yang baik. Nanti teman-teman serta akan terhubung dengan para pengusaha-pengusaha yang sukses,” katanya.

Menurut Sumarno, selain menjadi sarana pemberdayaan UMKM serta startup, program WEC menjadi bagian dari pengurangan angka kemiskinan.

“Ini merupakan program yang fantastis,” ucap Sumarno.

Staf Mahir Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa serta Sumber Daya Alam Kementerian Perkonomian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Musdhalifah Machmud serta mengapresiasi program itu.

“Kita segera akan menjadi penggerak perekonomian negara,” kata Musdhalifah kepada para peserta.

Ia mengaku sudah lihat secara langsung bagaimana pelatihan wirausaha yang dilaksanakan Pemerintah Jateng dengan Sampoerna.

“Kita percaya kita mampu berprestasi dengan mentor-mentor yang keren-keren. Saya percaya pencapaiannya keren banget. Acaranya tenang tapi sangat berisi,” imbuhnya.

Baca Juga:  GrasiaCare Berpartisipasi di YOTNC 2024, Tawarkan Layanan Top class ke ratusan Rumah Sakit di Indonesia dan Luar Negeri

Menurutnya, negara masih membutuhkan lebih banyak sekali lagi wirausaha. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar program itu bisa dikembangkan ke wilayah yang lebih luas.

“Kalau perlu kita kembangan program ini lebih luas lagi supaya banyak sekali kesempatan anak-anak kita untuk bisa pengetahuan yang bermanfaat,” kata Musdhalifah.

Direktur Pendanaan Riset serta Inovasi Badan Riset serta Inovasi Nasional (BRIN), Ajeng Arum Sari menambahkan, ada peluang inovasi berkolaborasi dengan para peneliti BRIN.

“Kita serta punya program pendanaan startup. Kita mampu mendorong mbak-mbak yang ada di sini untuk berkolaborasi dengan periset dari BRIN dengan begitu hasil risetnya terbukti secara ilmiah,” paparnya.

Ia menjelaskan, BRIN memiliki skema pembiayaan untuk startup yang nilainya hingga Rp 300 juta according to tahun dengan durasi pengerjaan maksimal 2 tahun.

“Kami punya lebih dari 10 ribu peneliti, jangan khawatirkan kalau tidak ada lagi peneliti di bidang pangan, teknologi, bidang apapun pasti ada,” imbuh Ajeng.

[ad_2]
Sumber: vritimes



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru