SEKITARKITA.id- Ratusan warga Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, dengan antusias berkumpul di Kampung Tegal Tanjung RW 19, Karangpawitan, pada Minggu (8/9/2024), untuk menghadiri acara Hajat Bumi.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPRD Karawang, Kaemin Komarudin Ledeng. Para warga tampil dalam balutan busana adat Sunda, menambah semarak suasana tradisi yang digelar setiap tahun ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Karangpawitan, Haris Suhendi, menyampaikan bahwa Hajat Bumi merupakan tradisi tahunan yang digelar sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil panen yang diperoleh para petani. Ia juga mengapresiasi kekompakan warga dalam melestarikan tradisi leluhur ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif masyarakat yang telah membuktikan kecintaan terhadap budaya tradisi serta kekompakan dalam menyelenggarakan Hajat Bumi,” ujar Haris.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan serupa sebelumnya telah diadakan di Kampung Bambu Duri, Kiara Lawang, dan kali ini di Kampung Tegal Tanjung, semua berada di wilayah Kelurahan Karangpawitan.
Di tempat yang sama, Anggota DPRD Karawang, Kaemin Komarudin Ledeng, menyatakan dukungannya terhadap pelestarian tradisi Hajat Bumi.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Alhamdulillah, kekompakan masyarakat dalam mengadakan Hajat Bumi ini patut diapresiasi. Tradisi ini bukan hanya bentuk rasa syukur, tetapi juga bentuk kebersamaan dan gotong royong yang harus dipertahankan,” ucap Ledeng.
Ia juga menyampaikan harapannya agar budaya ini tetap lestari dan menjadi warisan bagi generasi mendatang.
Ledeng menambahkan bahwa selain mendukung pelestarian tradisi, ia juga berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Karangpawitan terkait pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan, pembangunan TPU, jembatan, dan fasilitas keagamaan seperti madrasah dan masjid.
“Alhamdulillah, beberapa pembangunan sudah terealisasi, termasuk jembatan, rutilahu, pemagaran TPU, rehap masjid, serta pembangunan madrasah. Kami akan terus berupaya agar aspirasi warga dapat terealisasi,” pungkasnya.
Tradisi Hajat Bumi ini tidak hanya mempererat kebersamaan warga, tetapi juga menjadi momen penting bagi masyarakat Karangpawitan untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan menghargai hasil bumi yang diberikan oleh Sang Pencipta.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho








