Spekulasi Penyelesaian Ripple dan Harga XRP

- Penulis

Senin, 29 Juli 2024 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spekulasi Penyelesaian Ripple dan Harga XRP

[ad_1]

SekitarKita.id – Spekulasi tentang kemungkinan penyelesaian kasus Ripple dengan SEC telah berkembang, dengan investor mengamati pertemuan tertutup SEC pada tanggal 25 Juli sebagai peristiwa penting yang bisa memengaruhi harga XRP dalam jangka pendek. SEC menuduh Ripple melanggar undang-undang sekuritas dan mengusulkan denda sebesar $2 miliar, saat ini Ripple mengusulkan denda sebesar $10 juta, dengan alasan bahwa perusahaan tersebut mengikuti peraturan dengan penjualan XRP kepada investor terakreditasi dan perjanjian likuiditas sesuai permintaan yang sepertinya tidak melanggar hukum. Ripple telah menolak denda minimal yang diusulkan SEC sebesar $102,6 juta, dengan alasan bahwa aktivitasnya sepertinya tidak termasuk dalam undang-undang sekuritas berdasarkan Uji Howey.

Ripple juga menghadapi kritik dari SEC atas rencananya untuk menerbitkan stablecoin, yang dianggap hal itu sebagai penerbitan aset yang sepertinya tidak terdaftar. Penyelesaian yang beruntung keterkaitan stablecoin bisa meningkatkan permintaan XRP dan mendorong harga di atas $1. Analisis harga XRP memperlihatkan fluktuasi yang signifikan, dengan penurunan pada awal Juli diikuti oleh pemulihan yang kuat, namun harga masih dalam tren turun. Untuk mengonfirmasi tren naik, diperlukan dukungan di atas degree Fibonacci retracement 0,618 pada $0,48. Andai degree ini tercapai, XRP bisa naik ke $0,94, namun andai turun di bawah $0,48, harga bisa turun lebih jauh.

Perubahan harga XRP global berdampak langsung pada konversi XRP ke Rupiah. Penyelesaian kasus yang beruntung bisa meningkatkan nilai konversi XRP ke Rupiah, saat ini penurunan harga global akan melemahkan nilai konversi. Investor di Indonesia harus segera memantau perkembangan kasus ini untuk memutuskan investasi yang tepat. Dengan meningkatnya spekulasi penyelesaian, keputusan SEC akan menjadi penentu utama masa depan XRP dan harganya di pasar global.

Palapa, melalui PT Global Karya Wisesa, merupakan perusahaan berbasis teknologi yang membuat spesialisasi inovasi blockchain dan aset kripto. Palapa Token (PLPA), yang didaftarkan oleh Bappebti, dibangun memakai blockchain Ethereum dengan standar ERC-20, menyediakan platform yang aman dan transparan untuk penerbitan dan pengelolaan token dalam ekosistem blockchain yang lebih luas.

Sumber: WAKTU VRI

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru