Tuntut hak masyarakat Cikarang Baru, Karang Taruna Karang Baru kepung PT IK Precision Jababeka

- Penulis

Jumat, 3 November 2023 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unjuk Rasa Karang Taruna Desa Karang Baru, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Unjuk Rasa Karang Taruna Desa Karang Baru, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi (foto: Abdul Kholilulloh)

Bekasi | SekitarKita.id,- Kembali puluhan massa dari organisasi kepemudaan Karang Taruna Wibawa Mukti, Desa Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi turun kejalan melakukan aksi unjuk rasa, pada Jumat (03/11/2023).

Bukan hanya massa dari Karang Taruna, warga yang mayoritas emak-emak itu melakukan aksi long macth dan membawa spanduk menuju PT IK Precision Indonesia, Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara.

Lagi-lagi fenomena ini terus terjadi, tak ada cara lain selain mereka (warga) berunjuk rasa ke perusahaan yang notabandnya berdiri diwilayah Desa Karang Baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat menuntut pihak perusahaan untuk lebih peduli terhadap linngkungan dan bisa menyerap ketenagaan kerjaan terutama untuk warga sekitar.

Pantauan dilokasi, masa yang mulai beringas nyaris mendobrak pagar pintu utama PT IK Precision Indonesia dan dihalau petugas, beruntung tak ada korban pada aksi unjuk rasa tersebut.

Terlihat pula petugas berlapis dari kepolisian juga melakukan pengamanan untuk menghalau masa merangsak masuk. Teriakan demi teriakan terus dilontarkan emak-emak ‘Kami butuh keadilan’.

Baca Juga:  TPT 3 Meter Longsor di Kertamulya KBB, Rumah Warga Terancam Runtuh, Keluarga Bertahan di Tengah Ketakutan

Diatas mobil komando, Ketua Karang Taruna Desa Karang Baru, Muhamad Alpian berorasi, ia mengatakan, pihaknya mengklaim bahwa selama puluhan tahun, perusahaan yang berdiri diwilayahnya tidak pernah memberdayakan warga lokal terkait ketenaga kerjaan.

Ketua Karang Taruna Desa Karang Baru, Muhamad Alpian (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua Karang Taruna Desa Karang Baru, Muhamad Alpian (foto: Abdul Kholilulloh)

“Ketidakadilan yang dirasakan masyarakat sekiar. Ditengah berdirinya pabrik-pabrik besar di wilayah kami,” kata pria yang akrab disapa Alpian berpeci hitam itu.

Ia menjelaskan, sebelumnya Karang Taruna terlebih dahulu sudah bersurat, meminta pihak perusahan bisa bermitra dengan warga sekitar, namun tidak diindahkan.

“Kita sudah mencoba menjalankan regulasi yang ada sesuai aturan undang-undang dan kita sudah bersurat, meminta perusahaan bisa bermitra dengan masyarakat bukan dengan golongan tertentu,” jelasnya.

Usaha tidak mengkhianati hasil, pukul 09.30 WIB akhirnya massa aksi kemudian diminta perwakilan untuk melakukan mediasi bersama pihak management perusahaan PT IK Precision Indonesia.

Hasil dari pertemuan tersebut, pihak perusahaan akhirnya menerima tuntutan dari massa aksi. Kendati itu dari perusahaan belum mau tergesa-gesa mengambil keputusan langsung.

“Didalam tadi kita minta kita minta 3 tuntutan, yang pertama tenaga kerja bagi warga lokal, CSR, dan juga pengelolahan limbah B3 dan non B3, alhamdulillah mereka sudah menerima, tapi pihak perusahan belum bisa mengambil keputusan hari ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua KPU Karawang: Afirmasi Perempuan Dalam Politik Elektoral sangat Penting

Setelah itu massa pun membubarkan diri dengan tertib, tak ada insiden yang merugikan kedua belah pihak. Aksi damai tersebut bentuk nyata Karang Taruna Desa Karang Baru hadir untuk membantu keluhan masyarakat sekitar.



Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru