PT Namasindo Plas Mangkir, Ratusan Buruh Kecewa, Disnaker KBB Turun Gunung

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id – Ratusan buruh PT Namasindo Plas yang berlokasi di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menggelar aksi protes sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakan perusahaan yang dinilai mendadak dan minim komunikasi.

Aksi tersebut dipicu oleh terbitnya surat pengumuman perusahaan terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) serta ultimatum pencabutan tenda aksi dalam waktu 1×24 jam dengan dalih ketertiban umum.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung Barat pun turun tangan menyikapi persoalan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Sarana Kerja Disnaker KBB, Henny A, menyebutkan bahwa perusahaan berencana memasukkan mesin produksi baru sehingga meminta area sekitar pabrik steril dari tenda aksi.

Namun, langkah tersebut dinilai tidak dikomunikasikan secara menyeluruh kepada semua pihak terkait.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Sarana Kerja Disnaker KBB, Henny A (foto: istimewa)
Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Sarana Kerja Disnaker KBB, Henny A (foto: istimewa)

“Komunikasinya tidak masif, hanya dari satu pihak saja, tidak melibatkan semua unsur. Hal inilah yang membuat teman-teman pekerja merasa tersinggung,” ujar Henny, Rabu 14 Januari 2026.

Kekecewaan buruh semakin memuncak setelah sejak Senin lalu sebagian pekerja dipanggil kembali untuk bekerja, namun tidak dilakukan secara menyeluruh. Padahal, menurut para buruh, perusahaan telah kembali menerima order produksi.

Baca Juga:  Anggota KPPS di Padalarang Bandung Barat keluhkan soal potongan honor, segini besarannya

“Teman-teman mempertanyakan, kenapa yang dipanggil bekerja hanya sebagian. Padahal perusahaan sudah mendapatkan order. Ini memicu rasa ketidakadilan,” jelasnya.

Disnaker KBB mencatat, kondisi PT Namasindo Plas memang mengalami pasang surut produksi dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir.

Ratusan buruh PT Namasindo Plas yang berlokasi di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB) gelar aksi lanjutan, foto: istimewa
Ratusan buruh PT Namasindo Plas yang berlokasi di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB) gelar aksi lanjutan, foto: istimewa

Penurunan produktivitas disebut terjadi sejak salah satu perusahaan besar air minum dalam kemasan menghentikan pemesanan botol, yang berdampak signifikan terhadap stabilitas operasional perusahaan.

Namun persoalan paling krusial, lanjut Henny, adalah belum dibayarkannya upah serta iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kepada hampir seluruh karyawan.

Ia memaparkan, sekitar 600 pekerja disebut belum menerima gaji sejak November 2024 hingga sepanjang tahun 2025.

“Belum ada pembayaran sama sekali, belum satu persen pun. Ditambah BPJS juga tidak dibayarkan. Teman-teman merasa sangat dirugikan, karena ketika sakit mereka bingung harus klaim ke mana,” ungkapnya.

Disnaker KBB menegaskan tidak dapat membenarkan pembayaran upah secara parsial atau berdasarkan persentase.

Seluruh hak pekerja wajib dibayarkan penuh sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga:  Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika

“Kalau upah satu bulan, ya harus dibayar satu bulan. Tidak bisa kami menyetujui pembayaran 50 persen. Apalagi BPJS itu wajib,” tegas Henny.

Terkait langkah lanjutan, Disnaker Kabupaten Bandung Barat menyampaikan bahwa kewenangannya terbatas pada pembinaan dan mediasi antara perusahaan dan pekerja.

Sementara fungsi pengawasan ketenagakerjaan sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.

“Kami melakukan pembinaan kepada kedua belah pihak, baik perusahaan maupun pekerja. Prinsipnya, produktivitas harus tetap berjalan, tetapi nilai kemanusiaan dan hak pekerja juga harus ditegakkan,” pungkasnya.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah
Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak
Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 
Baru Diresmikan Wamendagri Bima Arya, Dua Bangunan KDMP di Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung
520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak
Apes! Mobil Box Pengangkut MBG Terperosok di Jembatan Gantung Bandung Barat
Pasca Puting Beliung Terjang KBB, Warga Padalarang Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan
Kronologi Puting Beliung Terjang Bandung Barat, Rumah Warga Padalarang Rusak hingga Pohon Tumbang

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Baru Diresmikan Wamendagri Bima Arya, Dua Bangunan KDMP di Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:02 WIB

520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak

Berita Terbaru