Wanita Tua Bersimbah Darah, Diduga Dipukul Cucunya Gunakan Benda Tumpul di Tambun Bekasi

- Penulis

Senin, 12 Juni 2023 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Polsek Tambun (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Kantor Polsek Tambun (foto: Abdul Kholilulloh)

BEKASI| SekitarKita.id – Juju Juwita (44) warga Kampung Rawa Aren, RT01/RW17, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi mengalami luka usai diduga dianiaya pada, Minggu 11 Juni 2023, sekitar pukul 19.35 WIB.

Inisial M, warga sekitar mengatakan, dugaan penganiayaan itu dilakukan oleh cucunya dengan cara melemparkan kursi kayu ke bagian muka.

I’am menjelaskan, ia tak mengetahui pasti kronologi awalnya, berawal dari mendengar teriakan wanita meminta tolong, ia dan dua rekannya yang tengah duduk langsung bergegas menuju sumber suara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kronologi awal tidak tau, cuman pas denger ada teriakan saya dan tetangga yang lagi duduk langsung lari ke sumber lokasi, dan bener ada kejadian keributan,” kata M saat ditemui pewarta triberita.com Minggu malam.

Melihat kejadian tersebut, kata dia, kaget lantaran wanita paruh baya itu bersimbah darah mengalami luka cukup dalam di kepala sebelah kir dan langsung dibawa ke klinik terdekat untuk dilakukan pertolongan pertama.

“Warga sempet keluar dan terduga pelaku yang diketahui cucunya sempat dilerai kami dan pak RW sekitar,” jelasnya.

Baca Juga:  Sadis, Dua Kali Ditinju Mantan Pacar, Wanita di Bandung Barat Alami Luka Robek di Wajah

“Melihat kondisinya parah banyak darah langsung dibawa ke klinik, sedalam sekitar 6 cm dan terdapat 3 jahitan,” sambungnya.

Sementara itu, Juju Juwita didampingi suami H. Sutino usai dilakukan perawatan di klinik terdekat, ia menjelaskan, kejadian itu diduga adanya miskomunikasi dengan cucu inisial R (19).

Related Posts

Ia menyebut, kondisi saat ini, masih dalam trauma dan kesakitan menahan jahitan dikepala, kini kasus tersebut sudah ditangani Polsek Tambun Selatan.

“Alhamdulillah udah diobati tadi di klinik dan langsung ke RS Juanda, terimakasih buat warga sekitar yang membantu saat ini udah lapor polisi,” kata Juju sembari memegang kepala menahan sakit.

Pantauan dilokasi pukul 23.15 WIB, Unit Reskrim Polsek Tambun Selatan tengah berada dilokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) mengumpulkan barang bukti (satu buah kursi) dan saksi.

Baca Juga:  Pabrikan Jay David Saks Tak Bernyawa pada Usia 79

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak polisi, kasus ini tengah dilakukan penyelidikan lebih jauh dan melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku guna mengungkap motif penganiayaan.

copyright by Sekitar Kita



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika
HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri
Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal
Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput
PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman
Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi
Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:51 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WIB

Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri

Rabu, 2 September 2026 - 18:02 WIB

Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman

Berita Terbaru