Kematian Iguh dan Elia di Bandung Barat: Pesan Tertulis di Tembok yang Menggemparkan

- Penulis

Jumat, 2 Agustus 2024 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

coretan dinding dirumah Iguh dan Imanuel menyayat hati sebelum ditemukan tinggal kerangka di Kabupeten Bandung Barat (foto: istimewa)

i

coretan dinding dirumah Iguh dan Imanuel menyayat hati sebelum ditemukan tinggal kerangka di Kabupeten Bandung Barat (foto: istimewa)

Bandung Barat | SEKITARKITA.id,- Penemuan kerangka Iguh Indah Hayati (55) dan putrinya, Elia Imanuel Putra (24), di Kompleks Perumahan Tanimulya Indah, RT 10 RW 15, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Senin (29/7/2024), mengejutkan warga sekitar.

Kedua kerangka itu ditemui di atas kasur dengan sejumlah pesan tertulis yang mengandung curahan hati mereka.

Tulisan-tulisan tersebut ditemukan di dinding-tembok rumah, khususnya di ruang tamu dan kamar tidur tempat ditemukannya kerangka Indah dan Elia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan-pesan tersebut dialamatkan kepada Mudjoyo Tjandra, suami Indah sekaligus ayah dari Elia.

Salah satu pesan yang diduga ditulis oleh Indah berbunyi: “Jikalau kau menikah lagi, aku harap kau jangan menyakiti istri ketigamu nanti. Aku lihat kau sudah meminang istri baru lagi kan? Yang dari Ciamis yang foto bersamamu itu. Dipakai di FB Hendra Setiawan. Di kolom komentar tertulis mengingat karena kau pernah gagal menjalani hubungan pada istri ke-1 mu yang bernama Leony Maria Theressia.”

Tulisan lainnya berbunyi: “Saya meminta rumah ini diwakafkan untuk mesjid Tanimulya. Jika Mudjoyo Tjandra tidak menyerahkan untuk mendirikan mesjid di tempat ini, berarti sudah menjadi penjahat karena merebut hak saya dan warga Tanimulya untuk warga RT 10. Pak RT tolong tagih rumah ini dan harus jadi mesjid atas kematianku.”

Elia pun diduga ikut meninggalkan pesan di tembok ruang tengah: “Aku hanya minta uang sekolah tapi kau seperti itu. Katanya raihlah cita-citamu setinggi langit, tapi kau tidak mendukung aku dengan biaya sekolah. Maafkan aku tidak bisa menjadi anak yang sempurna karena tidak ada yang sempurna. Termasuk istrimu aja kau tinggalkan karena kau menuntut dia menjadi sangat sempurna. Tapi ketahuilah, hanya tuhan yang sempurna.”

kerangka ibu manusia dan anak yang ditemukan di Perumahan Tani Mulya, RT 11 RW 15, Desa Tani Mulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
kerangka ibu manusia dan anak yang ditemukan di Perumahan Tani Mulya, RT 11 RW 15, Desa Tani Mulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Related Posts

Kapolres Cimahi AKBP, Tri Suhartanto mengonfirmasi bahwa tulisan-tulisan yang ditemukan di dinding rumah tersebut diduga merupakan curahan hati Indah dan Elia sebelum meninggal.

Baca Juga:  Picu Banjir, DPRD KBB Sidak Perumahan Elit Emeralda Resort Padalarang 

“Pada saat kami melaksanakan olah TKP, ditemukan tulisan-tulisan di dinding rumah tersebut,” ungkap Tri saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (30/7/2024).

Tulisan-tulisan tersebut berkaitan dengan permasalahan keluarga yang dialami rumah tangga mereka. Namun, polisi akan mencocokkan tulisan tersebut dengan tipografi yang biasa ditulis oleh Indah maupun Elia di media lain.

“Konteksnya berkaitan dengan permasalahan yang dialami. Nantinya akan dipastikan terlebih dahulu apakah tulisan yang ada di tembok itu sama dengan tulisan milik dua kerangka itu yang ditulis di media lain,” ujar Tri.

Tulisan berisi pesan-pesan itu juga menjadi barang bukti polisi untuk mendalami penyebab kematian kedua korban.

“Memang sudah ada bukti-bukti penyelidikan dan bukti-bukti petunjuk untuk memastikan apa penyebab kematian kedua korban tersebut. Baru kita bisa menjelaskan nanti, kalau sekarang hanya persepsi,” kata Tri.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memeriksa saksi-saksi mulai dari orang yang pertama kali menemukan kerangka, kerabat, hingga tetangga mereka.

Baca Juga:  Ratusan Warga Bandung Barat Nikmati Layanan Kesehatan Gratis dalam Safari Ramadan 

“Saksi yang kita periksa sudah ada beberapa orang, mulai dari yang pertama menemukan (suami Indah), ketua RT, tetangga sebelah. Nanti kita masih akan terus melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan keterangan dari Saksi-saksi tersebut,” tandasnya.

Penemuan ini meninggalkan banyak pertanyaan dan menyisakan duka mendalam bagi keluarga serta warga sekitar. Penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap kebenaran dibalik kematian tragis ini.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi
Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung
BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat
Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi
5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:13 WIB

BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Berita Terbaru