Seniman Pancaseni gelar pameran, kritik carut-marut pengelolaan sampah di TPA Sarimukti

- Penulis

Jumat, 29 Desember 2023 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,-Kelompok seniman lukis Bandung yang tergabung dalam Pemuda Pancaseni menggelar pameran lukisan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Beberapa pasang mata menatap tajam sebuah lukisan. Butuh waktu paling sedikit 5 menit berdiri di depan kanvas untuk bisa menikmati goresan dari tangan-tangan terampil para pelukis.

Kanvas itu seakan berbicara kepada setiap pengunjung yang datang ke pameran seni lukis bertajuk “Cul Weh” yang digelar di TPA Sarimukti, KBB, Kamis (28/12/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di atas kanvas berukuran 100×100 centimeter itu karya seni dari perkawinan tinta, goresan kuas, dan persoalan sampah menjadi satu itu melahirkan lukisan bernada satire sebagai kritik atas carut-marutnya penyelesaian sampah Bandung Raya.

Salah seorang pengunjung Ibnu (27) warga Cipatat, Bandung Barat mengaku terkesima atas keberanian kolektif seniman lukis yang berani menggelar pameran di gunungan sampah TPA Sarimukti itu.

“Satu kata. Keren. Mereka benar-benar berani menggelar pameran bukan di gedung mahal atau ruangan yang nyaman. Ini malah di lokasi gunungan sampahnya langsung,” kata Ibnu saat ditemui dilokasi.

Baca Juga:  Kecelakaan kerja, 4 karyawan PT Multidaya Karawang tewas mengenaskan

Sementara itu, Juru Bicara Pemuda Pancaseni, Alin mengatakan, pameran tersebut berisikan kritikan terhadap pengelolaan sampah diwilayah TPA Sarimukti.

“Ini adalah pameran seni yang berisi kritik terhadap sampah. Rasanya tidak masuk akal saja ketika mengkritik sampah tapi di galeri mewah dan ruangan ber-AC. Jadi menurut kami mengkritik sampah ya ditempatnya langsung,” kata Alin.

Pada pameran lukisan ini, lanjut dia, Pancaseni menyuguhkan sedikitnya 8 karya lukisan yang dibuat untuk merespons berbagai persoalan sampah yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

Berbagai persoalan persampahan di TPA Sarimukti sepanjang tahun 2023 di antaranya akses landasan truk menuju zona pembuangan yang mengakibatkan antrean panjang, limbah air lindi yang mencemari sungai Citarum, hingga kebakaran hebat yang sulit padam.

“Melalui karya lukis ini berbagai persoalan itu dituangkan di dalam kanvas. Ada 8 karya yang dipamerkan. Tapi ada satu karya berjudul ‘Boikot Tubuh’ yang dibuat keroyokan oleh 4 seniman,” ucapnya.

Koordinator Pameran Lukisan, Fatal menyebutkan, pameran seni lukis kali ini ingin mengkampanyekan betapa carut-marutnya persoalan sampah baik dari hulu dalam hal ini Bandung Raya maupun di hilir atau TPA Sarimukti.

Baca Juga:  TWICE Peringkat 6 Terbaik 10 Pada Chart Penjualan Kotor Album dengan ‘STRATEGI’

“Garis besar dari tema ‘Cul Weh’ itu ingin memberi pesan tentang keteledoran manusia dengan sampahnya. Sampah ini jejak manusia. Pada pameran ini kami ingin menyampaikan masih banyaknya yang lepas tanggung jawab atas sampah mereka sendiri,” tandas Fatal.



Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru