Sadis! Cerita Korban Diduga Diculik, Wajah serta Badan Penuh Luka dan Dibuang di Sukabumi

- Penulis

Rabu, 14 September 2022 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MF (27) warga Pasir Gombong, Cikarang Utara, korban diduga diculik oleh sekelompok orang, usai dianiaya korban di buang di Sukabumi. Kamis 15/09/2022 (foto: Arjun/ Kabar Negri)

i

MF (27) warga Pasir Gombong, Cikarang Utara, korban diduga diculik oleh sekelompok orang, usai dianiaya korban di buang di Sukabumi. Kamis 15/09/2022 (foto: Arjun/ Kabar Negri)

Bekasi, SekitarKita.id – MF (27) warga Pasir Gombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi mengalami kejadian tragis, pasalnya ia adalah korban diduga diculik oleh sekelompok orang yang mengaku anggota.

MF (korban) yang merupakan seorang karyawan di sebuah percetakan mendapatkan perlakuan keji dari pelaku, pada wajah dan badan korban didapati luka memar di sekujur tubuh.

“Berawal jam 01.00 WIB (dini hari) Rabu, (14/09/2022) di daerah tingkungan Lemah Abang, Jalan Urip Sumoharjo jalur pantura setelah warteg nikisae, saya di culik oleh 5 orang,” katanya saat ditemui SekitarKita.net dilokasi, Kamis (15/09/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

MF menjelaskan, diduga pelaku membawa mobil avanza (warna biru telor asin) dengan plat nomor (A) belum diketahui itu, mengaku adalah seorang anggota.

Mata sebelah kiri memar, usai di aniaya diduga korban diculik sekelompok orang 

“Dari ke 5 pelaku, 2 orang diantaranya membawa motor saya, dan saya dimasuki ke mobil lalu di bawa ke ruko daerah Deltamas Cikarang,” terangnya.

Ia menyebut, setelah dibawa ke sebuah ruko berwarna orange sekitar pukul 01.30 WIB dini hari, ia disiksa terlebih dahulu.

Baca Juga:  Usai Diprotes, PT Namasindo Plas Siap Cairkan Upah Buruh yang Tertunggak

“Nama rukonya ada bacaan CCC warna oren, jam 1.30 WIB dini hari saya di siksa di ruko kosong daerah Deltamas, saya di siksa dari jam 01.30 WIB sampai dengan 05.30 WIB (pagi),” tutur MF.

Tak sampai disitu, MF mengaku, usai dianiaya dan di tinggal disebuah ruko, menjelang malam ia dijemput kembali menggunakan sebuah mobil oleh pelaku.

“Setelah itu saya di tinggal di ruko itu dari jam 05.30 sampai jam 20.00 (malam), lalu saya di bawa pakai mobil ke daerah sukabumi dan dibuang di daerah pegunungan Sukabumi,” terangnya kembali.

Ia mengaku, sempat pinsan dan setelah sadar atas peristiwa kejadian tersebut bahwa barang berharga dan kendaraan hilang, pihaknya langsung melaporkan ke Polsek Cisaat, Sukabumi.

“Setelah saya sadar saya melapor ke Polsek Cisaat, motor scopy merah tahun 2019, HP, KTP dan dompet hilang di bawa pelaku yang menyiksa saya, lalu terakhir saya diantar oleh mobil travel pulang ke Cikarang,” pungkasnya.

Korban sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Cikarang 
Baca Juga:  Dispernakan KBB Perkuat Peran Kader Zoonosis, Gencarkan Sosialisasi Pengendalian Penyakit Menular di Lima Kecamatan

Sementara itu, dalam foto dan video yang diterima redaksi memeperlihatkan, luka bengep di bagian mata sebelah kiri dan di sekujur tubuh penuh luka sayatan.

Diduga korban dianiaya secara sadis, pada kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian Polsek Cikarang, namun belum tau pasti motif dari pelaku atas dugaan penculikan tersebut.

Pantauan tim SekitarKita.net dilokasi, Kamis (15/09/2022) pukul 03.10 WIB dini hari, korban langsung melakukan visum dirumah sakit Bakti Husada Cikarang.

 

Jajaran Satreskrim Polsek Cikarang langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti serta saksi 

Menanggapi hal ini, jajaran Satreskrim Polsek Cikarang bergerak cepat melakukan olah TKP untuk memastikan kejadian tersebut dan mengumpulkan barang bukti serta saksi.



Penulis : Abdul Kholilulloh 

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Arjun /KabarNegri

Berita Terkait

PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa
Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka
Harganas ke-33, Walkot Cimahi Adhitia Ingatkan Peran Keluarga Tak Boleh Luntur di Tengah Gempuran Era Digital
Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu
Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK
Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power
Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:43 WIB

PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:38 WIB

Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:55 WIB

Harganas ke-33, Walkot Cimahi Adhitia Ingatkan Peran Keluarga Tak Boleh Luntur di Tengah Gempuran Era Digital

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIB

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu

Senin, 29 Juni 2026 - 20:29 WIB

Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna

Berita Terbaru