Ratusan Kader Desa Ikuti Pasanggiri Paduan Suara di Padalarang, Desa Kertamulya Tampil Ciamik

- Penulis

Selasa, 6 Agustus 2024 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan kader desa mengikuti Pasanggiri Rampak Sekar atau paduan suara yang digelar di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), foto: Ane

i

Ratusan kader desa mengikuti Pasanggiri Rampak Sekar atau paduan suara yang digelar di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), foto: Ane

SEKITARKITA.id – Ratusan kader desa mengikuti Pasanggiri Rampak Sekar atau paduan suara yang digelar di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Selasa (6/8/2024).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Padalarang, Dr. Santun Bhekti Rahimah, dan diikuti oleh 10 desa se-Kecamatan Padalarang.

Ketua TPPKK Desa Kertamulya, Peni Hermawati, menjelaskan bahwa acara ini merupakan ajang silaturahmi bagi ibu-ibu kader TPPKK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua TPPKK Kecamatan Padalarang, Ibu Dr. Santun, adalah rampak suara atau paduan suara yang menjadi ajang silaturahmi,” kata Peni saat ditemui di kantor Desa Kertamulya.

Ketua TPPKK Desa Kertamulya, Peni Hermawati, (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua TPPKK Desa Kertamulya, Peni Hermawati, (foto: Abdul Kholilulloh)

Desa Kertamulya tidak hanya menampilkan paduan suara, tetapi juga menambahkan sentuhan koreografi dan gerakan tari. Peni menjelaskan bahwa peserta paduan suara adalah kader dari Desa Kertamulya sendiri, tanpa batasan usia, yang justru semakin semangat dengan bertambahnya usia.

“Peserta paduan suara adalah kader dari Desa Kertamulya. Tidak ada batasan usia karena diambil langsung oleh para kader. Usia yang semakin matang malah membuat mereka semakin semangat,” katanya.

Baca Juga:  Nestapa, Pemkab Bekasi Lambat Atasi Kekeringan, Petani Curhat ke DPR RI 'Terancam Gagal Panen'

Peserta dari Desa Kertamulya berlomba untuk merebut juara satu dalam lomba yang diadakan oleh Kecamatan Padalarang ini. Peni menambahkan bahwa pihaknya juga mencoba melibatkan jiwa-jiwa muda seperti anggota Karang Taruna.

“Kami juga sedang melibatkan jiwa muda yang ingin berkontribusi, seperti Karang Taruna. Namun, dalam lomba ini, pesertanya adalah kader Desa Kertamulya,” ujarnya.

Penampilan Paduan Suara
Penampilan Paduan Suara

Peni mengungkapkan bahwa konsep paduan suara ini dihasilkan dari kerja sama dengan suaminya, Farhan Fauzi, yang juga merupakan Kepala Desa Kertamulya. Farhan dikenal memiliki ide-ide jenius dan gagasan menarik di setiap perhelatan.

“Kami bekerja sama dengan bapak kades untuk mengemas paduan suara ini agar lebih menarik dan memiliki warna tersendiri. Kami ingin memberikan penampilan terbaik, bukan sekadar tampil saja,” jelasnya.

Selain Pasanggiri paduan suara, Kecamatan Padalarang juga mengadakan program Sedekah Hade atau Sekolah Kader Hade yang diikuti oleh seluruh ibu-ibu kader desa se-Kecamatan Padalarang melalui pelatihan daring.

“Selain paduan suara, ada juga program Sedekah Hade atau Sekolah Kader Hade yang merupakan satu-satunya di Kabupaten Bandung Barat. Program ini diikuti oleh seluruh ibu-ibu kader desa se-Kecamatan Padalarang melalui pelatihan daring,”

Baca Juga:  Breaking News! Puluhan Siswa di Bandung Barat Diduga Keracunan MBG, Korban Bertambah 
Tim paduan suara dari Kader Desa Kertamulya (foto: istimewa)
Tim paduan suara dari Kader Desa Kertamulya (foto: istimewa)

tandasnya.

Rangkaian acara lomba paduan suara juga akan mencakup penutupan Sekolah Sedekah Hade. “Kami sudah melakukan enam kali pertemuan dengan narasumber terpercaya. Acara lomba paduan suara akan ditutup dengan penutupan Sekolah Sedekah Hade, yang merupakan jargon Padalarang (Bagus Sekali),” tutupnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Taufik Nugraha

Berita Terkait

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 
BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS
Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 
Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 
Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat
ATCS Bandung Barat Kerap Terkendala Internet, Dishub Evaluasi Bandwidth

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Senin, 8 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Juni 2026 - 15:26 WIB

BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:45 WIB

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:20 WIB

Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 

Berita Terbaru

Tim INAFIS Polres Cimahi lakukan olah TKP penemuan jenazah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Jun 2026 - 21:52 WIB

Pantauan kendaraan melalui teknologi canggih CCTV ATCS Dishub KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Minggu, 7 Jun 2026 - 15:45 WIB