[ad_1]
Salah satu istilah yang populer sementara adalah, “hari-hari buruk tak ada dalam kalender”. Seperti halnya masalah mesin di jalan raya. Andai hanya ban kempes, masih sangat mungkin saja untuk mengatasinya sendiri. Tetapi andai masalah mesin, kemungkinan terbesarnya adalah mobil harus segera diderek ke bengkel terdekat. Setiap jalan tol pasti menyediakan layanan derek resmi. Layanan derek resmi ini juga tanpa dipungut biaya sampai pintu keluar tol terdekat. Untuk menuju bengkel atau rumah terdekat, Anda akan dikenakan biaya. Nah, yang perlu Anda waspada adalah derek ilegal yang masih dengan jumlah besar beraksi di jalan tolHati-hati, berikut tipsnya.
Penarikan liar bisa diketahui dari kendaraan yang tidak memakai livery atau stiker penarik resmi, serta tidak dilengkapi dengan nomor telepon resmi instansi penyelenggara jalan tol. Petugas derek ilegal juga tidak mengenakan seragam resmi saat beroperasi. Kendaraan derek ilegal juga biasanya sudah ketinggalan zaman dan tidak terawat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Memakai jasa derek ilegal dengan jumlah besar kerugiannya. Pertama, biasanya harga yang dipatok oleh jasa derek ilegal jauh lebih mahal dibandingkan jasa derek resmi. Derek ilegal juga biasanya sudah bekerja sama dengan sejumlah bengkel. Jadi apabila konsumen ingin dibawa ke bengkel, maka pihak derek ilegal akan mengantar ke bengkel rekanan. Bengkel rekanan yang mengetahui kondisi darurat tentu akan mematok harga yang tinggi, apalagi andai dapat menebus perbaikan. Tentu saja kita sangat dirugikan.
Baca Juga: Lakukan Hal Ini Saat Mogok di Jalan Tol
Andai kita merasakan kendala di jalan tol, pointers utamanya adalah jangan panik. Menepilah ke tepi jalan, lalu secepatnya nyalakan segitiga pengaman dan lampu danger. Cari tahu nomor kontak ruas jalan tol yang kita lewati, dan mintalah jasa derek ke lokasi kita sementara. Mobil derek resmi juga selalu berpatroli. Jadi kita pasti akan menemui mereka. Andai kita didekati burung bangau liar, tolaklah dengan sopan. Berikan argumen andai kita sudah memesan truk derek, dan sedang menunggu mereka datang.
[ad_2]
Sumber: Deltalube
Source link








