Untuk Dukung Perspektif Gender dalam Pembangunan, Kang Ace Minta Organisasi HWK Terdepan untuk Dorong Kepala Daerah

- Penulis

Jumat, 17 Mei 2024 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kang Ace saat memberikan arahan pada kegiatan Silaturahmi dan Pembekalan kepada organisasi Himpunan Wanita Karya (HWK)

i

Kang Ace saat memberikan arahan pada kegiatan Silaturahmi dan Pembekalan kepada organisasi Himpunan Wanita Karya (HWK)

Bandung, SekitarKita.id – Tubagus Ace Hasan Syadzily Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, minta organisasi Himpunan Wanita Karya (HWK) agar dapat terdepan mendorong kepala daerah supaya memiliki keberpihakan perspektif gender dalam setiap kebijakan pembangunannya.

Sehingga dengan demikian dari hal tersebut dapat memberikan kesempatan yang setara kepada perempuan untuk mendapatkan perlakuan yang adil. Termasuk juga dengan akses untuk memperoleh manfaat dan berpartisipasi dalam pembangunan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Tubagus Ace Hasan Syadzily yang akrab disapa Kang Ace ini saat memberikan arahan pada kegiatan Silaturahmi dan Pembekalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Silaturahmi dan Pembekalan kepada organisasi Himpunan Wanita Karya (HWK)

Yang bertemakan ‘Peran HWK dalam Mensukseskan Pilkada di Jawa Barat’ yang diselenggarakan DPD HWK Provinsi Jawa Barat di Kantor DPD Partai Golkar Jabar, JI. Maskumambang Kota Bandung, Jumat (17/5/2024).

Menurut Kang Ace, bahwa HWK adalah organisasi yang penting dan strategis bagi Partai Golkar terlebih dalam menghadapi agenda politik yaitu Pilkada serentak yang akan berlangsung pada 27 November 2024 yang akan datang.

“Karena itu HWK tentu saja harus menjadi bagian dalam tugas menyempurnakan kemenangan Pemilu 2024 ini dimana Partai Golkar di Jawa Barat dan Nasional memperoleh kemenangan yang cukup signifikan,” papar Kang Ace.

Baca Juga:  Diduga Desa Benda Jadi Aktivitas Jual Beli Obat Tramadol, Warga Cicurug Sukabumi Resah

Hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua HWK Jawa Barat, Sri Kusumawardhani, Bendahara Umum DPD Partai Provinsi Jawa Barat, Metty Triantika, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jabar Bidang Pemenangan Pemilu, Rahmat Sulaeman,

Kemudian Ketua KPPG Jawa Barat, Cucu Sugyati, Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Jabar, Titin Sumekar, Tokoh Perempuan Golkar Tetty Kadi dan sejumlah pengurus lainnya termasuk para Ketua HWK Kabupaten Kota se-Jawa Barat.

Pada kesempatan itu, Kang Ace, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan HWK Jabar selama ini sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pemenangan Partai Golkar di Jawa Barat.

Pihaknya juga sangat bersyukur karena kini Golkar telah menjadi magnet politik bagi partai-partai lain termasuk para tokoh atas kemenangan tersebut.

“Kita bersyukur dalam posisi hari ini, Partai Golkar telah menjadi magnet politik. Kemarin-kemarin kita menerima kunjungan dari Partai Demokrat, PAN, PSI dan lain-lain, bahkan PDIP juga telah berkunjung ke Partai Golkar. Itu semua terjadi karena kita menang sehingga menjadi magnet bagi orang lain,” ungkap Kang Ace.

Baca Juga:  Berikut Rute Drop Off Saat Misa Akbar Paus Fransiskus di GBK Jakarta

Namun Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI berpesan, kenaikan suara secara signifikan baik DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota di Jawa Barat dengan memperoleh suara terbesar di 9 Kabupaten Kota, tidak boleh membuat kader menjadi takabur.

Tetapi justru harus mendorong pada politik yang lebih substantif. Yakni politik yang memperjuangkan nilai-nilai kebajikan serta kemaslahatan menjadi kebijakan publik.

“Mendorong politik subtansi adalah cara yang harus kita tempuh. Kita harus mengetahui kultur Jawa Barat yang religius dalam melakukan pendekatan pembangunan sosial ekonomi, misalnya. Termasuk di dalamnya tentang penempatan perspektif gender,” ujar Kang Ace.

Disebutkannya, perspektif gender dalam permbangunan harus ditempatkan dalam proporsinya. Sebab gender bukan semata-mata dalam perspektif jenis kelamin. Ia menyebut, pada prinsipnya laki-laki dan perempuan adalah sama dan setara.

“Sebab bisa saja ada perempuan tapi perspektifnya maskulin. Kepala daerah perempuan tapi tidak femenin, tidak memikirkan angka kematian ibu dan peningkatan gizi anak dalam kebijakan pembangunannya,” sebut Kang Ace.

Sebab itu kata dia, HWK harus bisa mendorong kepala daerah dimanapun untuk bisa mendorong perspektif gender ini ada dalam kebijakannya.

Baca Juga:  Pasca viral pencuri HP di Cimahi, korban dan terduga pelaku sepakat berdamai

“Tidak boleh ada lagi stanting. Tidak boleh ada ibu-ibu yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan fasilitas kesehatan saat hamil dan melahirkan, tidak boleh ada lagi anak-anak yang kekurangan gizi. Ayo kita bangun kemaslahatan bangsa melalui usaha-usaha dan karya yang kita lakukan,” tambahnya.

Kang Ace berharap HWK Kabupaten Kota juga bisa mendukung calon kepala daerah dengan tidak diberikan cek kosong. “Mereka harus dikasih agenda-agenda terutama terkait dengan agenda kepentingan pembangunan kaum perempuan seperti akses perempuan terhadap kesehatan, pendidikan dan dunia usaha.

“Mimpi saya tidak ada lagi di Jawa Barat ini perempuan yang kesusahan dalam melahirkan karena biaya, anak-anak kekurangan gizi. Nanti ada program makan gratis karena masih banyak anak-anak yang kesulitan mendapat akses terhadap makanan yang bergizi.

Ini bisa diselesaikan kalau kita mampu mendorong lahirnya kebijakan politik dari para pemimpin politik seperti para kepala daerah. Karena itu Pilkada kita harus menang,” papar Kang Ace disambut riuh hadirin.*



Berita Terkait

Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas
Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan
Jelang Pemilu 2029, NasDem KBB Optimistis Hadapi Verifikasi Partai Usai Dikunjungi KPU dan Kesbangpol
Pesan Menohok Zulhas di Pelantikan PAN Jabar, Target Tembus Tiga Besar Pemilu 2029
Dedi Mulyadi Puji Loyalitas PAN kepada Prabowo, Sebut Kesetiaan Jadi Kekuatan Politik
Persib Bungkam Persija Jakarta 2-1 di El Clasico BRI Super League 2026, Kericuhan Warnai Akhir Laga
Gerindra KBB Pastikan Kuota 30 Persen Perempuan Terpenuhi Jelang Verifikasi Partai Pemilu 2029
KPU KBB Intensifkan Roadshow Politik, Fokus Pembaruan Data dan Keterwakilan Perempuan Jelang Pemilu 2029

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:15 WIB

Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:37 WIB

Pesan Menohok Zulhas di Pelantikan PAN Jabar, Target Tembus Tiga Besar Pemilu 2029

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:03 WIB

Dedi Mulyadi Puji Loyalitas PAN kepada Prabowo, Sebut Kesetiaan Jadi Kekuatan Politik

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:15 WIB

Persib Bungkam Persija Jakarta 2-1 di El Clasico BRI Super League 2026, Kericuhan Warnai Akhir Laga

Berita Terbaru