Bandung Barat | SekitarKita.id,- Sebanyak 3 jasad korban tertimbun longsor berhasil ditemukan di Kampung Gintung RT 03/07 Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis 28 Maret 2024.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga pada Kantor SAR Bandung, Supriono mengatakan, dengan demikian sudah 7 korban yang ditemukan hingga hari ke empat pencarian dari total 10 korban tertimbun longsor yang terjadi pada Minggu 24 Maret 2024.
“Pelaksanaan Operasi SAR terhadap bencana alam tanah longsor di Desa Cibenda pada hari ke empat berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga korban tertimbun tanah longsor,” kata Supriono di lokasi kejadian, Kamis 28 Maret 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, penemuan jasad itu di sektor Alpha pada pukul 10.30 WIB dan diberikan Label 5. Diketahui berjenis kelamin perempuan dewasa.
“Jasad perempuan dewasa tersebut ditemukan di kedalaman tanah kurang lebih 1,5 meter,” ujarnya.
Supriono menyebut, Tim SAR Gabungan kembali menemukan Label 6 dengan jenis kelamin perempuan anak pada pukul 12.05 WIB dititik yang sama.
Dijelaskannya kembali, kemudian, pada pukul 12.06, petugas kembali mengevakuasi jasad atau Label 7 dengan jenis kelamin perempuan dewasa.
“Korban label 6 dan label 7 ini, kemungkinan merupakan ibu dan anak. Sebab, mereka ditemukan dalam posisi tertelungkup, jadi ibu memeluk dan melindungi anaknya,” jelas Supriono.
Supriono merinci, total tujuh jasad korban tertimbun longsor yang ditemukan dan dievakuasi dari work sheet yang telah difokuskan oleh Tim SAR Gabungan.
“Total di hari ke empat ini sudah 7 jasad yang dievakuasi dan ditemukan. Sekarang 3 jasad yang ditemukan ini sedang dalam proses identifikasi di RSUD Cililin,” ujarnya.
Saat disinggung terkait penemuan jasad anak di Sungai Citarum Cipongkor, pada Selasa 26 Maret 2024 pagi, pihaknya belum bisa memastikan apakah itu jasad warga Kampung Gintung yang terbawa arus atau bukan.
Lanjut Supriono, hingga saat ini masih belum teridentifikasi oleh Tim DVI Polda Jabar sehingga belum dimasukkan ke dalam label jasad korban longsor.
“Hingga kini, jasad anak yang ditemukan di Sungai Citarum itu masih proses identifikasi. Belum kita pastikan, apalagi di luar work sheet sejauh 15 kilometer,” ujar Supriono menandaskan.
Penulis : Abdul Kholilulloh
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan Khusus (Lipsus)








