Warning! Pedagang Akan Kena Sangsi, Disperindag KBB Sebut Jika Pembelian MinyaKita Tidak Sesuai HET

- Penulis

Jumat, 12 Agustus 2022 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemasan MinyaKita

i

Kemasan MinyaKita

Bandung Barat, SekitarKita.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah melakukan pengawasan pola distribusi dan harga eceran tertinggi (HET) untuk penjualan Minyakita ke masyarakat.

Diketahui, minyak goreng curah dalam kemasan sederhana yang diluncurkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) kini sudah tersedia di sejumlah pasar tradisional yang ada di KBB.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Perdagangan, Disperindag, KBB, Asep M Azhar mengatakan, terkait dengan beredarnya minyak goreng curah dalam kemasan sederhana dari Kemendag, Minyakita, kewenangan pihaknya adalah mengawasi agar dijual sesuai dengan HET.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, jika ada pedagang yang menjualnya (nakal) melebihi HET maka akan dilaporkan dan menjadi catatan.

“Kehadiran Minyakita adalah untuk membantu masyarakat mendapatkan minyak murah dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah,” katanya kepada wartawan, Jumat 12 Agustus 2022.

Dijelaskannya, pembelian Minyakita yang menggunakan aplikasi dan NIK, tujuannya untuk memastikan penjualan sesuai dengan HET yakni Rp14.000.

Bukan tanpa alasan, ia menjelaskan lebih jauh, aplikasi tersebut online langsung ke Kementerian Perdagangan sehingga akan ketahuan ketika menjualnya tidak sesuai HET.

Baca Juga:  NiziU Ungkap Poin Utama Mendebarkan untuk Mini Album Debut “AWAKE” – Kpoppie – Loader Data

“Aplikasi itu langsung online ke Kemendag, jadi nanti bisa diketahui, penjualannya sesuai HET atau enggak,” jelasnya.

Ia menyebut, Minyakita sudah didistribusikan dari Kemendag ke agen/distributor lalu ke pedagang sejak sepekan yang lalu.

“Namun belum bisa memastikan jumlah Minyakita yang sudah didistribusikan ke KBB karena penyalurannya tidak melalui Disperindag,” sebutnya.

Ia mengaku, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada para kepala UPT pasar berkaitan dengan syarat pembeliannya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan mengingat pembelian Minyakita tersebut harus tetap melalui aplikasi atau manual dengan mencatat NIK.

“Melalui aplikasi itu pedagang bisa melaporkan langsung, kalau tidak pakai aplikasi pembeli harus mengeluarkan KTP untuk pencatatan NIK,” pungkasnya.***(Abdul).



Penulis : Abdul Kholilulloh 

Editor : Abdul Kholilulloh

Berita Terkait

Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas
Libur Sekolah 2026, Dusun Bambu Hadirkan Playground Baru dan Drama Musikal “Kabayan The Story”
Geram! Guru Hamil Dipecat, Wabup Asep Ismail Bakal Panggil Kemenag dan Kepsek MTs Muslimin Citapen
Dari Lintasan Balap Disabilitas ke Mimbar Paripurna, Atlet NPCI Venny Bacakan Sejarah KBB
Pemilihan BPD di Padalarang, Duseng Siap Kolaborasi Pentahelix dengan Pemdes Jayamekar
Di Usia ke-19, DPRD KBB Targetkan Bandung Barat Jadi Pusat Pertanian Masa Depan
Paripurna HUT KBB ke-19, Jeje Bongkar Masalah Kemiskinan Ekstrem dan Minimnya Lapangan Kerja
HUT KBB ke-19, Dinkes Bandung Barat Tegaskan Pelayanan Kesehatan Jadi Prioritas Utama

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:46 WIB

Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:12 WIB

Libur Sekolah 2026, Dusun Bambu Hadirkan Playground Baru dan Drama Musikal “Kabayan The Story”

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:50 WIB

Geram! Guru Hamil Dipecat, Wabup Asep Ismail Bakal Panggil Kemenag dan Kepsek MTs Muslimin Citapen

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:45 WIB

Dari Lintasan Balap Disabilitas ke Mimbar Paripurna, Atlet NPCI Venny Bacakan Sejarah KBB

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:18 WIB

Pemilihan BPD di Padalarang, Duseng Siap Kolaborasi Pentahelix dengan Pemdes Jayamekar

Berita Terbaru

Atlet asal Kabupaten Bandung Barat, Jaenal Aripin, dan para atlet Indonesia didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, usai penyerahan simbolis medali emas pada ajang Grand Prix Para Athletics 2026 yang berlangsung di Tunisia. (Foto: dok. NPCI KBB).

Bandung Barat

Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:46 WIB