Sumur Tua Renggut Nyawa Warga Bandung Barat, Keluarga Korban: Tidak Ada Firasat Aneh

- Penulis

Selasa, 18 Oktober 2022 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumur tua yang merenggut nyawa warga Kampung Cihampelas, RT05/RW01, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang KBB kini ditutup warga (foto: Abdul)

Bandung Barat, SekitarKita.Net,- Puluhan warga berjibaku menyelamatkan korban Ade Supriati (50) warga Kampung Cihampelas, RT05/RW01, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, korban diketahui terjebak di kedalaman sumur tua sedalam 15 meter. Pada Selasa 18 Oktober 2022 sekira pukul 11.20 WIB siang tadi.

Detik-detik evakuasi korban berjalan alot, pasalnya warga yang ikut membantu kesulitan menyelamatkan korban mengingat jalan sempit dan medan yang sulit dilalui.

Warga menutup sumur tua pasca memakan korban jiwa (foto: Abdul)

“Mendapat laporan dari tetangga bibi saya terjebur, kami keluarga tidak ada firasat apa-apa sebelumnya, kami anggap ini sebuah musibah takdir dari yang kuasa,” kata Deni (29) keluarga korban saat ditemui SekitarKita.Net dilokasi.

Deni menyebut, usai berhasil dievakuasi selama hampir dua jam, korban masih dalam keadaan setengah sadar dan pinsan.

“Masih ada nafas di pegang saya denyut nadinya, setelah dibawa ke rumah sakit Cahya Kawaluyaan beliau meninggal dunia,” terangnya.

Ia tak menduga peristiwa tersebut begitu cepat tejadi, andaikan saja lokasi tidak terlalu sempit mungkin nyawa korban bisa diselamatkan.

Baca Juga:  Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran

“Terakhir ketemu dengan beliau dua hari lalu, saya pribadi nyesel belum sempat bertemu, bibi orang yang sangat baik sama tetangga apalagi dengan keluarga. Kami ikhlas dengan musibah ini semoga almarhum diterima disisi Allah SWT,” ungkapnya.

Kini jenazah korban, kata Deni, dimakamkan di pemakaman umum TPU ditempat keluarga yang tak jauh dari rumahnya.

“Kami memilih memakamkan korban didekat keluarga saya di gang Gembol Padalarang, terimakasih untuk semua pihak yang telah membantu evakuasi,” sebutnya.

Sementara itu, Rohman (40) saksi mata, warga kampung Cihampelas, Desa Kertamulya mengatakan, kronologi berawal mendengar suara teriakan wanita dari luar rumah. Untuk kemudian berlari menghampiri sumber suara.

Rohman, saksi mata

“Saya keluar ada teriakan minta tolong dari samping rumah, kemudian melihat Eli saudaranya, setelah dihampiri memberi tahu bahwa kakaknya yang bernama Ade Supriati (50) terjatuh di dalam galian sumur bor sedalam 15 meter yang tidak berisi air,” kata Rohman.

Rohman menjelaskan, setelah itu pihaknya memberitahu kepada warga sekitar untuk meminta bantuan mengevakuasi dan berhasil mengangkat korban didalam sumur tersebut.

Baca Juga:  Breaking News! Underpass Padalarang dan Pemukiman Warga Terendam Banjir 1 Meter 

“Saya mencari tambang bersama warga sekitar untuk mengangkat korban yang berada di dalam sumur dalam posisi tengkurap tertimbun material, warga beramai-ramai berhasil mengevakuasi,” terangnya.

Ia menyebut, sebelumnya korban sedang melintas jalan sempit diduga menginjak sebuah sumur yang tertutup coran semen dan terjebur kedalam sumur tersebut.

“Sebelumnya korban itu lewat, disini memang ada sumur bor milik tetangga saya, hanya di tutup coran semen kayaknya dia nginjak lalu masuk kedalam. Sebenarnya disini bukan jalan umum mungkin pingin lewat jalan pintas,” terangnya.

Setelah itu, kata Rohman, korban berhasil dievakuasi dan diangkat bersama warga menggunakan tali tambang dan langsung dilahirkan kerumah sakit terdekat.

“Alhamdulillah korban berhasil diangkat setelah evakuasi berjalan selama hampir 2 jam, dan dilarikan kerumah sakit Cahya Kawaluyaan Kota Baru, dari keterangan dokter dikabarkan meninggal dunia,” terangnya.

Usai di bawa ke rumah sakit, perangkat Desa Kertamulya dan Polsek Padalarang membantu pemulasaraan sampai dibawa ke rumah duka dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Disini lain, pemilik rumah akan menutup sumur tersebut, pasca memakan satu korban jiwa, hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya korban berikutnya.

Baca Juga:  Travis Kelce & Caitlin Clark Membanjiri Eras Tour Taylor Swift: Tonton

Reporter: Yuda Permana/Adul

Editor: Abdul Kholilulloh 

copyright by Sekitar Kita



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru