Urus Dokumen Kependudukan Kini dari Sekolah, SIDILAN Menyapa 680 SD di KBB

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail resmikan SIDILAN (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail resmikan SIDILAN (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi meluncurkan aplikasi SIDILAN (Sistem Informasi Daftar Pelayanan Online) sebagai terobosan baru untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Melalui inovasi digital ini, pengurusan dokumen kependudukan kini dapat dilakukan lebih mudah, cepat, dan merata hingga ke tingkat sekolah dasar.

Peluncuran aplikasi SIDILAN dilakukan pada Rabu, 7 Januari 2026, oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) KBB, Hendra Trismayadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini menjadi langkah strategis Pemkab Bandung Barat dalam mengubah pola pelayanan Disdukcapil yang sebelumnya terpusat di kantor menjadi sistem pelayanan aktif yang langsung menjangkau masyarakat.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) KBB, Hendra Trismayadi (kanan). Foto: Abdul Kholilulloh 
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) KBB, Hendra Trismayadi (kanan). Foto: Abdul Kholilulloh

Melalui SIDILAN, layanan administrasi kependudukan seperti akta kelahiran, KTP, Kartu Keluarga (KK), hingga dokumen kependudukan lainnya kini dapat diakses langsung di 680 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Bupati Jeje Ritchie Ismail menjelaskan bahwa kebijakan ini lahir dari realitas masih adanya kelompok masyarakat yang kesulitan mengakses layanan administrasi, khususnya lansia, warga sakit, dan kelompok rentan lainnya.

Baca Juga:  Yakin maju di Pilkada KBB, Hengki Kurniawan terima surat tugas dari PDIP

“Masih ada masyarakat yang terkendala, contohnya lansia yang sedang sakit dan kesulitan datang ke kantor pelayanan. Karena itu, hari ini kita harus jemput bola agar tidak ada lagi warga yang tertinggal dalam pelayanan administrasi kependudukan,” ujar Jeje usai peluncuran SIDILAN.

Related Posts

Menurutnya, pendekatan jemput bola melalui digitalisasi layanan menjadi solusi agar pelayanan kependudukan di Bandung Barat semakin inklusif, merata, dan berkeadilan.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail resmikan SIDILAN (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail resmikan SIDILAN (foto: Abdul Kholilulloh)

Dalam pelaksanaannya, setiap SD ditunjuk memiliki operator SIDILAN yang telah mendapatkan pelatihan dari Disdukcapil KBB. Operator ini bertugas membantu masyarakat mulai dari pendaftaran, penginputan data, hingga pemantauan status layanan secara online dan real time.

Jeje menambahkan, implementasi SIDILAN telah mulai diterapkan di sejumlah wilayah, salah satunya Desa Situwangi. Ke depan, layanan ini tidak hanya hadir di sekolah, tetapi juga akan diperluas ke rumah sakit umum dan fasilitas pelayanan publik lainnya.

Baca Juga:  Gubernur Jabar KDM Turun Langsung Cari Korban Longsor di Cisarua KBB, 8 Orang Tewas

“Setelah penandatanganan ini, layanan akan tersebar luas di 680 SD dan rumah sakit. Artinya, petugas Disdukcapil harus benar-benar operasional ke lapangan,” tegasnya.

Selain kesiapan sumber daya manusia, Pemkab Bandung Barat juga menaruh perhatian pada infrastruktur digital, khususnya persoalan keterbatasan jaringan internet di sejumlah wilayah.

Jeje mengakui masih terdapat daerah blank spot, sehingga pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk memperluas akses jaringan internet.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail (foto: Abdul Kholilulloh)

“Dengan SIDILAN, masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor. Data bisa langsung diinput dan diperbarui. Tinggal bagaimana akses internetnya kita perkuat,” katanya.

Lebih jauh, program SIDILAN juga diharapkan mampu mengatasi persoalan administrasi kependudukan yang selama ini berdampak pada penyaluran bantuan sosial, seperti warga yang tidak terdaftar Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Saya tidak mau lagi ada warga yang tidak mendapatkan haknya hanya karena persoalan administrasi,” ujar Jeje.

“Dengan diluncurkannya aplikasi SIDILAN, Pemkab Bandung Barat menargetkan pelayanan kependudukan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan merata, sekaligus mendorong transformasi layanan publik berbasis digital di daerah,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dua Alasan Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025  

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat
IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat
Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi
Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung
BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat
Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:36 WIB

DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:07 WIB

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:18 WIB

IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung

Berita Terbaru