Standar TOGAF® dan Web of Issues

- Penulis

Minggu, 8 Desember 2024 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Standar TOGAF® dan Web of Issues

[ad_1]

Pengantar Singkat Tentang Standar TOGAF®

Standar TOGAF® dikembangkan dan dikelola oleh The Open Neighborhood, sebuah konsorsium global yang diandalkan oleh berbagai organisasi untuk memimpin pengembangan standar dan sertifikasi teknologi. Standar TOGAF terutama dimaksudkan untuk memberikan pendekatan terstruktur kepada organisasi yang berupaya mengendalikan dan mengendalikan penerapan teknologi. Tujuannya adalah untuk memakai kerangka konseptual standar untuk memastikan proyek pengembangan perangkat lunak memenuhi tujuan bisnis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengembangan asli Standar TOGAF® didasarkan pada Kerangka Arsitektur Teknis untuk Manajemen Informasi atau TAFIM, yang awalnya dirancang oleh Departemen Pertahanan AS. Dimulai dari landasan ini, para anggota The Open Neighborhood Structure Forum telah mengembangkan versi Standar TOGAF secara berturut-turut dan menerbitkan masing-masing versi di situs internet The Open Neighborhood.

Apa itu Web of Issues (IoT)?

Salah satu dari sejumlah teknologi baru dan konvergen, Web of Issues adalah jaringan objek dan perangkat yang terus berkembang dengan port untuk konektivitas web dan alamat TI. IoT, sebagaimana diketahui, menghubungkan perangkat-perangkat ini bersama-sama dan memfasilitasi transmisi information di antara perangkat-perangkat tersebut. Lingkungan IoT memungkinkan objek, manusia, atau bahkan hewan untuk mengirimkan information melalui jaringan dengan bantuan pengidentifikasi unik tanpa kontak manusia ke manusia atau interaksi manusia ke komputer.

IoT

Menurut Cisco IBSG, atau Cisco Web Commercial Faculty, Web of Issues muncul antara tahun 2008 dan 2009, ketika lebih dengan jumlah besar objek daripada manusia yang terhubung.

Kemampuan IoT meluas ke perangkat tradisional seperti pc, desktop, dan ponsel pintar, serta beragam perangkat yang digunakan oleh manusia sebagai peralatan sehari-hari. Perangkat ini mempunyai teknologi yang tertanam di dalamnya yang memungkinkannya berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan eksternal melalui Web.

Contoh peralatan dan perangkat yang bisa dimasukkan dalam cakupan Web of Issues yang luas adalah termostat, peralatan elektronik, sistem pengeras suara, mobil, sistem keamanan, lampu, mesin reseller otomatis, dan dengan jumlah besar lagi.

Baca Juga:  Menerapkan prinsip -prinsip pemikiran desain untuk pengembangan karir | Simplilearn

Salah satu pendiri dan direktur eksekutif Auto-ID Center, MIT, Kevin Ashton, pertama kali memakai istilah Web of Issues sepanjang presentasi yang dilakukan di presentasi Procter and Gamble pada tahun 1999. Beginilah cara dia menjelaskan konsep dan potensinya:

“Sementara waktu, komputer — dan, untuk alasan itu, Web — hampir seluruhnya bergantung pada manusia untuk dapatkan informasi. Hampir seluruh dari sekitar 50 petabyte (satu petabyte sama dengan 1.024 terabyte) information yang tersedia di Web pertama kali ditangkap dan dibuat oleh manusia dengan mengetik, menekan tombol rekam, mengambil gambar virtual, atau memindai kode batang.

Permasalahannya adalah manusia mempunyai keterbatasan waktu, perhatian dan ketelitian yang berarti mereka kurang pandai dalam menangkap information tentang berbagai hal di dunia nyata. Andai kita mempunyai komputer yang mengetahui segalanya yang perlu diketahui tentang berbagai hal — memakai information yang mereka kumpulkan tanpa bantuan apa pun dari kita — kita akan bisa mengawasi dan menghitung semuanya dan secara signifikan mengurangi pemborosan, kehilangan, dan biaya. Kami akan mengetahui kapan barang-barang tersebut perlu dirubah, diperbaiki atau ditarik kembali dan apakah barang-barang tersebut masih baru atau sudah melewati masa terbaiknya.”

Mengevaluasi Kesiapan IoT di Platform Terbuka 3.0

Web of Issues adalah salah satu teknologi yang ditangani oleh Open Platform 3.0. Standar IoT akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan HTML dan HTTP untuk internet, yaitu memungkinkan segala sesuatunya terhubung secara instan. Seller akan bisa terus mengumpulkan informasi tentang pelanggan dari produk mereka selama siklus hidup mereka, memungkinkan optimalisasi pemeliharaan operasi dan memberikan keamanan dengan biaya lebih rendah. Akan lebih mudah bagi perusahaan untuk melihat dan mengatur peralatan apa pun yang terpasang dan mengintegrasikannya ke dalam solusi cerdas.

Baca Juga:  Cara Major Kuis Siapa Kamu dan Jodohmu di Boboiboy Elemental: Temukan Jawabannya!

QLM, atau Kelompok Kerja Manajemen Siklus Hidup Kuantum, berupaya menyediakan kerangka kerja untuk pengembangan dan konsolidasi standar terbuka yang diperlukan untuk memungkinkan manajemen siklus hidup berkembang melampaui batas tradisional manajemen siklus hidup produk.

​Kelompok kerja IoT telah berhasil menghasilkan dua standar IoT, yaitu Open Knowledge Layout (O-DF) dan Open Messaging Interface (O-MI), yang sementara waktu sedang mengerjakan standar pengelolaan siklus hidup IoT.

Layout Knowledge Terbuka (O-DF)

O-DF, atau Open Knowledge Layout, adalah standar yang mewakili informasi yang bisa dijelaskan dan dimengerti oleh semua sistem informasi yang bekerja dalam mengelola information keterkaitan IoT. OD-F bisa digunakan untuk mempublikasikan information apa pun hanya dengan memakai alamat URL biasa. Ketika digunakan bersama dengan standar O-MI, struktur tersebut juga bisa digunakan untuk meminta dan mengirim informasi atau information publik antar sistem.

Buka Antarmuka Pesan (O-MI)

O-MI memenuhi standar IoT yang mirip dengan HTTP untuk web. Contoh pertukaran information adalah alarm atau peristiwa siklus hidup, pembacaan sensor, atau permintaan information historis, perubahan pada information yang ada, dll. Seperti HTTP, yang mengangkut muatan dalam layout selain HTML, O-MI bisa mengangkut muatan dalam layout apa pun. Sementara waktu, XML adalah layout payload berbasis teks yang paling umum, tetapi layout seperti CSV dan JSON juga bisa digunakan.

Jadi Apa Itu Platform Terbuka 3.0?

Open Platform 3.0 adalah forum yang membuat spesialisasi tren teknologi baru dan baru yang diintegrasikan untuk memimpin version bisnis dan desain sistem yang baru dan lebih baik. Trennya mencakup:

– Mobilitas
– Jejaring sosial dan perusahaan sosial
– Analisis Knowledge Besar
– Komputasi awan
– Web of Issues (sensor dan kontrol jaringan)

Meski demikian didukung oleh meningkatnya konsumerisasi teknologi dan perilaku pengguna yang menghasilkan version bisnis baru, masih ada bermacam-macam masalah arsitektural dan pertimbangan struktural.

Baca Juga:  Buku Rekayasa Perangkat Lunak Terbaik yang Harus Dibaca Setiap Pengembang!

Tapi Mengapa Web of Issues?

Penekanan pada Web of Issues tidak salah tempat. IoT mempunyai cakupan yang revolusioner dan memungkinkan miliaran objek sehari-hari berinteraksi satu sama lain melalui Web, dengan begitu berpotensi mengubah cara kita hidup dan bekerja sepenuhnya. Manfaatnya antara lain:

Mengapa IoT

Meski demikian demikian, IoT mempunyai serangkaian tantangan uniknya sendiri. Knowledge akan bertambah dari hari ke hari, dengan begitu memerlukan pengindeksan, kekuatan pemrosesan, penyimpanan, dan sistem yang jauh lebih baik. Kerugian lainnya adalah perangkat akan mengkonsumsi lebih dengan jumlah besar energi dan daya pada saat penghematan energi dan pengurangan konsumsi menjadi lebih penting dibandingkan sebelumnya. Kritikus juga memperkirakan peningkatan masalah privasi dan keamanan. Setelah semuanya terhubung, keamanan akan mudah dibobol.

Mengapa Kita Harus segera Beradaptasi dengan Dunia yang Didorong oleh IoT?

Sederhananya, Web of Issues akan sama luasnya dengan World Broad Internet sementara waktu. Sebuah perkiraan menyebutkan jumlah perangkat yang bisa terhubung ke Web hingga 12 miliar. Para peneliti di IDC memperkirakan bahwa jumlah perabot yang terhubung akan 26 kali lebih dengan jumlah besar dibandingkan jumlah manusia pada tahun 2020 dan bahwa pasar Web of Issues global diprediksi bernilai lebih dari $1,7 triliun pada tahun 2020!

Aplikasi konsumen disebutkan akan meningkatkan jumlah pendapatan dalam waktu dekat, dan perusahaan akan menyumbang sebagian besar pendapatan.

Cara IoT akan menciptakan peluang baru

Untuk artikel lebih lanjut tentang Layanan dan Arsitektur TI, kunjungi repositori kami di sini.

Ingin memposisikan diri Anda di garis depan gelombang Web of Issues di masa depan? Kursus Pelatihan Arsitektur Perusahaan TOGAF® membekali Anda dengan keahlian untuk bekerja dengan IoT di industri TI dalam waktu dekat dan membantu Anda membedakan kelas dari teman-teman Anda.

Penafian: “TOGAF® adalah merek dagang terdaftar dari The Open Neighborhood.”

[ad_2]

Sumber: simplilearn-com



Berita Terkait

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025
Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi
Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?
Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?
Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai
Ban Lebih Lebar: Manfaat dan Risikonya
Jawa Timur Juara Nusantaraya di ICCF 2025, Buktikan Kepemimpinan Ekonomi Kreatif Nasional
Andai Tidak Dapat Lakukan 8 Hal Ini, Anda Mungkin saja Tua Lebih Cepat, Tutur Psikologi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:59 WIB

10 Lodge Terbaik Dekat Danau Toba untuk Liburan Santai 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:14 WIB

Orang Tunggu Sendiri Patuh 8 Aturan Kuat Ini, Menurut Psikologi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:44 WIB

Daftar 8 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025, Apakah Timnas Indonesia Dapat Ikut?

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:59 WIB

Mengapa Fairing Motor Sport 150 Kini Menghilang dari Showroom?

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:29 WIB

Kucing Dapat Alami Demensia! 8 Tanda yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru