[ad_1]
Suatu hubungan tidak bisa bertahan dengan sendirinya. Ini lebih dari sekedar bisa jatuh cinta. Agar dapat bertahan lama, suatu hubungan membutuhkan perhatian dan pengasuhan dari dua orang dewasa, saling memberi sedemikian rupa sehingga menciptakan hubungan yang saling menguntungkan. Beberapa hal terpenting dalam hubungan jangka panjang adalah kejujuran, empati, dan komunikasi. Pasangan yang menunjukkan ciri-ciri ini memiliki fleksibilitas psikologis yang tinggi, yang merupakan faktor kunci dalam bertahan atau tidaknya suatu hubungan. Bagaimana caranya agar suatu hubungan bertahan selamanya? Berhati-hati dan mempraktikkan hal-hal berikut akan membantu Anda memperkuat hubungan Anda.
Di sini, seorang terapis mengungkap 10 perilaku yang membuat hubungan bertahan lama:
1. Komunikasi yang baik, konstan, dan jujur
Tanpa pembicaraan, hubungan Anda tidak akan bertahan. Semakin sering Anda berkomunikasi (dengan cara yang penuh hormat dan efektif), Anda akan semakin dekat. Bernapaslah, lakukan kontak mata, dan pastikan ucapan Anda selalu datang dari hati. Anda tidak hanya harus belajar mengomunikasikan perasaan Anda, tetapi juga penting untuk berlatih menjadi pendengar yang baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Kesediaan untuk mengatasi kesulitan dan perselisihan
Menyerah ketika Anda mengalami masalah hubungan, meskipun Anda tidak meninggalkan rumah, bukanlah jalan menuju kebahagiaan. Anda harus menghadapi ketidaknyamanan yang muncul karena perbedaan pendapat dan ide yang menyakiti perasaan Anda.
3. Selera humor, kesenangan, dan sedikit gangguan dari kerasnya kehidupan sehari-hari
Sama seperti kami perlu bernapas untuk bertahan hidup, cinta Anda juga membutuhkan udara segar untuk berkembang. Memberi hubungan Anda apa yang dibutuhkan untuk berkembang adalah sikap yang benar-benar penuh kasih. Anda tidak bisa menghabiskan seluruh waktu luang Anda untuk “mengerjakan” hubungan Anda – jangan jadikan itu hobi. Diskusikan apa yang ingin Anda lakukan, ke mana Anda ingin pergi, dan bagaimana Anda berdua ingin bersenang-senang. Kalau begitu, lakukanlah.
4. Berbagi pelajaran hidup dengan orang yang Anda cintai
Saat Anda menemukan sesuatu tentang kehidupan, atau Anda melakukan tindakan koreksi diri yang menyehatkan hubungan Anda, beri tahu pasangan Anda. Anda akan terkejut dengan tanggapan positifnya.
5. Dukungan emosional, validasi, dan pujian
Jika Anda merasa pasangan Anda tidak menyukai dan menghormati Anda, tidak akan ada hubungan yang kuat. Anda harus saling mengangkat dan memberi tahu satu sama lain seberapa dalam kepedulian Anda.
6. Cinta, keintiman, dan romansa
Inilah landasan hubungan cinta. Menjadi teman sekamar yang baik tidak akan berhasil. Harus ada keinginan untuk bersama sebagai pasangan. Anda mungkin mengira percikan api telah hilang, namun ada banyak cara untuk menyalakannya kembali. Yang harus Anda lakukan adalah mencoba.
7. Berbagi tujuan dan impian yang selaras dengan Anda berdua
Kita lebih bahagia ketika kita berupaya mencapai suatu tujuan daripada ketika kita telah mencapainya. Pastikan Anda selalu memiliki sesuatu untuk dinanti-nantikan dan Anda mengejarnya sebagai pasangan.
8. Kasih sayang, penerimaan, dan pengampunan
Ini akan menunjukkan kepada Anda jalan melewati masa sulit. Jika Anda bersama untuk sementara waktu, akan ada kerugian, tantangan, dan beberapa hal yang tidak dapat Anda perbaiki. Mengatasi badai bersama adalah bagian penting dari hubungan.
9. Keinginan bersama untuk melangkah keluar dari kotak
Yang sudah dicoba dan benar itu bagus, tapi yang belum pernah dicoba sebelumnya mungkin lebih baik. Pasangan yang sering berbagi pengalaman baru, seperti kencan malam yang unik, akan mengembangkan ikatan yang lebih kuat.
10. Mampu mengakui kesalahan dan membicarakannya
Kita semua mengacau. Belajar memahami dan melepaskan kesalahan yang Anda atau pasangan lakukan akan mengubah hidup Anda dan memberi Anda lebih banyak waktu untuk bergembira. Mengetahui cara meminta maaf akan membuat perbedaan besar dalam melewati masa-masa sulit dalam hubungan Anda.
Tukang Emas BartonPh.D., adalah seorang psikoterapis, kolumnis tersindikasi, pembicara utama, dan penulis Kebugaran Emosional untuk Pasangan.
Artikel ini awalnya diterbitkan di Psikologi Hari Ini. Dicetak ulang dengan izin dari penulis.
[ad_2]
www.yourtango.com







